وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ رِزْقٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Dan pergantian malam dan siang serta rezeki yang diturunkan Allah dari langit, lalu dihidupsuburkannya bumi sesudah matinya, dan pada perkisaran angin terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِwa-khtilaafi l-layli wa-n-nahaaridan pergantian malam dan siang
- وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ رِزْقٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاwa-maa anzala llaahu mina s-samaa'i min rizqin fa-ahyaa bihi l-arda ba'da mawtihaaserta rezeki yang diturunkan Allah dari langit, lalu dihidupsuburkannya bumi sesudah matinya
- وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَwa-tasriifi r-riyaahi aayaatun li-qawmin ya'qiluunadan pada perkisaran angin terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti
Catatan pilihan kata (ringkas)
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'And in the alternation of night and day, and in what God sends down from the sky of provision and gives life thereby to the earth after its death, and in the circulation of the winds are proofs for people who reason.'
Aplikasi
Tanda ketiga berupa fenomena harian: 'pergantian malam dan siang... perkisaran angin'. Konkretnya: hierarki bukti yang bertingkat dari makrokosmos hingga fenomena sehari-hari, ditujukan kepada kelompok berbeda (mukmin, yakin, berakal), menunjukkan jalan menuju kesadaran spiritual bisa dimulai dari berbagai titik pengamatan yang tersedia bagi siapa saja.