وَفِي خَلْقِكُمْ وَمَا يَبُثُّ مِنْ دَابَّةٍ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ
Pada penciptaan kalian dan makhluk bergerak yang Dia sebarkan terdapat tanda-tanda bagi kaum yang yakin.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَفِي خَلْقِكُمْ وَمَا يَبُثُّ مِنْ دَابَّةٍwa-fii khalqikum wa-maa yabutstsu min daabbatinpada penciptaan kalian dan makhluk bergerak yang Dia sebarkan
- آيَاتٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَaayaatun li-qawmin yuuqinuunaterdapat tanda-tanda bagi kaum yang yakin
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَفِيwa-fiidan pada
- خَلْقِكُمْkhalqikumpenciptaan kalian
- وَمَاwa-maadan apa yang
- يَبُثُّyabutstsuDia menyebarkan
- مِنْmindari
- دَابَّةٍdaabbatinmakhluk bergerak
- آيَاتٌaayaatuntanda-tanda
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يُوقِنُونَyuuqinuunayakin
Inti bacaan
Frasa (لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ, li-qawmin yuuqinuuna) muncul empat kali di Al-Qur'an, yaitu di 2:118, 5:50, 45:4, dan 45:20.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَفِي خَلْقِكُمْ, wa-fii khalqikum) yang berarti "dan pada penciptaan kalian". Kata (خَلْقِ, khalqi) berakar خ-ل-ق dan menamai perbuatan menciptakan, dan akhiran (كُمْ, -kum) yang berarti "kalian" menunjuk beberapa orang yang diajak bicara. Bentuk (خَلْقِكُمْ, khalqikum) hanya muncul di 45:4. Susunan (إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, inna fii khalqi s-samaawaati wa-l-ardhi) yang berarti "sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi" muncul di 2:164 dan 3:190, dengan langit dan bumi sebagai yang diciptakan. Di 45:4 pendengar sendiri disebut sebagai yang diciptakan. Terjemahan memakai "kalian" dan tidak "kamu", sama seperti di 4:1, tempat (خَلَقَكُمْ, khalaqakum) berarti "menciptakan kalian".
Bagian kedua, (وَمَا يَبُثُّ مِنْ دَابَّةٍ, wa-maa yabutstsu min daabbatin) yang berarti "dan makhluk bergerak yang Dia sebarkan", memuat kata kerja (يَبُثُّ, yabutstsu) dari akar ب-ث-ث. Bentuk sedang berlangsung ini hanya muncul sekali, di 45:4. Bentuk lampaunya, (بَثَّ, batstsa), muncul di empat ayat, yaitu 2:164, 4:1, 31:10, dan 42:29. Di 2:164 dan 31:10 kata itu disusul (مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ, min kulli daabbatin) yang berarti "segala jenis makhluk bergerak", dan di 42:29 disusul (مِنْ دَابَّةٍ, min daabbatin), susunan yang sama dengan 45:4. Ketiga ayat itu diterjemahkan dengan "menyebarkan", sedangkan di 4:1 objeknya laki-laki dan perempuan, (رِجَالًا كَثِيرًا, rijaalan katsiiran) yang berarti "laki-laki yang banyak", dan terjemahannya "memperkembangbiakkan". Karena objek di 45:4 adalah makhluk bergerak seperti di tiga ayat yang pertama, terjemahan memakai "sebarkan" dan tidak "tebarkan", agar akar yang sama terbaca sama.
Kata (دَابَّةٍ, daabbatin) berakar د-ب-ب dan berbentuk tunggal tak tentu. Susunan (مِنْ دَابَّةٍ, min daabbatin) muncul sembilan kali, yaitu di 6:38, 11:6, 11:56, 16:49, 16:61, 29:60, 35:45, 42:29, dan 45:4. Terjemahan 45:4 memakai "makhluk bergerak" tanpa membedakan jumlah, seperti di 16:49, 16:61, dan 35:45. Kata yang lebih sempit, seperti "hewan", tidak dipakai karena tidak ada kata lain di ayat ini yang membatasi daabbatin pada satu jenis.
