إِنَّ اللَّهَ هُوَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
Sesungguhnya Allah, Dialah Tuhanku dan Tuhan kalian, maka, sembahlah Dia; ini adalah jalan yang lurus.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ اللَّهَ هُوَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُinna llaaha huwa rabbii wa-rabbukum fa-buduuhusesungguhnya Allah, Dialah Tuhanku dan Tuhan kalian, maka, sembahlah Dia
- هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌhaadzaa siraatun mustaqiimunini adalah jalan yang lurus
Aplikasi
Penegasan tauhid yang identik: 'Allah, Dialah Tuhanku dan Tuhan kalian, maka sembahlah Dia', pesan yang sama persis dengan yang dibawa nabi-nabi lain, menegaskan kontinuitas misi bukan pengecualian khusus.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-l-h, r-b-b, '-b-d, s-r-t, q-w-m): inna llaah huwa rabbii wa rabbukum fa-'buduuhu haadhaa siraat mustaqiim diterjemahkan 'Allah Tuhanku & Tuhan kalian, maka sembahlah Dia; ini jalan yang lurus' (akar r-b-b + akar '-b-d + akar s-r-t, kata-kata Isa SENDIRI: memerintahkan ibadah kepada Allah SAJA, membatalkan dasar pendewaan dirinya; sepasang 19:36, 5:117, 3:51). Selaras.