ثُمَّ صُبُّوا فَوْقَ رَأْسِهِ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيمِ
kemudian, tuangkanlah di atas kepalanya azab berupa air yang mendidih.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ثُمَّ صُبُّوا فَوْقَ رَأْسِهِ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيمِtsumma shubbuu fawqa ra'sihi min 'adzaabi l-hamiimikemudian, tuangkanlah di atas kepalanya azab berupa air yang mendidih
Terjemahan per kata (7 kata)
- ثُمَّtsummakemudian
- صُبُّواshubbuutuangkanlah kalian
- فَوْقَfawqadi atas
- رَأْسِهِra'sihikepalanya
- مِنْmindari
- عَذَابِ'adzaabiazab
- الْحَمِيمِl-hamiimiair yang sangat panas
Inti bacaan
Detail lanjutan 'dituangkan di atas kepalanya azab berupa air yang mendidih', kelengkapan gambaran yang menekankan keseriusan peringatan yang telah disampaikan.
Penjelasan pilihan kata
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan perintah hukuman dengan siraman air mendidih di atas kepala pendosa.
Renungan dan Hikmah
- Perintah itu ditujukan Allah kepada pelaksana, bukan kepada terhukum. Yang diperintah penjaganya. Bukan yang dihukum.
- Yang disiram kepalanya, bagian yang paling dijaga. Bukan sembarang. Kepala.
- Perintahnya bersambung dari ayat sebelumnya tanpa jeda. Allah menaruhnya berurutan. Diseret dulu, disiram kemudian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-b-b, f-w-q, r-a-s, '-dz-b, h-m-m): subbuu diterjemahkan 'tuangkanlah' (akar s-b-b); fawqa ra'sihi diterjemahkan 'di atas kepalanya' (akar r-'-s); hamiim diterjemahkan 'air mendidih' (akar h-m-m). Selaras.