يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ آمِنِينَ
Mereka meminta di dalamnya segala macam buah-buahan dengan aman.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ آمِنِينَyad'uuna fiihaa bi-kulli faakihatin aaminiinamereka meminta di dalamnya segala macam buah-buahan dengan aman
Terjemahan per kata (5 kata)
- يَدْعُونَyad'uunamereka menyeru
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- بِكُلِّbi-kullipada segala
- فَاكِهَةٍfaakihatinbuah
- آمِنِينَaaminiinadalam keadaan aman
Inti bacaan
Susunan (بِكُلِّ فَاكِهَةٍ, bi-kulli faakihatin) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 44:55.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (يَدْعُونَ, yad'uuna) yang berarti "mereka meminta". Kata kerja ini berakar د-ع-و dan muncul di dua puluh lima ayat di dua puluh tiga surah, yaitu 2:221, 3:104, 4:117, 6:52, 6:71, 6:108, 10:66, 11:101, 12:33, 13:14, 16:20, 17:57, 18:28, 21:90, 22:62, 25:68, 28:41, 29:42, 31:30, 32:16, 38:51, 40:20, 41:48, 43:86, dan 44:55. Di 6:52 dan 18:28 kata kerja itu disusul objek langsung, yaitu (يَدْعُونَ رَبَّهُمْ, yad'uuna rabbahum) yang berarti "menyeru Tuhan mereka", lalu huruf bi- yang menunjuk waktu pagi dan petang. Di 38:51 dan 44:55 tidak ada objek langsung, dan huruf bi- langsung disusul benda, yaitu (يَدْعُونَ فِيهَا بِفَاكِهَةٍ, yad'uuna fiihaa bi-faakihatin) yang berarti "meminta di dalamnya buah-buahan" di 38:51. Terjemahan memilih "meminta" untuk dua ayat yang menyebut benda itu dan "menyeru" untuk dua ayat yang menyebut Tuhan sebagai objek.
Akar yang sama muncul dalam bentuk lain di dua ayat tentang tempat yang sama. Di 36:57, (مَا يَدَّعُونَ, maa yadda'uuna) yang berarti "apa yang mereka minta", dan di 41:31, (مَا تَدَّعُونَ, maa tadda'uuna) yang berarti "apa yang kalian minta", terjemahan memakai "minta" juga. Dengan 38:51 dan 44:55, kata kerja dari akar د-ع-و diterjemahkan "minta" atau "meminta" di empat ayat yang menyebut penghuni tempat itu, yaitu 36:57, 38:51, 41:31, dan 44:55.
Kata (بِكُلِّ فَاكِهَةٍ, bi-kulli faakihatin) yang berarti "segala macam buah-buahan" tersusun dari bi-, kulli yang berarti "segala", dan faakihatin yang berarti "buah". Susunan persis itu muncul satu kali, di 44:55. Kata faakihatin berbentuk tunggal tak tentu, dan terjemahan memakai "buah-buahan" seperti di 36:57, 43:73, 55:11, 55:68, dan 80:31. Kata kulli disusul faakihatin muncul juga di 55:52, (مِنْ كُلِّ فَاكِهَةٍ, min kulli faakihatin) yang berarti "dari setiap buah", dan di sana kata itu disusul angka sepasang, sehingga terjemahan memakai "setiap" untuk menjaga hitungan per jenis. Di 44:55 tidak ada hitungan, dan terjemahan memakai "segala macam" seperti di 47:15, (مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ, min kulli ts-tsamaraati) yang berarti "segala macam buah". Jenis buah, jumlahnya, dan asalnya tidak dirinci.
