أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُبِينٌ

Bagaimana mereka dapat menerima peringatan, padahal seorang rasul yang menjelaskan telah datang kepada mereka,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰannaa lahumu dz-dzikraabagaimana mereka dapat menerima peringatan
  2. وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُبِينٌwa-qad jaa'ahum rasuulun mubiinunpadahal seorang rasul yang menjelaskan telah datang kepada mereka

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. أَنَّىٰannaabagaimana
  2. لَهُمُlahumubagi mereka
  3. الذِّكْرَىٰdz-dzikraaperingatan
  4. وَقَدْwa-qadpadahal sungguh
  5. جَاءَهُمْjaa'ahumdatang kepada mereka
  6. رَسُولٌrasuulunseorang rasul
  7. مُبِينٌmubiinunyang nyata

Inti bacaan

Frasa (رَسُولٌ مُبِينٌ, rasuulun mubiinun) hanya muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 43:29 dan 44:13.

Penjelasan pilihan kata

Kata tanya pembuka (أَنَّىٰ, annaa) yang berarti "bagaimana" berakar أ-ن-ي dan muncul 28 kali di 19 surah, yaitu 2:223, 2:247, 2:259, 3:37, 3:40, 3:47, 3:165, 5:75, 6:95, 6:101, 9:30, 10:32, 10:34, 19:8, 19:20, 23:89, 29:61, 34:52, 35:3, 36:66, 39:6, 40:62, 40:69, 43:87, 44:13, 47:18, 63:4, dan 89:23. Jumlah surahnya lebih kecil karena surah 2, 3, 6, 10, 19, dan 40 memuatnya lebih dari sekali. Terjemahan memakai "bagaimana" di 24 tempat itu, termasuk 2:223 yang berbunyi "bagaimana pun", dan memakai kata lain di empat tempat, yaitu "dari mana" di 3:37 dan 3:165, "mengapa" di 29:61, dan "apa gunanya" di 47:18.

Kata (لَهُمُ, lahumu) yang berarti "bagi mereka" mengikat pertanyaan itu pada pihak yang dibicarakan. Susunan kata tanya yang langsung diikuti kata "bagi mereka" atau "baginya" muncul empat kali di empat surah, yaitu 34:52, 44:13, 47:18, dan 89:23. Di 34:52, (وَأَنَّىٰ لَهُمُ التَّنَاوُشُ, wa-annaa lahumu t-tanaawusyu) yang berarti "namun bagaimana mungkin mereka menggapai" disusul sesuatu yang jauh, sedangkan tiga ayat lainnya menyusulkan kata (الذِّكْرَىٰ, dz-dzikraa) atau bentuk yang seakar dengannya: (أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ, annaa lahumu dz-dzikraa) yang berarti "bagaimana mereka dapat menerima peringatan", (فَأَنَّىٰ لَهُمْ, fa-annaa lahum) yang berarti "maka, apa gunanya bagi mereka" disusul (ذِكْرَاهُمْ, dzikraahum) yang berarti "peringatan mereka", dan (وَأَنَّىٰ لَهُ الذِّكْرَىٰ, wa-annaa lahu dz-dzikraa) yang berarti "tetapi bagaimana peringatan itu berguna baginya". Di 34:52, 44:13, dan 89:23 teks Arab tidak memuat kata kerja yang melengkapi pertanyaan itu, sehingga tiap terjemahan melengkapinya dengan kata yang berbeda: "menggapai", "menerima", dan "berguna", sedangkan 47:18 melengkapinya dengan "apa gunanya". Terjemahan 44:13 melengkapi dengan "dapat menerima" agar kalimatnya terbaca, dan kata itu tidak melahirkan kata Arab tersendiri.

Kata (الذِّكْرَىٰ, dz-dzikraa) yang berarti "peringatan" berakar ذ-ك-ر, dan bentuk persis dz-dzikraa muncul enam kali di enam surah, yaitu 6:68, 44:13, 51:55, 80:4, 87:9, dan 89:23. Terjemahan memakai "peringatan" di empat di antaranya, yaitu 44:13, 51:55, 87:9, dan 89:23, "pelajaran" di 80:4, dan "ingat kembali" di 6:68. Di tiga ayat kata itu berdampingan dengan kata kerja manfaat, misalnya (الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ, dz-dzikraa tanfa'u l-mu'miniina) yang berarti "peringatan bermanfaat bagi orang-orang beriman" dan (إِنْ نَفَعَتِ الذِّكْرَىٰ, in nafa'ati dz-dzikraa) yang berarti "jika peringatan itu bermanfaat". Di 44:13 dan 89:23 kata yang sama berdampingan dengan kata tanya.

