وَجَعَلَهَا كَلِمَةً بَاقِيَةً فِي عَقِبِهِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Dan ia menjadikannya suatu perkataan yang kekal pada keturunannya, agar mereka kembali.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَجَعَلَهَا كَلِمَةً بَاقِيَةً فِي عَقِبِهِwa-ja'alahaa kalimatan baaqiyatan fii aqibihidan ia menjadikannya suatu perkataan yang kekal pada keturunannya
- لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَla'allahum yarji'uunaagar mereka kembali
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar j-'-l, k-l-m, b-q-y, '-q-b, r-j-'): ja'alahaa kalimah baaqiyah fii aqibihi diterjemahkan 'menjadikannya perkataan yang kekal pada keturunannya' (akar k-l-m + akar b-q-y + akar '-q-b, kalimat tauhid (laa ilaah illaa llaah) diwariskan Ibrahim: warisan-SEJATI yang berbasis bukti, kontras taklid-buta); yarji'uun diterjemahkan 'kembali' (akar r-j-'). gloss '(Ibrahim)/(kalimat tauhid)/(kepadanya)' + footnote dibuang.
Aplikasi
Warisan spiritual 'perkataan yang kekal pada keturunannya, agar mereka kembali', deklarasi personal Ibrahim dirancang menjadi warisan berkelanjutan lintas generasi, bukan pernyataan sesaat yang hilang begitu diucapkan.