إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَاتُهُمْ أَجْمَعِينَ
Sesungguhnya hari keputusan adalah waktu yang ditetapkan bagi mereka semuanya,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَاتُهُمْ أَجْمَعِينَinna yawma l-fashli miiqaatuhum ajma'iinasesungguhnya hari keputusan adalah waktu yang ditetapkan bagi mereka semuanya
Terjemahan per kata (5 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- يَوْمَyawmahari
- الْفَصْلِl-fashlikeputusan
- مِيقَاتُهُمْmiiqaatuhumwaktu yang ditetapkan bagi mereka
- أَجْمَعِينَajma'iinaseluruhnya
Inti bacaan
Bentuk (مِيقَاتُهُمْ, miiqaatuhum) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 44:40.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ, inna yawma l-fashli) yang berarti "sesungguhnya hari keputusan". Kata (إِنَّ, inna) berarti "sesungguhnya", (يَوْمَ, yawma) berakar ي-و-م dan berarti "hari", dan (الْفَصْلِ, l-fashli) berakar ف-ص-ل dan terjemahannya "keputusan". Susunan "hari" dengan "keputusan" muncul enam kali di empat surah, yaitu 37:21, 44:40, 77:13, 77:14, 77:38, dan 78:17. Dengan awalan inna susunan itu hanya ada di 44:40 dan 78:17. Di 37:20 sampai 37:21 dua sebutan hari berdampingan: (هَٰذَا يَوْمُ الدِّينِ, haadzaa yawmu d-diini) yang berarti "ini Hari Pertanggungjawaban" diucapkan oleh orang-orang yang berkata "Celakalah kami!", dan (هَٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ, haadzaa yawmu l-fashli) yang berarti "ini hari keputusan" mengikutinya satu ayat kemudian. Akar ف-ص-ل dipakai juga sebagai kata kerja dengan Tuhan sebagai pelakunya, misalnya (إِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ, inna rabbaka huwa yafshilu baynahum) yang berarti "sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang memutuskan di antara mereka" di 32:25. Susunan yafshilu baynahum muncul dua kali di dua surah, yaitu di 22:17 dan 32:25.
Kata kunci ayat ini ialah (مِيقَاتُهُمْ, miiqaatuhum) yang berarti "waktu yang ditetapkan bagi mereka". Kata ini tersusun dari (مِيقَاتُ, miiqaatu) yang berarti "waktu yang ditetapkan" dan akhiran (هُمْ, -hum) yang berarti "mereka". Akar miiqaat ialah و-ق-ت, akar yang menyangkut waktu, dan bentuk miiqaatuhum muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di ayat ini. Kata miiqaat sendiri muncul tujuh kali di lima surah, yaitu 7:142, 7:143, 7:155, 26:38, 44:40, 56:50, dan 78:17; Surah 7 memuatnya tiga kali. Tiga ayat di Surah 7 menyangkut waktu Musa, seperti (مِيقَاتُ رَبِّهِ, miiqaatu rabbihi) yang berarti "waktu Tuhannya" di 7:142, dan (لِمِيقَاتِنَا, li-miiqaatinaa) yang berarti "pada waktu yang Kami tentukan" di 7:143 dan 7:155. Empat ayat sisanya menyangkut sebuah hari: (لِمِيقَاتِ يَوْمٍ مَعْلُومٍ, li-miiqaati yawmin ma'luumin) yang berarti "pada hari yang telah ditentukan" di 26:38, bunyi serupa di 56:50, (كَانَ مِيقَاتًا, kaana miiqaatan) yang berarti "adalah waktu yang ditetapkan" di 78:17, dan ayat ini.
