وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ ۖ وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ

Dan sesungguhnya ia benar-benar peringatan bagimu dan bagi kaummu; dan kelak kalian akan dimintai pertanggungjawaban.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَwa-innahu la-dzikrun laka wa-li-qawmikadan sesungguhnya ia benar-benar peringatan bagimu dan bagi kaummu
  2. وَسَوْفَ تُسْأَلُونَwa-sawfa tus'aluunadan kelak kalian akan dimintai pertanggungjawaban

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَإِنَّهُwa-innahudan sesungguhnya ia
  2. لَذِكْرٌla-dzikrunbenar-benar peringatan
  3. لَكَlakabagimu
  4. وَلِقَوْمِكَwa-li-qawmikadan bagi kaummu
  5. وَسَوْفَwa-sawfadan kelak
  6. تُسْأَلُونَtus'aluunakalian ditanya

Inti bacaan

Rangkaian (لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ, la-dzikrun laka wa-li-qawmika) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 43:44.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَإِنَّهُ, wa-innahu) yang berarti "dan sesungguhnya ia". Kata ganti di ujungnya menunjuk sesuatu tanpa menyebut namanya, dan terjemahan memakai "ia" tanpa menambahkan kata benda. Ayat sebelumnya menyebut (بِالَّذِي أُوحِيَ إِلَيْكَ, bi-lladzii uuhiya ilayka) yang berarti "pada apa yang diwahyukan kepadamu", sehingga kata ganti ini dapat dibaca menunjuk ke sana. Kata berikutnya, (لَذِكْرٌ, la-dzikrun), berarti "benar-benar peringatan". Awalan la- di depannya menambahkan penegasan "benar-benar" pada pernyataan itu.

Kata benda (ذِكْرٌ, dzikrun) berakar ذ-ك-ر dan di sini tidak bersandang. Bentuk tak bersandang itu muncul sepuluh kali di delapan surah, yaitu di 7:63, 7:69, 12:104, 21:50, 36:69, 38:49, 38:87, 43:44, 68:52, dan 81:27. Empat dari sepuluh ayat itu menyebut penerimanya dengan (ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ, dzikrun li-l-'aalamiina) yang berarti "peringatan bagi seisi alam", yaitu 12:104, 38:87, 68:52, dan 81:27. Di 7:63 dan 7:69 bunyinya (ذِكْرٌ مِنْ رَبِّكُمْ, dzikrun min rabbikum) yang berarti "peringatan dari Tuhan kalian", dan peringatan itu datang kepada seorang laki-laki dari golongan penerimanya sendiri. Di 43:44 penerima itu disebut dengan kata ganti "engkau" dan kata "kaum", tanpa seisi alam. Kata benda yang sama muncul dua kali lagi di surah ini, yaitu (الذِّكْرَ, dz-dzikra) di 43:5 dan (ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ, dzikri r-rahmaani) yang berarti "peringatan Ar-Rahman" di 43:36, sehingga surah ini memuatnya tiga kali.

Dua penerima disebut satu per satu dalam (لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ, la-dzikrun laka wa-li-qawmika) yang berarti "benar-benar peringatan bagimu dan bagi kaummu". Huruf li- yang berarti "bagi" muncul dua kali, pada laka dan pada (وَلِقَوْمِكَ, wa-li-qawmika), sehingga Nabi dan kaumnya masing-masing mendapat sasaran sendiri. Kata kaum berakar ق-و-م dan disambung dengan akhiran -ka yang berarti "-mu", yaitu "engkau" yang disapa sejak 43:43. Bentuk sapaan yang sama ada di surah ini pada 43:57, (قَوْمُكَ, qawmuka) yang berarti "kaummu", dan terjemahan memakai "kaum" di kedua ayat.

Bagian kedua ayat adalah (وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ, wa-sawfa tus'aluuna) yang berarti "dan kelak kalian akan dimintai pertanggungjawaban". Kata (سَوْفَ, sawfa) yang berarti "kelak" di surah ini hanya muncul dua kali, di 43:44 dan 43:89, dan di 43:89 bunyinya (فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ, fa-sawfa ya'lamuuna) yang berarti "kelak mereka akan mengetahui". Kata kerja (تُسْأَلُونَ, tus'aluuna) berakar س-أ-ل dan berbentuk pasif, jadi pelaku yang bertanya tidak disebut. Bentuknya menunjuk "kalian" jamak, berbeda dari laka yang menunjuk "engkau" tunggal. Ayat ini tidak menyebut siapa yang termasuk dalam "kalian", dan dua penerima yang disebut sebelumnya adalah "engkau" dan "kaummu".

