مَا خَلَقْنَاهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Tidaklah Kami ciptakan keduanya, kecuali dengan kebenaran. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مَا خَلَقْنَاهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّmaa khalaqnaahumaa illaa bi-l-haqqitidaklah Kami ciptakan keduanya kecuali dengan kebenaran
- وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَwa-laakinna aktsarahum laa ya'lamuunaakan tetapi kebanyakan dari mereka tidak mengetahui
Terjemahan per kata (8 kata)
- مَاmaatidaklah
- خَلَقْنَاهُمَاkhalaqnaahumaaKami menciptakan keduanya
- إِلَّاillaakecuali
- بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- أَكْثَرَهُمْaktsarahumkebanyakan mereka
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
Inti bacaan
Kelanjutan penegasan 'kecuali dengan hak', kebenaran dan tujuan melekat pada penciptaan sejak awal, meski 'kebanyakan dari mereka tidak mengetahui' kedalamannya.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa penciptaan alam semesta memiliki tujuan sejati, meski kebanyakan manusia tidak menyadarinya.
Renungan dan Hikmah
- Sesudah menyangkal, Allah menyebut yang sebenarnya. Bukan main-main. Melainkan dengan kebenaran.
- Yang tidak tahu disebut kebanyakan, bukan semua. Bukan seluruhnya. Sebagian besar.
- Allah menyangkal lebih dulu, menegaskan kemudian. Bukan begini. Melainkan begitu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).