وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ ۖ قَالَ إِنَّكُمْ مَاكِثُونَ
Dan mereka menyeru, “Wahai Malik, hendaklah Tuhanmu mengakhiri kami.” Ia menjawab, “Sesungguhnya kalian akan tetap tinggal.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَنَادَوْاwa-naadawdan mereka menyeru
- يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَyaa maaliku li-yaqdi alaynaa rabbukawahai Malik, hendaklah Tuhanmu mengakhiri kami
- قَالَqaalaia menjawab
- إِنَّكُمْ مَاكِثُونَinnakum maakitsuunasesungguhnya kalian akan tetap tinggal
Aplikasi
Dialog dramatis 'wahai Malik, hendaklah Tuhanmu mengakhiri nyawa kami saja' dijawab tegas 'kalian akan tetap tinggal', permintaan mengakhiri penderitaan lewat kematian pun ditolak, menegaskan sifat kekal dari konsekuensi tersebut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-d-w, m-l-k, q-d-y, r-b-b, q-w-l, m-k-ts): naadaw diterjemahkan 'menyeru' (akar n-d-w); maalik diterjemahkan 'Malik (penjaga)' (akar m-l-k); li-yaqdi alaynaa rabbuka diterjemahkan 'hendaklah Tuhanmu mengakhiri kami' (akar q-d-y); maakithuun diterjemahkan 'tetap tinggal' (akar m-k-ts). gloss '(Malaikat)/(di neraka ini)' dibuang.