وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًا إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَ

Dan ketika putra Maryam dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu bersorak karenanya,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًاwa-lammaa dhuriba bnu maryama matsalandan ketika putra Maryam dijadikan perumpamaan
  2. إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَidzaa qawmuka minhu yashidduunatiba-tiba kaummu bersorak karenanya

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَمَّاwa-lammaadan ketika
  2. ضُرِبَdhuribadibuat
  3. ابْنُbnuputra
  4. مَرْيَمَmaryamaMaryam
  5. مَثَلًاmatsalanperumpamaan
  6. إِذَاidzaaapabila
  7. قَوْمُكَqawmukakaummu
  8. مِنْهُminhudarinya
  9. يَصِدُّونَyashidduunamereka berpaling

Inti bacaan

Reaksi mengejutkan 'ketika putra Maryam dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu bersorak', penyebutan Isa dijadikan bahan ejekan alih-alih kesempatan refleksi yang serius.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menyambung ke 43:58 tanpa titik penuh.

Tafsiran

Ayat ini beralih ke topik baru: reaksi kaum Quraisy saat Isa putra Maryam disebut sebagai perumpamaan, menyalahpahami maksud perbandingan itu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam sorakan, bukan bantahan. Bukan berdebat. Bersorak.
  • Yang mereka tangkap kesempatan mengejek, bukan pokok perbandingannya. Perumpamaannya dilewati. Kegaduhannya diambil.
  • Kata tiba-tiba dipakai Allah. Bukan sesudah berpikir. Langsung ramai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-r-b, b-n-y, m-ts-l, q-w-m, s-d-d): duriba…mathalan diterjemahkan 'dijadikan perumpamaan' (akar d-r-b + akar m-ts-l); yasidduun diterjemahkan 'bersorak (ramai menentang)' (akar s-d-d). gloss '(Isa)/(suku Quraisy)' dibuang.