Kata (آيَاتٌ, aayaatun) yang berarti "tanda-tanda" di sini berakhiran -un. Susunan (آيَاتٌ لِقَوْمٍ, aayaatun li-qawmin) muncul dua kali, yaitu di 45:4 dan 45:5, dan keduanya hadir tanpa kata sesungguhnya serta tanpa penegas la- yang ada di 45:3. Terjemahan menambahkan "terdapat" karena ayat Arab ini memuat keberadaan tanpa kata kerja, seperti di 45:3.
Frasa (لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ, li-qawmin yuuqinuuna) yang berarti "bagi kaum yang yakin" tersusun dari (لِ, li) yang berarti "bagi", (قَوْمٍ, qawmin) yang berarti "kaum", dan (يُوقِنُونَ, yuuqinuuna) yang berarti "yang yakin", kata kerja sedang berlangsung dari akar ي-ق-ن. Frasa ini muncul empat kali, yaitu di 2:118, 5:50, 45:4, dan 45:20. Isi pemberian bagi kaum itu berlainan di tiap ayat, yaitu tanda-tanda yang dijelaskan, (قَدْ بَيَّنَّا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ, qad bayyannaa l-aayaati li-qawmin yuuqinuuna), di 2:118, putusan di (وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ, wa-man ahsanu mina llaahi hukman li-qawmin yuuqinuuna) di 5:50, tanda-tanda di 45:4, dan pedoman, petunjuk, serta rahmat di (هَٰذَا بَصَائِرُ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ, haadzaa bashaa'iru li-n-naasi wa-hudan wa-rahmatun li-qawmin yuuqinuuna) di 45:20. Terjemahan memakai "yakin" untuk yuuqinuuna di semua kemunculannya.
Tafsiran
Ayat ini memindahkan daftar tanda dari tempat ke pendengarnya sendiri. Ayat 45:3 membicarakan langit dan bumi serta orang-orang mukmin sebagai pihak ketiga, sedangkan 45:4 memakai kata kalian. Ayat ini menyapa beberapa orang sekaligus, padahal 45:2, 45:3, dan 45:5 tidak memuat kata ganti orang kedua dan 45:6 memakai kata ganti tunggal untuk satu penerima, yaitu (عَلَيْكَ, 'alayka) yang berarti "kepadamu". Pendengar yang tadi melihat langit dan bumi dari luar kini disebut sebagai bagian dari daftar itu.
Daftar yang sama muncul dalam bentuk lain di 42:29, yang menyebut (خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, khalqu s-samaawaati wa-l-ardhi) yang berarti "penciptaan langit dan bumi" dan makhluk bergerak yang Dia sebarkan sebagai bagian dari tanda-tanda-Nya. Ayat 42:29 tidak memuat penciptaan pendengar. Daftar di 45:3 dan 45:4 memuat butir itu, sehingga langit, bumi, pendengar, dan makhluk bergerak berada dalam satu rangkaian tanda.
Penciptaan kalian dan makhluk bergerak yang disebarkan disambung dengan kata dan, tanpa tingkatan di antara keduanya. Keduanya sama-sama bagian dari tanda yang ditunjukkan bagi kaum tertentu, dan tidak ada kata yang menaruh salah satunya lebih tinggi.
Kaum itu disebut berbeda dari 45:3. Di 45:3 penerimanya disebut dengan kata benda yang sudah tentu, orang-orang mukmin, sedangkan di 45:4 penerimanya disebut dengan kata benda tak tentu yang disusul kata kerja, kaum yang yakin. Penerima yang sama muncul lagi di 45:20 untuk pedoman, petunjuk, dan rahmat. Dengan begitu surah ini memakai satu sebutan penerima untuk dua jenis pemberian, yang pertama berupa tanda-tanda dalam penciptaan di 45:4, dan yang kedua berupa pedoman di 45:20.
