لَقَدْ جِئْنَاكُمْ بِالْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَكُمْ لِلْحَقِّ كَارِهُونَ

Sungguh, Kami telah datang kepada kalian dengan kebenaran, tetapi kebanyakan kalian membenci kebenaran.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَقَدْ جِئْنَاكُمْ بِالْحَقِّla-qad ji'naakum bi-l-haqqisungguh, Kami telah datang kepada kalian dengan kebenaran
  2. وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَكُمْ لِلْحَقِّ كَارِهُونَwa-laakinna aktsarakum li-l-haqqi kaarihuunatetapi kebanyakan kalian membenci kebenaran

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. لَقَدْla-qadsungguh
  2. جِئْنَاكُمْji'naakumKami mendatangkan kepada kalian
  3. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  4. وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
  5. أَكْثَرَكُمْaktsarakumkebanyakan kalian
  6. لِلْحَقِّli-l-haqqipada kebenaran
  7. كَارِهُونَkaarihuunaorang-orang yang benci

Inti bacaan

Diagnosis akar penolakan 'kebanyakan kalian membenci kebenaran itu', bukan soal ketidakjelasan pesan, melainkan keengganan emosional terhadap apa yang sudah jelas disampaikan.

Penjelasan pilihan kata

Kata 'itu' setelah 'kebenaran' dihapus: tidak ada demonstratif dalam teks Arab (hanya partikel makrifat 'al-'), sehingga tidak diterjemahkan sebagai penunjuk.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa kedatangan kebenaran itu nyata, namun kebanyakan manusia justru menolaknya karena kebencian, bukan karena ketiadaan bukti.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut kebencian, bukan ketidakpahaman. Bukan tidak mengerti. Tidak suka.
  • Yang datang disebut kebenaran, dan yang ditolak juga kebenaran. Kata yang sama dipakai dua kali. Tak ada penghalus di antaranya.
  • Kata kebanyakan dipakai Allah, bukan kata semua. Ada yang tidak membenci. Perbandingannya tetap jujur.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, h-q-q, k-ts-r, k-r-h): ji'naakum bi-l-haqq wa laakinna aktharakum lil-haqq kaarihuun diterjemahkan 'Kami datang dengan kebenaran, tetapi kebanyakan kalian membenci kebenaran' (akar h-q-q + akar k-r-h, penolakan bukan karena ketiadaan bukti, melainkan kebencian pada kebenaran; cf. 23:70). Selaras.