Kata (آمِنِينَ, aaminiina) yang berarti "dengan aman" berakar أ-م-ن, akar yang sama dengan amiinin di 44:51. Kata itu muncul delapan kali di tujuh surah, yaitu 12:99, 15:46, 15:82, 26:146, 28:31, 34:18, 44:55, dan 48:27. Dua ayat menyebut orang di taman, yaitu 15:46, (ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ آمِنِينَ, udkhuluuhaa bi-salaamin aaminiina) yang berarti "masuklah ke dalamnya dengan keselamatan lagi aman", dan 44:55. Enam ayat lain tidak menyebut taman, misalnya 26:146, (أَتُتْرَكُونَ فِي مَا هَاهُنَا آمِنِينَ, a-tutrakuuna fii maa haahunaa aaminiina) yang berarti "apakah kalian akan dibiarkan tinggal di sini dalam keadaan aman", dan 28:31. Bentuk aaminiina berupa jamak, sama dengan pelaku yad'uuna, sedangkan faakihatin berbentuk tunggal. Karena itu aaminiina menerangkan keadaan para pelaku yang meminta, dan terjemahan "dengan aman" ditaruh di belakang kata kerja meminta.
Kata (فِيهَا, fiihaa) yang berarti "di dalamnya" memakai akhiran -haa yang menunjuk satu benda. Benda yang ditunjuk akhiran itu tidak dinamai. Kata terdekat dalam rangkaian ini yang menyebut tempat dan berbentuk jamak adalah jannaatin di 44:52, dan terjemahan membiarkan "di dalamnya" tanpa menambahkan kata taman.
Tafsiran
Ayat ini menutup daftar benda 44:51 sampai 44:55 dengan buah dan dengan kata kerja yang pelakunya orang bertakwa sendiri. Sesudah pemasangan oleh Kami di 44:54, rangkaian berakhir pada pihak yang meminta. Dalam lima ayat itu orang bertakwa menjadi pelaku di 44:53 dan 44:55, dan menjadi penerima di 44:54. Dengan demikian daftar itu dibuka oleh tempat dan ditutup oleh perbuatan para penghuninya.
Daftar tinggalan kaum Firaun di surah yang sama juga ditutup oleh akar yang sama dengan ayat ini. Ayat 44:27, (وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَ, wa-na'matin kaanuu fiihaa faakihiina) yang berarti "dan kenikmatan yang di dalamnya dahulu mereka bersuka ria", menutup daftar 44:25 sampai 44:27 dengan kata faakihiina dari akar ف-ك-ه. Ayat 44:55 menutup daftar 44:51 sampai 44:55 dengan faakihatin dari akar yang sama. Penutup pertama menyebut kesenangan yang pernah dinikmati dan sudah ditinggalkan, sedangkan penutup kedua menyebut buah yang diminta. Kedua penutup itu tidak disamakan, karena 44:27 memakai bentuk pelaku dan 44:55 memakai bentuk benda.
Surah ini juga memuat makanan lain. Ayat 44:43 sampai 44:46 menyebut pohon zaqqum sebagai (طَعَامُ الْأَثِيمِ, tha'aamu l-atsiimi) yang berarti "makanan orang yang banyak berdosa", yang mendidih di dalam perut. Dalam empat ayat itu tidak ada kata kerja meminta. Ayat 44:55 memuat kata kerja meminta dan benda yang diminta dalam segala macamnya, dan ayat itu tidak memakai kata tha'aam. Dua makanan itu berdampingan di satu surah, dan cara penyebutannya berbeda, yaitu yang pertama sebagai sesuatu yang dimakan dan mendidih, dan yang kedua sebagai sesuatu yang diminta dengan aman.
Ayat 44:56 menyebut dua hal yang tidak dialami penghuninya, yaitu kematian selain yang pertama dan azab neraka. Ayat 44:55 tidak menyatakan bahwa aaminiina merujuk pada kedua hal itu, sehingga keduanya dibaca berdampingan tanpa disamakan.
Renungan dan Hikmah
- Ayat 44:55 menaruh kata dengan aman di ujung kalimat, sesudah kata meminta dan benda yang diminta. Di 28:30 pembicaranya memperkenalkan diri, "Aku adalah Allah, Tuhan seluruh alam", dan di 28:31 pembicara itu berkata kepada Musa, "jangan takut; sesungguhnya engkau termasuk orang-orang yang aman". Dua ayat itu berasal dari konteks yang berbeda dan tidak disamakan, tetapi keduanya menaruh kata aman dekat dengan sebuah ucapan yang melarang takut. Orang yang pernah meminta sesuatu dengan perasaan gentar dapat membandingkannya dengan permintaan di 44:55. Seperti apa wujud sebuah permintaan bila yang meminta tidak lagi gentar, dan kepada siapa permintaan itu ditujukan?
