إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ
Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi; sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍinnaa anzalnaahu fii laylatin mubaarakatinsesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi
- إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَinnaa kunnaa mundziriinasesungguhnya Kamilah pemberi peringatan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar n-z-l, l-y-l, b-r-k, k-w-n, n-dz-r): anzalnaahu fii laylah mubaarakah diterjemahkan 'menurunkannya pada malam yang diberkahi' (akar n-z-l + akar l-y-l + akar b-r-k); mundhiriin diterjemahkan 'pemberi peringatan' (akar n-dz-r). gloss '(mulai)/(Lailatulqadar)' + footnote dibuang.
Aplikasi
Pewahyuan pada 'malam yang diberkahi', momen istimewa yang dipilih khusus untuk peristiwa penting penyampaian wahyu ini.