Renungan dan Hikmah
- Dalam daftar tanda di 45:3 sampai 45:5, pendengar muncul sebagai butir di 45:4. Pembaca yang tadi melihat langit dan bumi dari kejauhan sekarang disebut di antara hal-hal yang dijadikan tanda. Pembaca yang menempatkan dirinya di belakang kaca pemandangan mendapati ayat ini menyingkirkan kaca itu. Apa yang berubah pada cara pembaca memandang tubuhnya sendiri, bila tubuh itu dinamai tanda di surah yang sama dengan langit dan bumi?
- Penciptaan kalian dan makhluk bergerak yang Dia sebarkan disambung dengan satu kata dan, tanpa urutan derajat. Pembaca yang terbiasa menaruh dirinya di puncak daftar makhluk tidak menemukan puncak itu di ayat ini. Daftar tanda ini menaruh keduanya berdampingan, tanpa membahas apakah manusia berbeda dari makhluk lain. Seekor makhluk yang lewat di depan pembaca dan pembaca sendiri sama-sama disebut sebagai bahan perenungan. Apa yang terlihat bila pembaca memandang makhluk bergerak di sekitarnya dengan cara yang sama seperti memandang dirinya sendiri sebagai tanda?
- Kata kerja yang dipakai untuk makhluk bergerak di 45:4 berbentuk sedang berlangsung, sehingga penyebaran itu tidak dituturkan sebagai kejadian yang sudah selesai. Pembaca yang menatap jalanan, kebun, atau langit melihat makhluk yang masih bergerak dan masih tersebar pada saat yang sama dengan bacaan itu berlangsung. Ayat 42:29 memakai bentuk lampau untuk hal yang sama dan menyebutnya tanda-tanda-Nya, sedangkan 45:4 memakai bentuk sedang berlangsung. Pembaca dapat memperhatikan perbedaan antara membaca penyebaran makhluk sebagai kisah lama dan membacanya sebagai sesuatu yang masih terjadi di sekelilingnya, oleh Dia yang menyebarkannya. Apa yang tampak bila pembaca mengamati satu makhluk kecil di dekatnya selama semenit?
- Ayat 45:3 berbicara tentang orang-orang mukmin sebagai pihak ketiga, lalu 45:4 beralih memakai kata kalian. Peralihan itu terjadi dari satu ayat ke ayat berikutnya, tanpa kata pengantar yang memberitahu bahwa pembicaraan kini ditujukan langsung. Pembaca yang tadinya mengikuti dari tepi mendapati dirinya disapa. Pembaca yang membaca sambil menyimpan kesan bahwa ayat-ayat ini ditujukan kepada orang lain dapat memeriksa pada ayat mana kesan itu mulai goyah. Pada titik mana dalam bacaannya kalimat berhenti terasa seperti tentang orang lain dan mulai terasa seperti tentang dirinya sendiri?
- Penerima tanda di 45:4 disebut kaum yang yakin, dan penerima yang sama disebut lagi di 45:20 untuk pedoman, petunjuk, dan rahmat. Ayat ini tidak mengatakan bahwa tanda-tanda penciptaan menimbulkan keyakinan, dan tidak mengatakan bahwa keyakinan sudah ada lebih dulu. Pembaca yang sedang ragu tidak diberi tahu bahwa dirinya berada di luar kaum itu, dan pembaca yang sudah yakin tidak diberi tahu bahwa tanda-tanda itu sudah selesai dengannya. Apakah yakin bagi pembaca adalah titik berangkat bagi melihat tanda, atau hasil yang datang sesudah melihatnya?
- Ayat 29:60 juga menaruh makhluk bergerak dan kalian dalam satu kalimat, dan di sana keduanya dikaitkan dengan rezeki, sebab Allah memberi rezeki kepada makhluk bergerak yang tidak membawa rezekinya dan kepada kalian. Ayat 45:4 menaruh kedua pihak yang sama dalam satu daftar tanda, dan 45:5 menyebut rezeki yang diturunkan Allah dari langit. Pembaca yang membaca ketiga ayat itu berdampingan mendapati dirinya berada di samping makhluk yang tidak membawa rezekinya, dalam kalimat yang menyebut siapa yang memberi rezeki. Apa yang berubah pada cara pembaca menyebut hasil kerjanya sendiri, bila hasil itu ditaruh di samping seekor makhluk kecil di halamannya?