وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ رِزْقٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Dan pergantian malam dan siang serta rezeki yang diturunkan Allah dari langit, lalu dihidupsuburkannya bumi sesudah matinya, dan pada perkisaran angin terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِwa-khtilaafi l-layli wa-n-nahaaridan pergantian malam dan siang
- وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ رِزْقٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاwa-maa anzala llaahu mina s-samaa'i min rizqin fa-ahyaa bihi l-ardha ba'da mawtihaaserta rezeki yang diturunkan Allah dari langit, lalu dihidupsuburkannya bumi sesudah matinya
- وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ آيَاتٌ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَwa-tashriifi r-riyaahi aayaatun li-qawmin ya'qiluunadan pada perkisaran angin terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti
Terjemahan per kata (20 kata)
- وَاخْتِلَافِwa-khtilaafidan pergantian
- اللَّيْلِl-laylimalam
- وَالنَّهَارِwa-n-nahaaridan siang
- وَمَاwa-maadan apa yang
- أَنْزَلَanzalamenurunkan
- اللَّهُllaahuAllah
- مِنَminadari
- السَّمَاءِs-samaa'ilangit
- مِنْmindari
- رِزْقٍrizqinrezeki
- فَأَحْيَاfa-ahyaalalu Dia menghidupkan
- بِهِbihidengannya
- الْأَرْضَl-ardhabumi
- بَعْدَba'dasesudah
- مَوْتِهَاmawtihaamatinya
- وَتَصْرِيفِwa-tashriifidan pengisaran
- الرِّيَاحِr-riyaahiangin
- آيَاتٌaayaatuntanda-tanda
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يَعْقِلُونَya'qiluunayang mengerti
Inti bacaan
Tanda ketiga berupa fenomena harian: 'pergantian malam dan siang. perkisaran angin'. Konkretnya: hierarki bukti yang bertingkat dari makrokosmos hingga fenomena sehari-hari, ditujukan kepada kelompok berbeda (mukmin, yakin, berakal), menunjukkan jalan menuju kesadaran spiritual bisa dimulai dari berbagai titik pengamatan yang tersedia bagi siapa saja.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Pada)', '(dengan air hujan)', dan '(pula)' tidak dipakai.
Tafsiran
Ayat ini menutup daftar tanda kebesaran Allah dengan pergantian waktu, curah hujan yang menghidupkan bumi, dan perkisaran angin.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tiga tanda: pergantian malam-siang, hujan yang menghidupkan bumi, dan perkisaran angin. Ketiganya. Semuanya yang bergerak, bukan yang diam.
- Penerimanya disebut kaum yang mengerti. Berbeda dari ayat sebelumnya. Tiap tingkat tanda diberi penerima yang berlainan.
- Allah menamai hujan itu rezeki yang diturunkan. Bukan air. Yang jatuh dinamai menurut gunanya, bukan menurut bendanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.