فَإِمَّا نَذْهَبَنَّ بِكَ فَإِنَّا مِنْهُمْ مُنْتَقِمُونَ
Maka, sungguh, jika Kami mewafatkanmu, sesungguhnya Kami akan membalas mereka;
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَإِمَّا نَذْهَبَنَّ بِكَfa-immaa nadzhabanna bikamaka, sungguh, jika Kami mewafatkanmu
- فَإِنَّا مِنْهُمْ مُنْتَقِمُونَfa-innaa minhum muntaqimuunasesungguhnya Kami akan membalas mereka
Terjemahan per kata (6 kata)
- فَإِمَّاfa-immaamaka jika
- نَذْهَبَنَّnadzhabannasungguh Kami akan melenyapkan
- بِكَbikakepada-Mu
- فَإِنَّاfa-innaamaka sesungguhnya Kami
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- مُنْتَقِمُونَmuntaqimuunaorang-orang yang membalas
Inti bacaan
Kepastian konsekuensi terlepas dari kehadiran Nabi secara langsung: 'jika Kami mewafatkanmu, Kami akan membalas mereka', hasil akhir tidak bergantung pada apakah pembawa pesan menyaksikan langsung penggenapannya.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menyambung ke 43:42 tanpa titik penuh (alternatif 'aw').
Tafsiran
Ayat ini menjamin keadilan tetap ditegakkan terlepas dari apakah Nabi menyaksikan sendiri pembalasan atas kaumnya atau tidak.
Renungan dan Hikmah
- Allah menenangkan Nabi-Nya tentang yang tidak sempat dilihatnya. Kalau engkau wafat lebih dulu. Urusannya tetap dituntaskan.
- Yang tidak dijamin penyaksiannya, bukan kejadiannya. Hasilnya pasti. Penontonnya belum tentu.
- Kalimatnya bersambung ke ayat berikut. Allah menawarkan dua kemungkinan. Yang ini baru satu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar dz-h-b, n-q-m): nadhhabanna bika diterjemahkan 'mewafatkanmu (membawamu pergi)' (akar dz-h-b); muntaqimuun diterjemahkan 'membalas' (akar n-q-m). gloss '(sebelum engkau mencapai kemenangan)' dibuang.