هَٰذَا هُدًى ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَهُمْ عَذَابٌ مِنْ رِجْزٍ أَلِيمٌ
Ini adalah petunjuk. Orang-orang yang kufur terhadap tanda-tanda Tuhannya akan mendapat azab berupa siksaan yang sangat pedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- هَٰذَا هُدًىhaadzaa hudanini adalah petunjuk
- وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَهُمْ عَذَابٌ مِنْ رِجْزٍ أَلِيمٌwa-lladziina kafaruu bi-aayaati rabbihim lahum 'adzaabun min rijzin aliimunorang-orang yang kufur terhadap tanda-tanda Tuhannya akan mendapat azab berupa siksaan yang sangat pedih
Terjemahan per kata (11 kata)
- هَٰذَاhaadzaaini
- هُدًىhudanpetunjuk
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- بِآيَاتِbi-aayaatipada tanda-tanda
- رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
- لَهُمْlahumbagi mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- مِنْmindari
- رِجْزٍrijzinazab
- أَلِيمٌaliimunyang pedih
Inti bacaan
Identitas teks sebagai 'petunjuk', kejelasan fungsi wahyu sebagai panduan hidup, bukan sekadar kumpulan aturan tanpa tujuan.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Al-Qur'an)' dan '(yang agung)' tidak dipakai. 'Haadzaa' (dekat) benar diterjemahkan 'ini'.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa tanda-tanda yang disebutkan sebelumnya adalah petunjuk, dan kekufuran terhadapnya berbuah azab yang pedih.
Renungan dan Hikmah
- Allah menamai kitab itu petunjuk, bukan hukum. Yang menunjukkan jalan. Bukan yang menghukum.
- Kalimatnya pendek lalu berbalik keras. Yang pertama lembut. Yang kedua tajam.
- Yang dikufuri disebut tanda-tanda Tuhannya. Allah memakai kata itu. Bukan menolak aturan, melainkan menolak petunjuk.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.