فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ
Maka, nantikanlah hari langit mendatangkan kabut asap yang nyata,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَارْتَقِبْfa-rtaqibmaka, nantikanlah
- يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍyawma ta'tii s-samaa'u bi-dukhaanin mubiininhari langit mendatangkan kabut asap yang nyata
Terjemahan per kata (6 kata)
- فَارْتَقِبْfa-rtaqibmaka tunggulah
- يَوْمَyawmahari
- تَأْتِيta'tiidatang
- السَّمَاءُs-samaa'ulangit
- بِدُخَانٍbi-dukhaanindengan asap
- مُبِينٍmubiininyang nyata
Inti bacaan
Peringatan akan tanda 'kabut asap yang nyata', fenomena dramatis yang dijadikan penanda peringatan mendekati konsekuensi yang telah dijanjikan.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(ketika)' tidak dipakai. Kata 'dukhaanin' ('kabut asap') di sini adalah asal nama Surah Ad-Dukhan.
Tafsiran
Ayat ini memperingatkan datangnya tanda kiamat berupa kabut asap yang nyata, menjadi ancaman bagi mereka yang meremehkan kebenaran.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh menanti, bukan menyuruh takut. Nantikanlah. Yang datang belum tiba.
- Asapnya disebut nyata, bukan samar. Bisa dilihat. Bukan kiasan.
- Kata inilah yang menamai surahnya. Allah menaruhnya di sini. Satu kata menjadi judul.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-q-b, y-w-m, a-t-y, s-m-w, d-kh-n, b-y-n): irtaqib diterjemahkan 'nantikanlah' (akar r-q-b); dukhaan mubiin diterjemahkan 'kabut asap yang nyata' (akar d-kh-n + akar b-y-n).