Rangkaian (وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُبِينٌ, wa-qad jaa'ahum rasuulun mubiinun) yang berarti "padahal seorang rasul yang menjelaskan telah datang kepada mereka" menyambung pertanyaan dengan sebuah keadaan yang sudah terjadi. Pasangan kata kerja dan kata benda (جَاءَهُمْ رَسُولٌ, jaa'ahum rasuulun) muncul lima kali di empat surah, yaitu 2:101, 5:70, 16:113, 44:13, dan 44:17, dan di tiap tempat rasul itu diberi keterangan yang berbeda: di 2:101 rasul itu (مِنْ عِنْدِ اللَّهِ, min 'indi llaahi) yang berarti "dari sisi Allah", di 16:113 (رَسُولٌ مِنْهُمْ, rasuulun minhum) yang berarti "seorang rasul dari kalangan mereka sendiri", di 44:17 "yang mulia", dan di 44:13 "yang menjelaskan". Ayat 5:70 memakainya dalam kalimat berulang, yaitu setiap kali seorang rasul datang kepada mereka dengan sesuatu yang tidak disukai hawa nafsu mereka.

Frasa (رَسُولٌ مُبِينٌ, rasuulun mubiinun) yang berarti "seorang rasul yang menjelaskan" muncul dua kali di dua surah, yaitu 43:29 dan 44:13. Kata (مُبِينٌ, mubiinun) berakar ب-ي-ن dan tercatat sebagai bentuk pelaku dari kata kerja yang berarti menjelaskan. Dalam surah 44 bentuk ini muncul lima kali, yaitu 44:2, 44:10, 44:13, 44:19, dan 44:33. Terjemahan memakai "jelas" untuk Kitab di 44:2, (وَالْكِتَابِ الْمُبِينِ, wa-l-kitaabi l-mubiini) yang berarti "Demi Kitab yang jelas", dan "nyata" untuk kabut asap di 44:10, (بِدُخَانٍ مُبِينٍ, bi-dukhaanin mubiinin) yang berarti "kabut asap yang nyata", untuk keterangan di 44:19, (بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ, bi-sulthaanin mubiinin) yang berarti "keterangan yang nyata", dan untuk cobaan di 44:33, (بَلَاءٌ مُبِينٌ, balaa'un mubiinun) yang berarti "cobaan yang nyata". Dalam surah ini hanya rasul di 44:13 yang diberi "yang menjelaskan", karena rasul adalah pelaku yang berbuat menjelaskan, sedangkan kabut asap, keterangan, dan cobaan adalah benda yang tampak nyata.

Terjemahan berakhir dengan koma karena kalimat berlanjut ke 44:14. Tidak ada kata "berkata" di depan ayat ini, dan memakai (لَهُمُ, lahumu) untuk mereka berarti penuturnya berbicara tentang mereka dari luar, sehingga terjemahan tidak memakai tanda petik.

Tafsiran

Ayat ini menanggapi permintaan di 44:12 dengan pertanyaan tentang kemungkinan, yaitu bagaimana peringatan dapat menjadi milik mereka sekarang padahal rasul sudah datang lebih dulu. Pertanyaan itu diucapkan tentang mereka, sebab memakai kata "bagi mereka" dan bukan "bagi kami", sehingga pertanyaan itu tidak dapat dibaca sebagai kelanjutan seruan di 44:12. Urutan kalimatnya membalik waktu: yang dipertanyakan disebut lebih dulu dan yang sudah terjadi disebut sesudahnya, disambung kata "padahal", sehingga pembaca diajak menengok dari permintaan di 44:12 ke datangnya rasul yang lebih awal.

Dua ayat lain memakai susunan kata tanya yang sama untuk peringatan. Di 47:18, pertanyaan itu muncul sesudah tanda-tanda Saat sudah datang, dan di 89:23, pertanyaan itu muncul pada hari Jahanam didatangkan, ketika manusia teringat. Pada kedua ayat itu peringatan dipertanyakan pada saat peristiwanya sudah tiba, dan 44:13 menaruh pertanyaan yang sama sesudah azab yang meliputi manusia di 44:11. Ketiga ayat itu tidak menceritakan satu peristiwa, tetapi ketiganya memperlihatkan hubungan yang sama antara peringatan dan saat tibanya sesuatu yang diperingatkan.

Ayat 44:13 dan 44:17 memakai pasangan kata yang sama untuk rasul yang datang kepada mereka, tetapi sasarannya berbeda. Di 44:13 rasul itu datang kepada pihak yang dibicarakan sesudah seruan di 44:12, dan di 44:17 kepada kaum Firaun yang diuji sebelum mereka, dengan keterangan yang berbeda, "yang menjelaskan" dan "yang mulia". Ayat 16:113 memperlihatkan urutan yang mirip dengan rangkaian 44:13 sampai 44:15: seorang rasul datang kepada mereka, mereka mendustakannya, lalu azab menimpa mereka. Di surah 44 azab sudah meliputi manusia di 44:11, rasul disebut di 44:13, penolakannya dilaporkan di 44:14, dan azab dihilangkan sebentar di 44:15.