Bentuk (تُسْأَلُونَ, tus'aluuna) muncul lima kali di empat surah, yaitu di 2:134, 2:141, 21:13, 34:25, dan 43:44. Di 2:134, 2:141, dan 34:25 kata itu dinegasikan dan disusul (عَمَّا, 'ammaa) yang berarti "tentang apa yang", misalnya (وَلَا تُسْأَلُونَ عَمَّا, wa-laa tus'aluuna 'ammaa) di 2:134, jadi isi pertanyaannya tertulis. Di 21:13 bunyinya (لَعَلَّكُمْ تُسْأَلُونَ, la'allakum tus'aluuna) yang berarti "agar kalian ditanya", dan di 43:44, tanpa isi pertanyaan. Bentuk bersumpahnya, (لَتُسْأَلُنَّ, la-tus'alunna), ada di 16:56, 16:93, dan 102:8. Terjemahan 43:44 memakai "dimintai pertanggungjawaban", sama dengan terjemahan 43:19, 2:134, dan 2:141, sedangkan kata Arabnya sendiri berarti "ditanya".

Tafsiran

Ayat ini menyebut siapa yang menerima apa yang dipegang di 43:43, dan siapa yang akan ditanya sesudahnya. Perintah berpegang di ayat sebelumnya ditujukan kepada satu orang, dan 43:44 memperluas lingkaran penerimanya menjadi dua: engkau dan kaummu. Pada bagian kedua ayat, laka yang tunggal berganti menjadi tus'aluuna yang jamak. Dengan pergantian itu penerima yang tadinya disebut terpisah dapat dibaca masuk ke dalam satu kata ganti ketika pertanyaan tiba, tanpa menyisihkan yang disapa dengan "engkau" dari barisan yang ditanya. Pembacaan itu bersifat kemungkinan, karena ayat tidak merinci siapa saja yang termasuk dalam "kalian".

Pertanyaan yang sama di 43:19 ditujukan kepada pihak lain. Ayat 43:19 menyebut mereka yang menjadikan malaikat sebagai perempuan, dengan bunyi (سَتُكْتَبُ شَهَادَتُهُمْ وَيُسْأَلُونَ, sa-tuktabu syahaadatuhum wa-yus'aluuna) yang berarti "kesaksian mereka akan dituliskan dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban". Pelakunya "mereka" di sana dan "kalian" di 43:44, jadi kata kerja ditanya di surah ini mengenai dua pihak yang berlainan kedudukannya. Ayat 43:44 sendiri berhenti pada kabar adanya pertanyaan, tanpa menyamakan kedua pihak itu.

Ayat 43:45 memuat kata kerja dari akar yang sama dalam bentuk perintah, (وَاسْأَلْ, wa-s'al) yang berarti "dan tanyakanlah". Dua ayat berurutan itu memuat bentuk ditanya lalu bentuk bertanya, dan keduanya berhubungan dengan Nabi, yang dapat dibaca termasuk dalam barisan yang ditanya dan diminta bertanya. Hubungan kedua ayat terbaca dari letaknya yang berdampingan.

