هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Tidaklah mereka menunggu kecuali hari kiamat, yang datang kepada mereka secara tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadari.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةًhal yanzhuruuna illaa s-saa'ata an ta'tiyahum baghtatantidaklah mereka menunggu kecuali hari kiamat, yang datang kepada mereka secara tiba-tiba
  2. وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَwa-hum laa yasy'uruunasedangkan mereka tidak menyadari

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. هَلْhalapakah
  2. يَنْظُرُونَyanzhuruunamemandang
  3. إِلَّاillaakecuali
  4. السَّاعَةَs-saa'atahari Kiamat
  5. أَنْanbahwa
  6. تَأْتِيَهُمْta'tiyahumdatang kepada mereka
  7. بَغْتَةًbaghtatandengan tiba-tiba
  8. وَهُمْwa-humdan mereka
  9. لَاlaatidak
  10. يَشْعُرُونَyasy'uruunamenyadari

Inti bacaan

Kepastian kedatangan 'Saat itu. secara tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadari', momen yang tidak bisa diprediksi kapan tepatnya, menuntut kesiapan berkelanjutan bukan persiapan mendadak saat sudah terlambat.

Penjelasan pilihan kata

'As-saa'ata' diterjemahkan huruf kecil 'hari kiamat', bukan kapital 'Saat', konsisten konvensi proyek.

Tafsiran

Ayat ini memperingatkan kedatangan mendadak hari kiamat bagi mereka yang lalai, meski itulah satu-satunya hal yang sebenarnya mereka tunggu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut yang mereka tunggu justru yang mereka tolak. Tidak ada lagi yang dinanti. Cuma itu.
  • Kata tiba-tiba dipakai, bukan kata segera. Bukan soal cepat. Soal tanpa aba-aba.
  • Ketidaksadaran disebut Allah menyertai kedatangannya. Bukan karena tidak diberi tahu. Karena tidak memperhatikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-zh-r, s-w-', a-t-y, b-gh-t, sh-'-r): yanzhuruun diterjemahkan 'menunggu' (akar n-zh-r); as-saa'ah diterjemahkan 'Saat'; baghtatan diterjemahkan 'tiba-tiba'; laa yash'uruun diterjemahkan 'tidak menyadari' (akar sh-'-r). gloss '(orang-orang kafir)/(-nya)' dibuang.