- Di 12:99 dan 48:27 kata aman muncul tepat sesudah "insyaallah" dan "jika Allah menghendaki", dalam ucapan tentang tempat yang akan dimasuki. Ayat 44:55 menyebut keadaan aman tanpa frasa itu. Dua ayat pertama berupa ucapan tentang yang akan datang, sedangkan 44:55 berupa gambaran, sehingga keduanya tidak saling menggantikan. Orang yang sedang membangun rasa aman untuk keluarganya, dengan tabungan, rumah, atau pekerjaan, dapat memperhatikan kapan kata aman diucapkan bersama kehendak Allah dan kapan diucapkan sebagai kenyataan. Bila rasa aman itu dibaca ulang dengan kalimat "jika Allah menghendaki" di depannya, bagian mana yang terasa berubah?
- Dua daftar di surah 44 ditutup dengan akar yang sama, yaitu 44:27 dengan kesenangan yang dinikmati kaum yang pergi dan 44:55 dengan buah yang diminta orang bertakwa. Penutup pertama diikuti 44:28 yang menyebut pewarisan kepada kaum lain, sedangkan penutup kedua diikuti 44:56 yang menyebut kematian dan azab tidak menimpa mereka. Orang yang menyusun daftar miliknya dapat memperhatikan benda yang berada di ujung daftar itu. Apa yang ada di ujung daftarnya, dan apa yang tertulis tentang siapa yang kelak memintanya atau mewarisinya?
- Surah ini menyebut makanan orang yang banyak berdosa di 44:44 dan buah yang diminta orang bertakwa di 44:55. Yang pertama mendidih di dalam perut menurut 44:45, dan yang kedua diminta dengan aman. Ayat 44:42 menyebut orang yang diberi rahmat oleh Allah sebagai pengecualian pada hari keputusan, dan tidak ada ayat yang menyatakan bahwa orang itu sama dengan penghuni di 44:55. Dua makanan itu memperlihatkan dua keadaan di meja yang sama, yaitu sesuatu yang harus ditelan dan sesuatu yang dipilih. Pembaca dapat menghitung makanan kemarin yang ditelan karena terpaksa dan makanan yang dipilih dengan bebas. Di antara dua jenis itu, mana yang paling sering dimakannya, dan apakah ada nama pemberi yang diingatnya pada salah satunya?
- Ayat 44:55 menyebut segala macam buah tanpa angka, sedangkan 55:52 menyebut setiap buah dengan hitungan sepasang. Permintaan di 44:55 tidak dibatasi jenisnya menurut ayat itu. Ayat 55:52 dan 44:55 berada di surah yang berbeda dan tidak bertentangan, karena yang satu memuat hitungan dan yang lain memuat keragaman. Orang yang hari ini ditanya apa yang diminta dapat memperhatikan apakah permintaannya biasanya memakai angka dan nama jenis. Seandainya jenisnya tidak dibatasi seperti di ayat ini, kategori apa yang akan disebutnya, dan kepada Tuhan atau kepada orang lain permintaan itu pertama kali disampaikan?
- Dalam rangkaian 44:51 sampai 44:55, kata kerja terakhir adalah meminta, dan pelakunya orang bertakwa. Di 41:31 penghuni tempat itu juga disebut mendapat apa yang mereka minta, dan ayat itu didahului pernyataan "Tuhan kami adalah Allah" di 41:30. Dua ayat itu memakai akar yang sama untuk meminta, tetapi 41:31 menyebut apa yang dijamin kepada mereka, sedangkan 44:55 menyebut apa yang mereka lakukan. Dapat dibaca bahwa penghuni tempat itu digambarkan sebagai pelaku di 44:53 dan 44:55 dan sebagai penerima di 44:54. Orang yang terbiasa menunggu diberi dapat bertanya, kapan terakhir kali permintaan itu dinyatakan dengan jelas, dan apakah pernah diucapkan kepada Allah secara langsung?