كَمْ تَرَكُوا مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ

Betapa banyak taman-taman dan mata air yang mereka tinggalkan,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. كَمْ تَرَكُوا مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍkam tarakuu min jannaatin wa-'uyuuninbetapa banyak taman-taman dan mata air yang mereka tinggalkan

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. كَمْkambetapa banyak
  2. تَرَكُواtarakuumereka tinggalkan
  3. مِنْmindari
  4. جَنَّاتٍjannaatintaman-taman
  5. وَعُيُونٍwa-'uyuunindan mata air

Inti bacaan

Rangkaian (كَمْ أَهْلَكْنَا, kam ahlaknaa) muncul sepuluh kali di Al-Qur'an, yaitu di 6:6, 17:17, 19:74, 19:98, 20:128, 28:58, 32:26, 36:31, 38:3, dan 50:36, sedangkan (كَمْ تَرَكُوا, kam tarakuu) hanya ada di 44:25.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (كَمْ, kam) yang berarti "betapa banyak", dan kata itu berdiri di awal ayat tanpa (وَ, wa-) di depannya. Rangkaian (كَمْ أَهْلَكْنَا, kam ahlaknaa) yang berarti "betapa banyak yang Kami binasakan" muncul sepuluh kali di sembilan surah, yaitu di 6:6, 17:17, 19:74, 19:98, 20:128, 28:58, 32:26, 36:31, 38:3, dan 50:36, dengan surah 19 memuatnya dua kali. Di sepuluh ayat itu kata kam menghitung generasi atau negeri yang dibinasakan, dengan Kami sebagai pelakunya. Di 44:25 kata kam menghitung benda yang ditinggalkan, dengan mereka sebagai pelakunya. Terjemahan memakai "betapa banyak" seperti di 17:17 dan 50:36. Susunan (كَمْ تَرَكُوا, kam tarakuu) hanya ada di 44:25.

Kata (تَرَكُوا, tarakuu) yang berarti "mereka tinggalkan" tersusun dari kata kerja lampau berakar ت-ر-ك dan akhiran -uu yang berarti "mereka". Bentuk persisnya muncul dua kali, yaitu di 4:9 dan 44:25, dan di keduanya kata itu diikuti (مِنْ, min). Di 4:9 bunyinya (لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ, law tarakuu min khalfihim) yang berarti "sekiranya mereka meninggalkan di belakang mereka", dengan sasaran keturunan yang lemah. Di 44:25 sasarannya taman dan mata air. Akar yang sama muncul juga di 26:146 dalam pertanyaan (أَتُتْرَكُونَ فِي مَا هَاهُنَا آمِنِينَ, a-tutrakuuna fii maa haahunaa aaminiina) yang berarti "apakah kalian akan dibiarkan tinggal di sini dalam keadaan aman", dan 26:147 menyambungnya dengan (فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ, fii jannaatin wa-'uyuunin). Terjemahan 44:25 memakai "tinggalkan" karena sasarannya benda yang berada di tangan pihak yang pergi, sedangkan "biarkanlah" dipakai bila keadaan sasaran dipertahankan, seperti di 44:24.

Kata (جَنَّاتٍ, jannaatin) yang berarti "taman-taman" berakar ج-ن-ن dan berbentuk jamak tak tentu, dan (وَعُيُونٍ, wa-'uyuunin) yang berarti "dan mata air" berakar ع-ي-ن dan juga berbentuk jamak tak tentu. Pasangan (جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ, jannaatin wa-'uyuunin) muncul tujuh kali di empat surah, yaitu di 15:45, 26:57, 26:134, 26:147, 44:25, 44:52, dan 51:15. Tujuh kemunculan itu terbagi di empat surah karena surah 26 memuatnya tiga kali dan surah 44 dua kali. Pasangan ini dipakai untuk orang yang bertakwa, untuk kaum Ad di 26:134 dan kaum Tsamud di 26:147, dan untuk kaum yang kehilangan taman-tamannya di 26:57 dan 44:25. Di 15:45 dan 51:15 bunyinya (إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ, inna l-muttaqiina fii jannaatin wa-'uyuunin) yang berarti "sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam taman-taman dan mata air", dan 44:52 menyambung 44:51 dengan pasangan yang sama. Di 26:57 bunyinya (فَأَخْرَجْنَاهُمْ مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ, fa-akhrajnaahum min jannaatin wa-'uyuunin) yang berarti "maka Kami keluarkan mereka dari taman-taman dan mata air".

