Ayat 43:36
وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ
Siapa yang berpaling dari peringatan Ar-Rahman, Kami tetapkan baginya setan, maka, ia menjadi teman baginya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِwa-man ya'syu 'an dzikri r-rahmaanisiapa yang berpaling dari peringatan Ar-Rahman
- نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌnuqayyidh lahu syaythaanan fa-huwa lahu qariinunKami tetapkan baginya setan, maka, ia menjadi teman baginya
Terjemahan per kata (11 kata)
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- يَعْشُya'syuberpaling
- عَنْ'andari
- ذِكْرِdzikriperingatan
- الرَّحْمَٰنِr-rahmaaniAr-Rahman
- نُقَيِّضْnuqayyidhKami menetapkan
- لَهُlahubaginya
- شَيْطَانًاsyaythaanansetan
- فَهُوَfa-huwamaka dia
- لَهُlahubaginya
- قَرِينٌqariinunpendamping
Inti bacaan
Konsekuensi berpaling dari peringatan: 'Kami biarkan setan menyesatkannya. ia selalu menemaninya', pilihan mengabaikan pengajaran membuka ruang bagi pengaruh negatif yang terus melekat.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Al-Qur'an)' dan '(menyesatkannya)' tidak dipakai: masing-masing tidak berpadanan kata dalam teks Arab.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan konsekuensi spiritual berpaling dari peringatan Allah: kekosongan itu diisi oleh pendamping setan yang terus menyertai.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut kekosongan yang segera terisi. Yang menolak pengingat. Yang datang menggantikannya.
- Kata teman dipakai, bukan kata musuh. Yang menemani terasa akrab. Justru itu bahayanya.
- Sebabnya disebut berpaling, bukan tidak tahu. Allah menaruh urutannya. Menolak dahulu, ditemani kemudian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “(Allah) Yang Maha Pengasih” diterjemahkan “Ar-Rahmaan”. Dalam ayat ini, 'rahmaan' bertakrif (memakai kata sandang al-).
Ayat 43:37
وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ
Dan sesungguhnya mereka benar-benar menghalangi mereka dari jalan, sedangkan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِwa-innahum la-yashudduunahum 'ani s-sabiilidan sesungguhnya mereka benar-benar menghalangi mereka dari jalan
- وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَwa-yahsabuuna annahum muhtaduunasedangkan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk
Terjemahan per kata (7 kata)
- وَإِنَّهُمْwa-innahumdan sesungguhnya mereka
- لَيَصُدُّونَهُمْla-yashudduunahumsungguh mereka menghalangi mereka
- عَنِ'anidari
- السَّبِيلِs-sabiilijalan
- وَيَحْسَبُونَwa-yahsabuunadan mereka mengira
- أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
- مُهْتَدُونَmuhtaduunaorang-orang yang mendapat petunjuk
Inti bacaan
Pengaruh yang menyesatkan namun 'mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk', bahaya tersembunyi dari kesesatan yang terasa seperti kebenaran bagi pelakunya sendiri.
Tafsiran
Ayat ini mengungkap ironi tragis: dihalangi dari jalan yang benar, namun tetap mengira diri berada di jalan yang benar.
Renungan dan Hikmah
- Yang menghalangi disebut Allah teman yang ditetapkan. Bukan musuh dari luar. Yang menemani.
- Mereka merasa mendapat petunjuk sambil dihalangi. Bukan tahu tersesat. Mengira lurus.
- Penyesalannya baru Allah sebutkan saat mereka bertemu. Di dunia mengira lurus. Di sana baru sadar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-d-d, s-b-l, h-s-b, h-d-y): yasudduunahum an as-sabiil wa yahsabuuna annahum muhtaduun diterjemahkan 'menghalangi dari jalan, sedang mengira mereka mendapat petunjuk' (akar s-d-d + akar h-s-b + akar h-d-y HDY, tipu-diri: yakin di jalan-benar padahal disesatkan; bahaya kepastian-palsu, cf. 18:104, 7:30). Selaras.
Ayat 43:38
حَتَّىٰ إِذَا جَاءَنَا قَالَ يَا لَيْتَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ بُعْدَ الْمَشْرِقَيْنِ فَبِئْسَ الْقَرِينُ
Sehingga apabila ia datang kepada Kami, ia berkata, “Aduhai, sekiranya antara aku dan engkau ada jarak sejauh timur dan barat.” Maka, seburuk-buruk teman.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- حَتَّىٰ إِذَا جَاءَنَا قَالَhattaa idzaa jaa'anaa qaalasehingga apabila ia datang kepada Kami, ia berkata
- يَا لَيْتَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ بُعْدَ الْمَشْرِقَيْنِyaa layta baynii wa-baynaka bu'da l-masyriqayniaduhai, sekiranya antara aku dan engkau ada jarak sejauh timur dan barat
- فَبِئْسَ الْقَرِينُfa-bi'sa l-qariinumaka, seburuk-buruk teman
Terjemahan per kata (12 kata)
- حَتَّىٰhattaasampai
- إِذَاidzaaapabila
- جَاءَنَاjaa'anaadatang kepada kami
- قَالَqaalaberkata
- يَاyaawahai
- لَيْتَlaytasekiranya
- بَيْنِيbayniiantaraku
- وَبَيْنَكَwa-baynakadan antaramu
- بُعْدَbu'dajauh
- الْمَشْرِقَيْنِl-masyriqaynidua timur
- فَبِئْسَfa-bi'samaka seburuk-buruk
- الْقَرِينُl-qariinupendamping
Inti bacaan
Penyesalan mendalam yang datang terlambat: 'sekiranya antara aku dan engkau ada jarak antara timur dan barat', gambaran menyesal terhadap pendamping yang dulu dipilih sendiri, kini dianggap 'seburuk-buruk teman'.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan penyesalan di akhirat: pengakuan terlambat bahwa pendamping setan yang dahulu diterima ternyata teman terburuk.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam penyesalan yang mengukur jarak. Sejauh timur dan barat. Sejauh mungkin.
- Yang disesali temannya, bukan perbuatannya. Bukan andai aku tidak berbuat. Andai aku tidak berteman.
- Teman itu dulu dipilihnya sendiri. Allah merekam pembalikannya. Yang dicari kini ingin dijauhi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-y-a, q-w-l, b-y-n, b-'-d, sh-r-q, b-a-s, q-r-n): bu'd al-mashriqayn diterjemahkan 'jarak dua timur (timur-barat)' (akar b-'-d + akar sh-r-q); bi'sa l-qariin diterjemahkan 'seburuk-buruk teman' (akar q-r-n, penyesalan atas teman-setan, cf. 41:25). gloss '(orang yang berpaling itu)/(pada hari Kiamat)/(jarak)/(setan itu)/(bagi manusia)' dibuang.