Di keempat ayat tentang hari itu, kata miiqaat berdekatan dengan kata yang menyangkut berkumpul atau datang. Di 26:38 bunyinya (فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيقَاتِ يَوْمٍ مَعْلُومٍ, fa-jumi'a s-saharatu li-miiqaati yawmin ma'luumin) yang berarti "maka dikumpulkanlah para penyihir pada hari yang telah ditentukan". Di 56:50 bunyinya (لَمَجْمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَاتِ يَوْمٍ مَعْلُومٍ, la-majmuu'uuna ilaa miiqaati yawmin ma'luumin) yang berarti "benar-benar akan dikumpulkan pada waktu hari yang telah ditentukan". Ayat sesudah 78:17 memuat (فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا, fa-ta'tuuna afwaajan) yang berarti "lalu kalian datang berbondong-bondong". Terjemahan memakai "ditetapkan" untuk miiqaat, sama dengan 78:17, karena akar و-ق-ت menyangkut waktu dan tidak mengandung janji. Kata "janji" dipakai untuk akar و-ع-د, misalnya di 15:43, (لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ, la-maw'iduhum ajma'iina) yang berarti "benar-benar tempat yang dijanjikan untuk mereka semua". Kalimat 15:43 dan 44:40 sama-sama berakhir pada -hum ajma'iina, dan padanan yang berbeda untuk maw'id dan miiqaat menjaga perbedaan kedua kata itu.
Kata terakhir ialah (أَجْمَعِينَ, ajma'iina) yang berarti "semuanya". Kata ini berakar ج-م-ع dan muncul dua puluh tiga kali di enam belas surah, yaitu 2:161, 3:87, 6:149, 7:18, 7:124, 11:119, 12:93, 15:39, 15:43, 15:59, 15:92, 16:9, 21:77, 26:49, 26:65, 26:170, 27:51, 32:13, 37:134, 38:82, 38:85, 43:55, dan 44:40. Jumlah surahnya lebih kecil karena Surah 15 memuatnya empat kali, Surah 26 tiga kali, dan Surah 7 serta Surah 38 masing-masing dua kali. Akar ج-م-ع juga menjadi akar kata kerja "dikumpulkan" di 26:38 dan 56:50, dua ayat yang memuat miiqaat seperti 44:40. Di 44:40 kata ajma'iina berarti "semuanya" dan terjemahan tidak menambahkan "dikumpulkan", karena kata kerja itu tidak ada di ayat ini. Tanda koma di ujung terjemahan menandai bahwa kalimat berlanjut ke 44:41, yang dibuka dengan (يَوْمَ, yawma) yang berarti "hari".
Tafsiran
Ayat ini beralih dari penciptaan ke satu hari yang disebut dengan namanya. Ayat 44:38 dan 44:39 berbicara tentang apa yang Kami ciptakan, dan 44:40 berbicara tentang waktu bagi mereka semuanya. Suara dalam ayat juga berubah: ayat 44:37 sampai 44:39 memakai Kami sebagai pelaku, sedangkan 44:40 menjadikan hari itu sebagai pokok kalimatnya. Kutipan di 44:35 menyangkal "dibangkitkan", yaitu (مُنْشَرِينَ, munsyariina), sedangkan 44:40 menyebut sebuah hari dengan nama lain, hari keputusan.
Surah 44 menyebut sebuah hari dua kali sebelum ayat ini, yaitu hari langit mendatangkan kabut asap di 44:10 dan hari Kami menghantam dengan hantaman yang terbesar di 44:16. Kedua hari itu disebut lewat apa yang terjadi padanya, sedangkan 44:40 memberi sebuah hari nama dan waktu. Ayat 44:40 tidak menyebut apakah hari ini sama dengan salah satu dari dua hari tadi.
Ayat 44:40 juga tidak menyebut siapa "mereka" itu dan tidak menyebut apakah nenek moyang yang diminta di 44:36 termasuk di antara mereka. Ayat-ayat lain menyebut orang-orang terdahulu sebagai pihak yang dikumpulkan. Ayat 56:49 sampai 56:50 berbunyi bahwa orang-orang terdahulu dan orang-orang kemudian benar-benar akan dikumpulkan pada waktu hari yang telah ditentukan, dan 77:38 berbunyi bahwa Kami mengumpulkan kalian bersama orang-orang terdahulu pada hari keputusan. Dua ayat itu memberi petunjuk tentang pertanyaan yang dibiarkan terbuka oleh 44:40, yaitu apakah orang-orang terdahulu ikut dalam hari itu.
Kalimat ini belum selesai di 44:40, karena 44:41 membuka dengan kata "hari" lagi. Ayat 44:40 sendiri memuat nama hari, bahwa hari itu bagi mereka semuanya, dan bahwa waktunya sudah ditetapkan.