Kata depan di depan pasangan itu menunjukkan arahnya. Kata (فِي, fii) yang berarti "di dalam" dipakai di 15:45, 26:147, 44:52, dan 51:15, sedangkan (مِنْ, min) yang berarti "dari" dipakai di 26:57 dan 44:25. Taman-taman di 44:25 karena itu terbaca sebagai taman yang dilepas oleh penghuninya, dan arti itu datang dari kata kerja tarakuu dan kata depan min di depannya. Terjemahan memakai "taman-taman" seperti di 26:57 dan 44:52, dan "mata air" untuk ع-ي-ن.

Tafsiran

Ayat ini mengalihkan cerita dari ucapan ke daftar. Sampai 44:24 teks memuat ucapan dan kabar tentang bala tentara yang akan ditenggelamkan, dan di 44:25 ucapan itu digantikan daftar benda yang mereka tinggalkan. Peristiwa tenggelamnya tidak diceritakan di antara dua ayat itu. Bentuk katanya berubah dari bentuk yang menunjuk pihak penerima, (مُغْرَقُونَ, mughraquuna), menjadi bentuk lampau, (تَرَكُوا, tarakuu), sehingga pembaca berpindah dari kabar tentang akhir ke keadaan sesudah akhir itu tanpa melewati peristiwanya.

Kalimat di ayat ini belum selesai. Ayat 44:26 dan 44:27 melanjutkan daftarnya dengan tanam-tanaman, tempat tinggal yang mulia, dan kenikmatan yang di dalamnya dahulu mereka bersuka ria, dan 44:28 menutupnya dengan (كَذَٰلِكَ وَأَوْرَثْنَاهَا, ka-dzaalika wa-awratsnaahaa) yang berarti "demikianlah; dan Kami mewariskannya". Rangkaian ini punya padanan di 26:57 sampai 26:59, yang juga membuka dengan taman dan mata air dan menutup dengan pasangan penutup yang sama, sehingga pasangan itu muncul dua kali, yaitu di 26:59 dan 44:28. Di 26:59 pewarisnya disebut Bani Israil, sedangkan di 44:28 pewarisnya disebut kaum yang lain. Perbedaan kedua rangkaian terletak pada pelaku kata kerja pertamanya. Di 26:57 kata kerjanya Kami keluarkan mereka, dan di 44:25 kata kerjanya mereka tinggalkan. Dua kalimat itu dapat dibaca sebagai dua sisi satu peristiwa, satu dari pihak yang mengeluarkan dan satu dari pihak yang pergi. Teks tidak menyatakan keduanya demikian, sehingga pembacaan ini bersifat kemungkinan.

