وَقَالُوا يَا أَيُّهَ السَّاحِرُ ادْعُ لَنَا رَبَّكَ بِمَا عَهِدَ عِنْدَكَ إِنَّنَا لَمُهْتَدُونَ

Dan mereka berkata, “Wahai penyihir, serulah Tuhanmu untuk kami sesuai dengan apa yang telah Dia janjikan kepadamu; sesungguhnya kami benar-benar akan mendapat petunjuk.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَقَالُوا يَا أَيُّهَ السَّاحِرُwa-qaaluu yaa ayyuha s-saahirudan mereka berkata, wahai penyihir
  2. ادْعُ لَنَا رَبَّكَ بِمَا عَهِدَ عِنْدَكَud'u lanaa rabbaka bi-maa 'ahida 'indakaserulah Tuhanmu untuk kami sesuai dengan apa yang telah Dia janjikan kepadamu
  3. إِنَّنَا لَمُهْتَدُونَinnanaa la-muhtaduunasesungguhnya kami benar-benar akan mendapat petunjuk

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَقَالُواwa-qaaluudan mereka berkata
  2. يَاyaawahai
  3. أَيُّهَayyuhawahai
  4. السَّاحِرُs-saahirupenyihir
  5. ادْعُd'userukanlah
  6. لَنَاlanaabagi kami
  7. رَبَّكَrabbakaTuhanmu
  8. بِمَاbi-maasesuai dengan apa yang
  9. عَهِدَ'ahidaberjanji
  10. عِنْدَكَ'indakadi sisimu
  11. إِنَّنَاinnanaasesungguhnya kami
  12. لَمُهْتَدُونَla-muhtaduunapasti orang-orang yang mendapat petunjuk

Inti bacaan

Permintaan ironis 'serulah Tuhanmu untuk kami. sesungguhnya kami benar-benar akan mendapat petunjuk', janji kosong yang diucapkan dalam tekanan, mengungkap pola manusiawi berjanji berubah hanya saat terdesak.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan tawar-menawar oportunistik Firaun dan kaumnya: memohon pertolongan Musa hanya saat azab menimpa, bukan dari keyakinan sejati.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam mereka memanggilnya penyihir sambil meminta tolong. Menghina. Sekaligus memohon.
  • Yang dijanjikan mereka petunjuk, bukan iman. Kata yang dipilih longgar. Cukup untuk ditarik kembali.
  • Permintaan itu keluar saat azab menimpa. Allah merekam waktunya. Yang tertekan tiba-tiba sopan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, s-h-r, d-'-w, r-b-b, '-h-d, '-n-d, h-d-y): saahir diterjemahkan 'penyihir' (akar s-h-r, sebutan mereka utk Musa); ud'u lanaa rabbaka diterjemahkan 'serulah Tuhanmu untuk kami' (akar d-'-w, da'aa; mereka minta Musa berdoa); muhtaduun diterjemahkan 'mendapat petunjuk' (akar h-d-y HDY, janji palsu, dibatalkan 43:50).