وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ ۖ قَالَ إِنَّكُمْ مَاكِثُونَ
Dan mereka menyeru, “Wahai Malik, hendaklah Tuhanmu mengakhiri kami.” Ia menjawab, “Sesungguhnya kalian akan tetap tinggal.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَنَادَوْاwa-naadawdan mereka menyeru
- يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَyaa maaliku li-yaqdhi 'alaynaa rabbukawahai Malik, hendaklah Tuhanmu mengakhiri kami
- قَالَqaalaia menjawab
- إِنَّكُمْ مَاكِثُونَinnakum maakitsuunasesungguhnya kalian akan tetap tinggal
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَنَادَوْاwa-naadawdan mereka menyeru
- يَاyaawahai
- مَالِكُmaalikupemilik
- لِيَقْضِli-yaqdhiagar memutuskan
- عَلَيْنَا'alaynaaatas kami
- رَبُّكَrabbukaTuhanmu
- قَالَqaalaberkata
- إِنَّكُمْinnakumsesungguhnya kalian
- مَاكِثُونَmaakitsuunaorang-orang yang kekal
Inti bacaan
Dialog dramatis 'wahai Malik, hendaklah Tuhanmu mengakhiri nyawa kami saja' dijawab tegas 'kalian akan tetap tinggal', permintaan mengakhiri penderitaan lewat kematian pun ditolak, menegaskan sifat kekal dari konsekuensi tersebut.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(nyawa)' tidak dipakai, konsisten disiplin tidak merekonstruksi makna tersirat. Dua kutipan ganda dalam satu ayat: seruan para pendosa kepada Malik, dan jawaban Malik; keduanya dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri, tidak menyambung ke ayat lain.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan keputusasaan puncak para pendosa yang memohon kematian untuk mengakhiri siksaan, namun dijawab bahwa mereka akan tetap tinggal dalam azab selamanya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka meminta agar Tuhan mengakhiri mereka. Bukan mengeluarkan. Yang diinginkan berhenti sepenuhnya, bukan berpindah tempat.
- Mereka menyeru Malik, penjaga, bukan langsung kepada-Nya. Lewat perantara. Yang diperlukan pada saat itu justru hubungan yang selama hidup mereka abaikan.
- Allah merekam jawabannya: sesungguhnya kalian akan tetap tinggal. Tanpa uraian. Yang paling berat disampaikan dengan kalimat yang paling tenang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-d-w, m-l-k, q-d-y, r-b-b, q-w-l, m-k-ts): naadaw diterjemahkan 'menyeru' (akar n-d-w); maalik diterjemahkan 'Malik (penjaga)' (akar m-l-k); li-yaqdi alaynaa rabbuka diterjemahkan 'hendaklah Tuhanmu mengakhiri kami' (akar q-d-y); maakithuun diterjemahkan 'tetap tinggal' (akar m-k-ts). gloss '(Malaikat)/(di neraka ini)' dibuang.