Surah ini memakai pasangan taman dan mata air dua kali, di 44:25 untuk yang ditinggalkan dan di 44:52 untuk tempat orang-orang yang bertakwa. Satu surah menaruh kehilangan dan penerimaan pada dua kata yang sama, dan kata kerja serta kata depan di depan kedua kata itu membedakan keduanya.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini melanjutkan kisah bala tentara itu dengan daftar benda yang mereka tinggalkan. Sesudah kabar tenggelam, yang dicatat berikutnya adalah taman dan mata air, benda-benda yang dahulu berada dalam genggaman mereka. Catatan tentang akhir hidup mereka berisi apa yang mereka pegang. Pembaca dapat membayangkan daftar semacam itu ditulis tentang dirinya sesudah ia pergi. Apa yang akan terbaca di barisnya yang pertama, dan apakah barang itu sama dengan yang paling sering menyita kecemasannya ketika masih hidup?
  • Pasangan taman dan mata air yang sama muncul di 44:52 untuk orang yang bertakwa, dengan kata depan di dalam, dan di 44:25 diikuti kata kerja meninggalkan. Benda yang disebut serupa, tetapi hubungan pemegang dengan benda itu berlawanan: di satu tempat pemegangnya berdiam di dalamnya, di tempat lain pemegangnya melepasnya. Dua orang dapat menyebut tamannya masing-masing dengan kata yang sama dan memegangnya dengan cara yang berlawanan. Pembaca dapat menimbang bagaimana dirinya memegang apa yang ada di tangannya sekarang. Apakah itu tempat berdiam yang tidak akan dilepasnya, atau barang yang kelak tinggal di belakang?
  • Kata kerja yang sama dipakai di 4:9 untuk orang yang masih hidup dan memikirkan apa yang akan ditinggalkannya, yaitu keturunan yang lemah, dan ayat itu menyuruh mereka bertakwa kepada Allah. Di 44:25 kata itu dipakai untuk orang yang sudah pergi, dengan sasaran taman dan mata air. Pada ayat pertama apa yang akan ditinggalkan membuat orang cemas dan menoleh kepada Allah. Pada ayat kedua daftar itu ditulis sesudah mereka pergi, tanpa mencatat satu pun tindakan mereka terhadapnya. Pembaca yang sedang memikirkan apa yang akan ditinggalkannya dapat bertanya, kecemasan itu sedang mengarah ke mana? Dan kepada siapa sisa kecemasan itu diletakkan?
  • Di 26:57 pelaku yang mengeluarkan mereka dari taman dan mata air ditulis dengan Kami, dan di 44:25 pelaku kata kerjanya mereka sendiri. Dua kalimat itu membicarakan kaum yang sama dengan daftar yang hampir sama. Dalam satu kalimat penghuni dikeluarkan, dalam kalimat lain penghuni meninggalkan. Orang yang sedang kehilangan sesuatu dapat memperhatikan kata kerja yang dipakainya untuk menceritakan kehilangan itu, apakah diambil, hilang, atau ditinggalkan. Siapa yang menjadi pelaku dalam kalimat yang dipakai pembaca untuk menceritakan kehilangannya, dan apakah pelaku itu berubah setelah beberapa tahun berlalu?
  • Di 26:132 sampai 26:134 kaum Ad diminta bertakwa kepada Dia yang telah menganugerahkan kepada mereka hewan ternak, anak-anak, kebun-kebun, dan mata air. Di 36:34 Kami memancarkan mata air di bumi. Taman dan mata air yang ditinggalkan di 44:25 dapat dibaca bersama ayat-ayat itu sebagai benda yang sampai kepada pemegangnya lewat pemberian, dan pemberinya di sana adalah Allah. Pembacaan ini bersifat kemungkinan, sebab 44:25 sendiri tidak menyebut dari mana benda itu datang. Pembaca dapat menanyai apa yang kini digenggamnya, dari mana datangnya. Dan adakah ucapan terima kasih yang pernah menyertainya sebelum benda itu ditinggalkan?
  • Daftar di ayat ini berisi taman dan mata air. Tidak ada orang di dalamnya, tidak anak, tidak teman, dan tidak ada nama Tuhan. Benda-benda itu hadir tanpa seorang pun yang menyertainya. Bagi pembaca yang menghitung kekayaannya dalam bentuk tanah, tabungan, atau jabatan, ayat ini menaruh satu daftar di depannya, dan daftar itu kosong dari nama orang. Jika daftar yang ditinggalkan itu ditulis tentang dirinya, nama siapa yang akan tertulis di dalamnya, dan di baris keberapa?