إِنَّ هَٰذَا مَا كُنْتُمْ بِهِ تَمْتَرُونَ
Sesungguhnya inilah apa yang dahulu kalian ragukan.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّ هَٰذَا مَا كُنْتُمْ بِهِ تَمْتَرُونَinna haadzaa maa kuntum bihi tamtaruunasesungguhnya inilah apa yang dahulu kalian ragukan
Terjemahan per kata (6 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- هَٰذَاhaadzaaini
- مَاmaaapa yang
- كُنْتُمْkuntumkalian selalu
- بِهِbihipadanya
- تَمْتَرُونَtamtaruunakalian meragukan
Inti bacaan
Konfirmasi final 'inilah apa yang dahulu kalian ragukan', momen ketika keraguan yang dipelihara selama hidup akhirnya terbukti keliru secara langsung dan tak terbantahkan.
Penjelasan pilihan kata
'Haadzaa' (dekat) benar diterjemahkan 'inilah'. Kutipan yang dibuka sejak 44:47 ditutup di akhir ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini menutup adegan dengan penegasan bahwa azab yang dirasakan adalah persis apa yang dahulu diragukan dan diingkari.
Renungan dan Hikmah
- Allah menutup adegan dengan menunjuk yang di depan mata. Inilah. Yang dulu diragukan.
- Yang dikembalikan keraguan mereka sendiri. Bukan tuduhan baru. Kalimat mereka dipulangkan.
- Kata dahulu menandai jaraknya. Allah menyebut waktu. Yang diragukan dulu, yang dihadapi sekarang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, m-r-y): tamtaruun diterjemahkan 'kalian ragukan' (akar m-r-y, azab yang dulu diragukan kini nyata). gloss '(azab)' dibuang.