كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ

Demikianlah; dan Kami mewariskannya kepada kaum yang lain.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  2. وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَwa-awratsnaahaa qawman aakhariinadan Kami mewariskannya kepada kaum yang lain

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  2. وَأَوْرَثْنَاهَاwa-awratsnaahaadan Kami mewariskannya
  3. قَوْمًاqawmankaum
  4. آخَرِينَaakhariinayang lain

Inti bacaan

Bentuk (أَوْرَثْنَا, awratsnaa) muncul lima kali di Al-Qur'an, yaitu di 7:137, 26:59, 35:32, 40:53, dan 44:28.

Penjelasan pilihan kata

Kata pembuka (كَذَٰلِكَ, ka-dzaalika) yang berarti "demikianlah" tersusun dari ka, "seperti", dan dzaalika, "itu". Ayat yang dibuka dengan kata ini lalu disambung wa- ada empat, yaitu 18:91, 26:59, 44:28, dan 44:54. Di surah 44 pola itu muncul dua kali, yaitu (كَذَٰلِكَ وَأَوْرَثْنَاهَا, ka-dzaalika wa-awratsnaahaa) di 44:28 dan (كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَاهُمْ, ka-dzaalika wa-zawwajnaahum) di 44:54, yang berarti "Demikianlah; dan Kami pasangkan mereka". Terjemahan memakai titik koma sesudah "Demikianlah" di kedua ayat itu, dan koma di 26:59. Kata "demikianlah" menunjuk ke uraian sebelumnya, dan ayat tidak menyatakan apakah yang dituju daftar benda di 44:25 sampai 44:27 atau seluruh kejadian sejak 44:23.

Kata kerja (وَأَوْرَثْنَاهَا, wa-awratsnaahaa) yang berarti "dan Kami mewariskannya" berakar و-ر-ث, dengan akhiran -naa yang berarti "Kami" dan -haa yang berarti "-nya". Bentuk (أَوْرَثْنَا, awratsnaa) muncul 5 kali di 5 surah, yaitu di 7:137, 26:59, 35:32, 40:53, dan 44:28. Kata kerja ini membawa dua objek, yang diwariskan dan penerimanya. Di 40:53, (وَأَوْرَثْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ الْكِتَابَ, wa-awratsnaa banii israa'iila l-kitaaba) yang berarti "dan Kami wariskan Kitab kepada Bani Israil", penerimanya Bani Israil dan yang diwariskan Kitab. Di 35:32, (ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا, tsumma awratsnaa l-kitaaba lladziina shthafaynaa) yang berarti "Kemudian, Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih", penerimanya orang-orang pilihan. Di 7:137, (وَأَوْرَثْنَا الْقَوْمَ الَّذِينَ كَانُوا يُسْتَضْعَفُونَ, wa-awratsnaa l-qawma lladziina kaanuu yustadh'afuuna) yang berarti "Dan Kami wariskan kepada kaum yang selama ini tertindas", yang diwariskan belahan timur dan barat bumi. Di 26:59 penerimanya Bani Israil, dan di 44:28 penerimanya (قَوْمًا آخَرِينَ, qawman aakhariina) tanpa nama. Terjemahan 44:28 memakai "mewariskan" seperti di keempat ayat itu dan tidak memakai "memberikan" atau "mengalihkan".

Kata ganti -haa pada (وَأَوْرَثْنَاهَا, wa-awratsnaahaa) berbentuk perempuan tunggal. Di 26:59 kata ganti yang sama menutup daftar harta kekayaan dan tempat tinggal di 26:58, dan di 44:28 kata ganti itu menutup daftar di 44:25 sampai 44:27. Ayat tidak merinci mana saja yang diwariskan.

