كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ
Demikianlah; dan Kami mewariskannya kepada kaum yang lain.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَwa-awratsnaahaa qawman aakhariinadan Kami mewariskannya kepada kaum yang lain
Terjemahan per kata (4 kata)
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- وَأَوْرَثْنَاهَاwa-awratsnaahaadan Kami mewariskannya
- قَوْمًاqawmankaum
- آخَرِينَaakhariinayang lain
Inti bacaan
Pembalikan nasib 'Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain', hasil akhir dari kesombongan yang berujung kehilangan segalanya kepada pihak lain.
Penjelasan pilihan kata
'Kadzaalika' (jauh) benar diterjemahkan 'demikianlah'. Tambahan '(semua)' tidak dipakai, sufiks ganti '-haa' diterjemahkan sebagai akhiran '-nya' pada 'mewariskannya', bukan disisipkan kata 'itu' terpisah.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan hukum pergantian penguasaan: kemewahan yang ditinggalkan beralih kepada kaum lain.
Renungan dan Hikmah
- Allah memindahkan miliknya, bukan memusnahkannya. Kebunnya tetap ada. Penghuninya yang berganti.
- Kata mewariskan dipakai, seperti harta yang turun. Bukan dirampas. Berpindah tangan.
- Kalimatnya dibuka dengan demikianlah. Allah menyebutnya pola. Yang terjadi di sana terjadi juga di tempat lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar w-r-ts, q-w-m, a-kh-r): awrathnaahaa qawman aakhariin diterjemahkan 'mewariskan kepada kaum lain' (akar w-r-ts + akar '-kh-r, pembalikan Ilahi, cf. 26:59). gloss '(Allah menyiksa mereka)' dibuang.