رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ

“Tuhan kami, lenyapkanlah azab dari kami; sesungguhnya kami orang-orang beriman.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَrabbanaa ksyif 'annaa l-'adzaabaTuhan kami, lenyapkanlah azab dari kami
  2. إِنَّا مُؤْمِنُونَinnaa mu'minuunasesungguhnya kami orang-orang beriman

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. رَبَّنَاrabbanaaTuhan kami
  2. اكْشِفْksyifsingkapkanlah
  3. عَنَّا'annaadari kami
  4. الْعَذَابَl-'adzaabaazab
  5. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  6. مُؤْمِنُونَmu'minuunaorang-orang beriman

Inti bacaan

Doa mendesak 'Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami; sesungguhnya kami orang-orang beriman', permohonan tulus yang muncul spontan justru saat tekanan mencapai puncak.

Penjelasan pilihan kata

Kata 'itu' setelah 'azab' dihapus: tidak ada demonstratif dalam teks Arab. Kutipan ganda dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri: 44:13 beralih ke teguran retoris narator, bukan lanjutan permohonan mereka.

Tafsiran

Ayat ini mengutip permohonan putus asa orang-orang yang tertimpa azab, berjanji akan beriman jika azab diangkat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam janji yang diucapkan di bawah tekanan. Angkat azabnya. Kami akan beriman.
  • Iman disebut sebagai tawaran, bukan sebagai keadaan. Ditukar dengan kelegaan. Syaratnya mereka sendiri yang mengajukan.
  • Doa itu terdengar tulus saat diucapkan, dan Allah tetap merekamnya. Bukan dibela. Bukan pula dihapus.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-b-b, k-sh-f, '-dz-b, a-m-n): ikshif annaa l-'adhaab diterjemahkan 'lenyapkanlah azab dari kami' (akar k-sh-f); mu'minuun diterjemahkan 'orang beriman' (akar '-m-n, iman bersyarat saat tertekan). gloss '(Mereka berdoa,)' dibuang.