Susunan (قَوْمًا آخَرِينَ, qawman aakhariina) yang berarti "kaum yang lain" muncul dua kali, yaitu di 21:11 dan 44:28. Di 21:11, (وَأَنْشَأْنَا بَعْدَهَا قَوْمًا آخَرِينَ, wa-ansya'naa ba'dahaa qawman aakhariina) yang berarti "dan Kami tumbuhkan setelahnya kaum yang lain", kaum itu muncul sesudah negeri yang zalim dihancurkan. Bentuk serupa untuk generasi, (قَرْنًا آخَرِينَ, qarnan aakhariina), muncul dua kali, yaitu di 6:6 dan 23:31, sesudah generasi sebelumnya. Kata kerja di 21:11, 6:6, dan 23:31 ialah "menumbuhkan", sedangkan di 44:28 ialah "mewariskan", sehingga 44:28 menyebut apa yang diterima kaum itu dan tidak menyebut dari mana mereka muncul. Terjemahan memakai "lain" di keempat ayat itu.

Akar ت-ر-ك, "meninggalkan", di (تَرَكُوا, tarakuu) pada 44:25 dan akar و-ر-ث, "mewarisi", di (وَأَوْرَثْنَاهَا, wa-awratsnaahaa) pada 44:28 berada bersama dalam satu ayat hanya di 4:11, 4:12, dan 4:176, yaitu ayat-ayat yang mengatur harta peninggalan. Di 44:25 sampai 44:28 kedua akar itu berada di ayat yang berlainan dalam satu rangkaian.

Tafsiran

Ayat ini mengganti pelaku kalimat dari mereka menjadi Kami. Kata kerja 44:25, (تَرَكُوا, tarakuu) yang berarti "mereka tinggalkan", dan kata kerja 44:27, kaanuu, berpelaku kaum Firaun. Di 44:28 pelakunya Kami, di 44:29 langit dan bumi, lalu Kami kembali sebagai pelaku di 44:30, 44:32, dan 44:33. Rangkaian dari 44:28 sampai 44:33 karena itu bergerak dari akibat bagi kaum Firaun ke tindakan Kami terhadap pihak lain.

Ayat ini menjawab pertanyaan yang tertinggal dari 44:25 sampai 44:27: apa yang terjadi pada benda-benda yang ditinggalkan. Jawabannya ialah benda itu berpindah kepada kaum lain, sehingga taman, mata air, tanam-tanaman, dan tempat tinggal tidak lenyap bersama penghuni pertamanya. Ayat tidak menyebut berapa lama perpindahan itu berlangsung atau apa yang dilakukan kaum lain terhadapnya.

Di 26:59 penerimanya disebut, yaitu Bani Israil, sedangkan 44:28 menyebut kaum lain tanpa nama. Dua ayat sesudahnya, 44:30, menyebut Bani Israil sebagai yang diselamatkan dari azab yang menghinakan, dan tidak disebut sebagai pewaris. Pembaca yang menghubungkan kaum lain di 44:28 dengan Bani Israil di 44:30 mengikuti 26:59, dan ayat di surah 44 sendiri tidak memuat hubungan itu.

Ayat 44:28 dan 44:54 sama-sama dibuka dengan kata demikianlah lalu Kami sebagai pelaku. Yang pertama menutup uraian tentang kaum Firaun, dan yang kedua menutup uraian tentang orang-orang yang bertakwa. Di 7:128 Musa berkata kepada kaumnya bahwa bumi milik Allah dan Dia mewariskannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan ayat 44:28 memperlihatkan satu kejadian dengan bentuk yang sama, tanpa menyebut kehendak itu.

