Ayat 44:19
وَأَنْ لَا تَعْلُوا عَلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي آتِيكُمْ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ
Dan janganlah kalian menyombongkan diri terhadap Allah, sesungguhnya aku datang kepada kalian dengan membawa keterangan yang nyata.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَنْ لَا تَعْلُوا عَلَى اللَّهِwa-an laa ta'luu 'alaa llaahidan janganlah kalian menyombongkan diri terhadap Allah
- إِنِّي آتِيكُمْ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍinnii aatiikum bi-sulthaanin mubiininsesungguhnya aku datang kepada kalian dengan membawa keterangan yang nyata
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَأَنْwa-andan untuk
- لَاlaajanganlah
- تَعْلُواta'luukalian menyombongkan diri
- عَلَى'alaaatas
- اللَّهِllaahiAllah
- إِنِّيinniisesungguhnya aku
- آتِيكُمْaatiikummendatangkan kepada kalian
- بِسُلْطَانٍbi-sulthaanindengan keterangan
- مُبِينٍmubiininyang nyata
Inti bacaan
Peringatan penting 'janganlah kalian menyombongkan diri terhadap Allah' disertai bukti nyata, kombinasi teguran moral dan dukungan bukti konkret dalam satu pesan.
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan pidato rasul dengan larangan kesombongan terhadap Allah, didukung keterangan yang nyata sebagai bukti kerasulannya.
Renungan dan Hikmah
- Larangannya menyombongkan diri terhadap Allah, bukan terhadap rasul. Bukan kepadaku. Kepada-Nya.
- Teguran itu disertai bukti, bukan berdiri sendiri. Bukan sekadar melarang. Membawa keterangan.
- Allah merekam rasul itu menyebut dirinya tepercaya lebih dulu. Kepercayaannya dulu. Larangannya kemudian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.
Ayat 44:20
وَإِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ أَنْ تَرْجُمُونِ
dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhan kalian agar kalian tidak merajamku;
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْwa-innii 'udztu bi-rabbii wa-rabbikumdan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhan kalian
- أَنْ تَرْجُمُونِan tarjumuuniagar kalian tidak merajamku
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَإِنِّيwa-inniidan sesungguhnya aku
- عُذْتُ'udztuaku berlindung
- بِرَبِّيbi-rabbiikepada Tuhanku
- وَرَبِّكُمْwa-rabbikumdan Tuhan kalian
- أَنْanagar
- تَرْجُمُونِtarjumuunikalian merajamku
Inti bacaan
Strategi menghadapi ancaman 'aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhan kalian agar kalian tidak merajamku', permohonan perlindungan yang diucapkan terbuka sebagai respons terhadap intimidasi.
Penjelasan pilihan kata
Kutipan pidato rasul (dibuka 44:18) tetap terbuka, menyambung ke 44:21, dicek-maju: 44:21 masih 'lii' (kepadaku) orang pertama tunggal, baru ditutup saat 44:22 beralih ke narator ('fa-da'aa rabbahu').
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan pidato rasul dengan permohonan perlindungan dari ancaman rajam kaumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam permohonan yang menyebut Tuhan bersama. Tuhanku dan Tuhan kalian. Yang diseru sama untuk kedua pihak.
- Ancaman yang ditakutkan disebut namanya: rajam. Bukan ancaman umum. Cara membunuh yang spesifik.
- Ia berlindung, bukan melawan. Allah merekam pilihan itu. Yang terancam mencari perlindungan, bukan senjata.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-w-dz, r-b-b, r-j-m): udhtu bi-rabbii wa rabbikum diterjemahkan 'berlindung kepada Tuhanku & Tuhan kalian' (akar '-w-dz + akar r-b-b); tarjumuun diterjemahkan 'merajamku' (akar r-j-m). Selaras.