Renungan dan Hikmah
- Ayat 44:40 menyebut satu waktu bagi mereka semuanya, tanpa daftar nama. Kata semuanya menaruh mereka pada waktu yang sama, dan ayat tidak menyebut giliran bagi tiap orang. Ayat 44:8 menyebut Dia menghidupkan dan mematikan, dan 44:40 menyebut satu waktu yang mencakup mereka semuanya. Pembaca yang membayangkan hari keputusan sebagai urusan masing-masing yang berlangsung terpisah dari orang lain dapat memperhatikan bahwa ayat ini menaruh semuanya di waktu yang sama. Siapa yang dibayangkan pembaca berada di titik yang sama dengannya pada hari itu, dan siapa yang tidak dibayangkannya?
- Kata miiqaat di 7:143 disebut milik Kami, (لِمِيقَاتِنَا, li-miiqaatinaa), dan di 7:142 disebut waktu Tuhannya. Dua ayat itu, dalam kisah Musa, menaruh waktu yang ditetapkan pada pihak yang menetapkannya. Ayat 44:40 memuat kata yang sama tanpa penetap yang disebut. Pembaca yang mendengar tentang sebuah waktu yang sudah ditetapkan dapat memeriksa apakah siapa penetapnya langsung terbayang, dan apakah bayangan itu berasal dari ayat atau dari kebiasaan sendiri. Bila 44:40 dibaca bersama 7:142 dan 7:143, siapa yang diingat pembaca sebagai pemilik waktu itu, dan atas dasar ayat mana?
- Hari itu bernama hari keputusan, nama yang menunjuk pekerjaan memutuskan. Di 32:25 pekerjaan itu dikerjakan oleh Tuhanmu, Dialah yang memutuskan di antara mereka, dan di 37:20 sampai 37:21 dua nama hari disebut berurutan, Hari Pertanggungjawaban lalu hari keputusan. Dua nama itu dapat dibaca menunjuk dua sisi: yang pertama menunjuk apa yang diminta dari manusia, dan yang kedua menunjuk apa yang dikerjakan atas perselisihan mereka. Dari sisi mana pembaca paling sering membayangkan hari itu, dan apa yang terlihat bila sisi lainnya yang dipandang lebih dulu?
- Ayat 44:36 meminta nenek moyang didatangkan, dan 44:40 menyebut waktu bagi mereka semuanya. Ayat 77:38 menyebut Kami mengumpulkan kalian bersama orang-orang terdahulu, dan 56:49 sampai 56:50 menyebut orang-orang terdahulu dan orang-orang kemudian dikumpulkan pada hari yang ditentukan. Tuntutan agar nenek moyang didatangkan bertemu dengan ayat-ayat yang menyebut orang-orang terdahulu akan dikumpulkan, dan pengumpulan itu disebut berlangsung pada hari yang ditentukan. Pembaca yang meminta sesuatu pada waktunya sendiri dapat memeriksa apakah jawabannya menunggu di waktu lain. Apa yang berubah pada tuntutan bila waktu pemenuhannya tidak lagi berada di tangan peminta?
- Ayat 15:43 menyebut tempat yang dijanjikan bagi mereka semua dengan akar janji, dan 44:40 menyebut waktu bagi mereka semuanya dengan akar waktu. Pola kalimatnya sama, tetapi isinya berbeda: yang satu tentang tempat yang dijanjikan, yang lain tentang waktu yang ditetapkan. Kata janji menunjuk pada pihak yang berjanji, sedangkan kata waktu menunjuk pada sebuah titik dalam urutan hari. Pembaca yang mendengar kata hari keputusan dapat memperhatikan apakah kata itu terdengar sebagai janji yang menunggu ditepati atau sebagai titik waktu yang sedang didekati. Mana di antara keduanya yang lebih mengubah cara pembaca mengatur hari ini?
- Ayat 44:40 menamai hari itu sebelum hari itu tiba, dan nama yang sama muncul di 37:21, 77:13, 77:14, 77:38, dan 78:17, jadi enam kali di empat surah. Nama yang diulang ini melekat pada hari itu, tetapi ayat 44:40 tidak menyebut kapan waktunya tiba; yang disebut ialah bahwa waktunya sudah ditetapkan. Pembaca yang menunda urusan besar karena hari itu terasa jauh dapat memperhatikan bahwa nama hari itu dikenal lebih jelas daripada saat tibanya. Bagaimana sebuah hari terasa bagi pembaca bila namanya diulang di banyak ayat, tetapi saat tibanya tidak disebut di ayat ini?