Renungan dan Hikmah

  • Di 7:129 Musa berkata, "Semoga Tuhan kalian membinasakan musuh kalian dan menjadikan kalian pengganti di bumi, lalu Dia melihat bagaimana kalian berbuat". Di 10:14 kata Kami memuat hal serupa: Kami jadikan kalian pengganti di bumi setelah mereka, untuk Kami lihat bagaimana kalian berbuat. Dua ayat itu menaruh pewaris dalam posisi yang diperhatikan, dan 44:28 menyebut kaum lain tanpa menyebut perhatian itu. Pembaca dapat menimbang bahwa dirinya pun menempati sesuatu yang dahulu ditempati orang lain, entah rumah, jabatan, atau kebiasaan. Bagaimana pembaca berbuat bila mengingat dirinya sebagai pengganti dan tidak sebagai yang pertama?
  • Kata kerja yang sama dipakai untuk Kitab dan untuk kebun. Di 35:32 Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu ayat itu membagi mereka tiga: ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, ada yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Di 40:53 Kitab diwariskan kepada Bani Israil, dan di 44:28 kata kerja itu membawa apa yang ditinggalkan di 44:25 sampai 44:27. Ketiga ayat itu tidak saling menafsirkan, dan perbedaan jenis warisannya terbaca dari bendanya. Pembaca dapat bertanya, apa yang dilakukan ahli waris terhadap sebuah Kitab dan apa yang dilakukannya terhadap sebuah kebun, dan apakah keduanya diperlakukan dengan cara yang sama?
  • Ayat 44:28 menutup uraian kaum Firaun dengan "Demikianlah; dan Kami mewariskannya kepada kaum yang lain", dan 44:54 menutup uraian orang-orang bertakwa dengan "Demikianlah; dan Kami pasangkan mereka dengan bidadari yang bermata elok". Kalimat pembukanya sama, dan kata kerja sesudah "Kami" berbeda. Ayat 44:57 menyebut pemberian kepada orang bertakwa sebagai karunia dari Tuhanmu, dan 44:28 tidak menyebut pewarisan kepada kaum lain dengan sebutan apa pun. Pembaca yang menerima sesuatu dapat memperhatikan sebutan yang dipakainya untuk sesuatu itu. Apakah sebutannya karunia, hak, atau kebetulan?
  • Di 57:10 tertulis bahwa milik Allah semua pusaka langit dan bumi, dan di 19:40 tertulis, "Sesungguhnya Kamilah yang mewarisi bumi dan siapa yang ada di atasnya". Ayat 44:28 menyebut satu perpindahan di antara penghuni, dan tidak menyebut pewaris terakhir. Pembaca dapat menaruh dua pembacaan berdampingan: perpindahan dari satu kaum ke kaum lain, dan kepemilikan yang tetap berada pada satu pihak. Bila pewaris terakhir tetap, kata milik dalam kalimat pembaca tentang rumah atau tabungannya berarti apa?
  • Akar meninggalkan dan akar mewarisi muncul bersama dalam satu ayat di 4:11, 4:12, dan 4:176, ayat-ayat yang mengatur harta peninggalan. Di 4:11 tertulis bahwa Allah mensyariatkan bagian anak-anak, dan 4:12 menyebut bagian itu dibagi setelah wasiat yang dibuat atau utang. Di 44:25 sampai 44:28 kedua kata kerja itu muncul tanpa bagian, tanpa wasiat, dan tanpa utang, dan kalimatnya berhenti pada mereka meninggalkan dan Kami mewariskan. Ayat-ayat itu berbicara tentang hal yang berbeda, sehingga tidak disamakan. Pembaca yang kelak meninggalkan sesuatu dapat bertanya, apakah wasiat dan utangnya sudah ia selesaikan sebelum kata mewariskan sampai pada hartanya?
  • Di 26:59 penerima warisan disebut Bani Israil, sedangkan di 44:28 hanya disebut kaum yang lain. Dua ayat sesudah 44:28, Bani Israil disebut sebagai yang diselamatkan dari azab yang menghinakan, dan tidak disebut sebagai pewaris. Mengaitkan kaum lain dengan sebuah nama adalah pekerjaan pembaca, dan ayat 44:28 tidak melakukannya. Pembaca yang cepat menaruh nama pada kata lain dapat memperhatikan bahwa kata itu dalam ayat ini dibiarkan terbuka. Apa yang dikerjakan pembaca ketika menutup ruang yang dibiarkan terbuka oleh ayat itu?