وَلَمَّا جَاءَهُمُ الْحَقُّ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ وَإِنَّا بِهِ كَافِرُونَ
Dan ketika kebenaran datang kepada mereka, mereka berkata, “Ini adalah sihir, dan sesungguhnya kami kufur terhadapnya.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَمَّا جَاءَهُمُ الْحَقُّwa-lammaa jaa'ahumu l-haqqudan ketika kebenaran datang kepada mereka
- قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ وَإِنَّا بِهِ كَافِرُونَqaaluu haadzaa sihrun wa-innaa bihi kaafiruunamereka berkata, ini adalah sihir, dan sesungguhnya kami kufur terhadapnya
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَلَمَّاwa-lammaadan ketika
- جَاءَهُمُjaa'ahumudatang kepada mereka
- الْحَقُّl-haqqukebenaran
- قَالُواqaaluumereka berkata
- هَٰذَاhaadzaaini
- سِحْرٌsihrunsihir
- وَإِنَّاwa-innaadan sesungguhnya kami
- بِهِbihipadanya
- كَافِرُونَkaafiruunaorang-orang kafir
Inti bacaan
Tuduhan klise 'ini adalah sihir', pola penolakan berulang yang menempelkan label tanpa argumen substantif terhadap kebenaran yang baru datang.
Penjelasan pilihan kata
'Haadzaa' (demonstrativa dekat) benar diterjemahkan 'ini', sesuai disiplin proyek.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian dengan penolakan final: kebenaran yang datang justru dituduh sebagai sihir.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam label yang ditempelkan begitu kebenaran tiba. Ini sihir. Itu jawabannya.
- Mereka menyebut kekufurannya sendiri. Bukan dituduhkan. Diakui terang-terangan.
- Waktunya disebut Allah ketika kebenaran datang. Bukan sebelum tahu. Justru sesudah sampai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-y-a, h-q-q, q-w-l, s-h-r, k-f-r): al-haqq diterjemahkan 'kebenaran' (akar h-q-q); sihr diterjemahkan 'sihir' (akar s-h-r); kaafiruun diterjemahkan 'mengingkari' (akar k-f-r, tuduhan sihir berulang thd wahyu, cf. 37:15, 38:4). gloss '(Al-Qur'an)' dibuang.