وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَ
dan kesenangan yang dahulu mereka nikmati di dalamnya.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَwa-na'matin kaanuu fiihaa faakihiinadan kesenangan yang dahulu mereka nikmati di dalamnya
Terjemahan per kata (4 kata)
- وَنَعْمَةٍwa-na'matindan kenikmatan
- كَانُواkaanuumereka selalu
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- فَاكِهِينَfaakihiinaorang-orang yang bergembira
Inti bacaan
Penutup katalog 'kesenangan yang dahulu mereka nikmati', kenikmatan masa lalu yang berakhir mendadak tanpa peringatan yang cukup diindahkan.
Tafsiran
Ayat ini menutup daftar kemewahan duniawi yang ditinggalkan, menekankan betapa besar kenikmatan yang sia-sia karena keingkaran.
Renungan dan Hikmah
- Daftar yang ditinggalkan ditutup Allah dengan yang tak berwujud. Tamannya. Kebunnya. Lalu kesenangannya.
- Tiga yang pertama benda, yang terakhir rasa. Bukan bisa diwariskan. Hilang bersama mereka.
- Nasib peninggalannya Allah sebut di ayat sesudahnya. Ditinggalkan mereka. Diwariskan kepada yang lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-'-m, k-w-n, f-k-h): na'mah diterjemahkan 'kesenangan (nikmat)' (akar n-'-m); faakihiin diterjemahkan 'yang menikmati' (akar f-k-h). Selaras.