Dalam rangkaian surah ini, peringatan disebut tiga kali dengan tiga sisinya. Ayat 43:5 bertanya apakah peringatan akan dipalingkan dari kalian karena kalian kaum yang melampaui batas. Ayat 43:36 menyebut akibat bagi yang berpaling dari peringatan Ar-Rahman. Ayat 43:44 menyebut peringatan yang diterima Nabi dan kaumnya, dan menutupnya dengan kabar tentang ditanya. Letak 43:44 sesudah perintah berpegang membuat urutannya terbaca begini: sesuatu diwahyukan, dipegang, diterima untuk dua pihak, lalu pertanggungjawaban menyusul.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 43:44 menyebut peringatan itu bagi Nabi dan bagi kaumnya, sehingga pembawa peringatan termasuk penerimanya. Ayat 7:63 dan 7:69 memuat susunan yang dekat: peringatan dari Tuhan kalian datang kepada seorang laki-laki dari golongan kalian. Ayat itu berbicara tentang Nuh dan Hud menurut ayat-ayat sekitarnya, bukan tentang Nabi di 43:44, jadi keduanya tidak disamakan. Pembaca yang biasa menyampaikan nasihat atau pelajaran kepada orang lain dapat bertanya, apakah isi nasihat itu sudah dibacanya sebagai alamat bagi dirinya sendiri, dan kapan terakhir kali itu terjadi?
  • Ayat ini bergerak dari engkau yang tunggal pada laka ke kalian yang jamak pada tus'aluuna. Dua penerima yang disebut terpisah, Nabi dan kaumnya, dapat dibaca tidak lagi dibedakan ketika sampai pada bagian pertanyaan. Ayat 43:19 menaruh kata kerja ditanya pada mereka yang menjadikan malaikat sebagai perempuan, sehingga pertanyaan itu menimpa pihak lawan di surah ini dan, menurut pembacaan tadi, pihak yang disapa. Pembaca yang sedang menunjuk kekeliruan orang lain dapat menimbang apakah susunan ayat ini memberi tempat bagi penunjuk dan yang ditunjuk untuk berdiri di barisan yang berbeda.
  • Ayat 2:134, 2:141, dan 34:25 menyebut isi pertanyaannya, yaitu tentang apa yang telah mereka kerjakan atau tentang apa yang kami perbuat. Ayat 16:93 menyebut tentang apa yang kalian kerjakan, dan 102:8 menyebut tentang kenikmatan. Ayat 43:44 menyebut bahwa kalian akan ditanya, dan isi pertanyaannya tidak tertulis. Pembaca dapat memperlakukan kekosongan itu sebagai ruang untuk menebak, atau sebagai alasan membaca ayat-ayat lain yang mencantumkan isinya. Pertanyaan manakah dari ayat-ayat itu yang paling sulit dijawab oleh pembaca hari ini?
  • Ayat 43:36 menyebut peringatan dengan pemiliknya, yaitu peringatan Ar-Rahman, dan siapa yang berpaling darinya ditetapkan baginya setan. Ar-Rahman adalah nama Allah. Ayat 43:44 menyebut peringatan dengan penerimanya, yaitu engkau dan kaummu. Dua ayat itu menaruh peringatan di antara pemilik dan penerima, dengan Ar-Rahman sebagai pemilik dan yang disapa sebagai penerima. Pembaca yang merasa peringatan itu miliknya karena sudah lama menyimpan atau menyampaikannya dapat membandingkan kedua ayat. Apa yang berubah pada cara memegang peringatan bila pemilik lebih dulu disebut daripada penerima?
  • Ayat 43:43 meminta berpegang pada apa yang diwahyukan, dan 43:44 menyusulnya dengan kabar bahwa kalian akan ditanya. Perintah datang lebih dulu dan pertanyaan sesudahnya. Ayat 10:109 memuat urutan serupa untuk hal lain: ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, bersabarlah hingga Allah memberi keputusan. Ayat itu berbicara tentang keputusan dan 43:44 tentang pertanyaan, jadi keduanya tidak disamakan. Pembaca dapat memeriksa urutan itu pada urusan yang sedang dipercayakan kepadanya: sesuatu diserahkan lebih dulu, pertanggungjawaban datang kemudian, dan jawabannya disiapkan di antara keduanya.
  • Ayat 43:44 mengabarkan bahwa kalian akan ditanya, dan 43:45 memerintahkan, dan tanyakanlah. Kedua ayat memakai akar yang sama, yang satu dalam bentuk ditanya dan yang lain dalam bentuk bertanya, dan keduanya dapat dikaitkan dengan Nabi yang sama. Dari letak kedua ayat yang berdampingan, pembaca dapat membaca bahwa pihak yang akan ditanya tidak dibebaskan dari bertanya. Kepada siapa pembaca sudah bertanya tentang urusannya sebelum tiba gilirannya ditanya?