فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَ
Maka, langit dan bumi tidak menangisi mereka, dan mereka tidak diberi penangguhan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُfa-maa bakat alayhimu s-samaa'u wa-l-ardumaka, langit dan bumi tidak menangisi mereka
- وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَwa-maa kaanuu munzhariinadan mereka tidak diberi penangguhan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar b-k-y, s-m-w, a-r-d, k-w-n, n-zh-r): maa bakat alayhimu s-samaa' wa l-ard diterjemahkan 'langit & bumi tak menangisi mereka' (akar b-k-y, kehinaan total: alam tak berduka atas kebinasaan tiran); munzhariin diterjemahkan 'diberi penangguhan' (akar n-zh-r). Selaras.
Aplikasi
Ayat kuat: 'langit dan bumi tidak menangisi mereka', gambaran puitis tentang kehinaan total, kepergian yang bahkan alam semesta pun tak berduka, kontras dengan anggapan kebesaran diri yang mereka pertahankan semasa hidup.