Sesudah ayat ini, 44:14 mengisi kata "rasul" dengan sambutan yang diterimanya: mereka berpaling darinya dan mengatakan dua hal tentang dirinya.

Renungan dan Hikmah

  • Permintaan di 44:12 dapat dibaca dijawab oleh 44:13 dengan sebuah pertanyaan, dan pertanyaan itu menggeser pembicaraan dari kebutuhan peminta ke kemungkinan menerima. Jawaban atas permintaan kepada Tuhan dapat berupa ya atau tidak, sedangkan kalimat ini memberi jawaban berupa pertanyaan tentang kondisi di sisi peminta. Pertanyaan semacam itu menyisakan beban pada pihak yang ditanya, karena pihak itu harus menengok ke apa yang sudah ada pada dirinya sebelum meminta. Apa yang terjadi pada seseorang yang permintaannya kepada Tuhan dibalas dengan pertanyaan tentang peringatan yang sudah diterimanya?
  • Di 47:18 pertanyaan tentang peringatan muncul sesudah tanda-tanda Saat datang, di 89:23 pada hari Jahanam didatangkan, dan di 44:13 sesudah azab meliputi manusia. Ketiganya menempatkan peringatan di titik ketika peristiwanya sudah tiba, dan kata tanya itu menanyakan apakah peringatan yang baru teringat pada saat itu masih berguna. Beban kata peringatan di tempat-tempat itu datang dari waktunya yang sudah terlambat. Pembaca dapat memperhatikan hal-hal dalam hidupnya yang baru teringat sesudah semuanya tiba, dan bertanya berapa banyak dari hal itu yang pernah disampaikan kepadanya lebih awal.
  • Di 2:101 rasul itu datang dari sisi Allah, di 16:113 dari kalangan mereka sendiri, dan di 44:13 rasul hanya diberi sifat berupa pekerjaan, yaitu menjelaskan. Keterangan asal tidak tertulis di 44:13, sedangkan keterangan pekerjaan tertulis. Penilaian atas seorang pembawa pesan dapat dimulai dari asalnya, dan ayat ini menunjukkan bahwa sifat yang disebut tentang rasul di sini adalah apa yang dikerjakannya terhadap pesan itu. Seseorang dapat bertanya, bila pembawa pesan dalam hidupnya dicatat menurut pekerjaan menjelaskan dan tidak menurut asal, siapa saja yang akan masuk daftar itu?
  • Pada 44:12 pihak yang berseru berkata Tuhan kami dan memakai kata kami, sedangkan pada 44:13 pembicaraan memakai kata mereka. Pihak yang tadi bersuara dapat dibaca kini menjadi pokok kalimat yang berbicara tentang mereka dari luar. Perubahan kata ganti itu memperlihatkan dua tempat berdiri yang berbeda untuk peristiwa yang sama: dari dalam, seruan terdengar sebagai kami, dan dari luar, nasib itu disebut mereka. Pembaca dapat membayangkan perbedaan antara berseru sebagai kami dan kemudian menemukan bahwa jawabannya datang dalam bentuk kalimat tentang mereka. Apa yang terasa pada seseorang yang baru menyadari bahwa dirinya sedang dibicarakan dalam kalimat yang bukan tentang kami?
  • Kata padahal di tengah ayat ini membalik urutan waktu: yang dipertanyakan disebut dahulu, yang sudah terjadi disebut kemudian. Pembaca yang mengikuti ayat dari awal ke akhir bertemu dengan permintaan di 44:12, lalu dengan pertanyaan di 44:13, dan baru di ujung ayat bertemu dengan kenyataan bahwa rasul sudah datang. Bila seseorang menata ulang sebuah masalah menurut urutan terjadinya dan tidak menurut urutan ia mengingatnya, bagian mana yang pindah ke depan, dan apa yang berubah pada pertanyaannya kepada Allah?
  • Di 51:55 peringatan bermanfaat bagi orang-orang beriman, di 87:9 peringatan diberikan jika bermanfaat, dan di 80:4 pelajaran bermanfaat bagi yang mengambilnya. Di 44:13 kata yang sama berdiri bersama kata tanya yang memeriksa kemungkinan itu. Satu kata yang dipakai untuk manfaat dan untuk keraguan atas manfaat memperlihatkan bahwa peringatan tidak otomatis berhasil, dan syarat "jika bermanfaat" di 87:9 menegaskan hal itu. Pembaca dapat bertanya apakah peringatan yang pernah diterimanya bekerja karena isinya atau karena dirinya sudah bersedia menerima.