أَوْ نُرِيَنَّكَ الَّذِي وَعَدْنَاهُمْ فَإِنَّا عَلَيْهِمْ مُقْتَدِرُونَ
Atau, Kami perlihatkan kepadamu apa yang telah Kami ancamkan kepada mereka. Sesungguhnya Kami berkuasa penuh atas mereka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوْ نُرِيَنَّكَ الَّذِي وَعَدْنَاهُمْaw nuriyannaka lladzii wa'adnaahumatau, Kami perlihatkan kepadamu apa yang telah Kami ancamkan kepada mereka
- فَإِنَّا عَلَيْهِمْ مُقْتَدِرُونَfa-innaa 'alayhim muqtadiruunasesungguhnya Kami berkuasa penuh atas mereka
Terjemahan per kata (7 kata)
- أَوْawatau
- نُرِيَنَّكَnuriyannakaKami perlihatkan kepadamu
- الَّذِيlladziiyang
- وَعَدْنَاهُمْwa'adnaahumKami menjanjikan mereka
- فَإِنَّاfa-innaamaka sesungguhnya Kami
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- مُقْتَدِرُونَmuqtadiruunayang berkuasa
Inti bacaan
Alternatif lain: 'Kami perlihatkan kepadamu azab yang telah Kami ancamkan', dua kemungkinan skenario yang sama-sama berujung konsekuensi pasti bagi yang menolak.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(azab)' tidak dipakai: 'alladzii wa'adnaahum' dibiarkan sebagai anak kalimat penjelas polos tanpa kata benda tambahan.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kepastian pembalasan: baik disaksikan langsung oleh Nabi maupun tidak, kekuasaan Allah atas mereka mutlak.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua kemungkinan bagi Nabi-Nya. Melihatnya. Atau tidak sempat melihatnya.
- Yang tidak berubah kejadiannya, hanya penyaksiannya. Hasilnya tetap. Penontonnya belum tentu ada.
- Kalimat penutup menyebut kuasa penuh. Allah menaruh jaminannya di ujung. Bukan harapan, melainkan kepastian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.