قُلْ لِلَّذِينَ آمَنُوا يَغْفِرُوا لِلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ أَيَّامَ اللَّهِ لِيَجْزِيَ قَوْمًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
“Katakanlah kepada orang-orang yang beriman, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak mengharapkan hari-hari Allah, karena Dia akan memberi ganjaran kepada suatu kaum atas apa yang telah mereka usahakan.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قُلْ لِلَّذِينَ آمَنُواqul li-lladziina aamanuukatakanlah kepada orang-orang yang beriman
- يَغْفِرُوا لِلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ أَيَّامَ اللَّهِyaghfiruu li-lladziina laa yarjuuna ayyaama llaahihendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak mengharapkan hari-hari Allah
- لِيَجْزِيَ قَوْمًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَli-yajziya qawman bi-maa kaanuu yaksibuunakarena Dia akan memberi ganjaran kepada suatu kaum atas apa yang telah mereka usahakan
Terjemahan per kata (14 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- يَغْفِرُواyaghfiruumereka mengampuni
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- لَاlaatidak
- يَرْجُونَyarjuunamereka mengharapkan
- أَيَّامَayyaamahari-hari
- اللَّهِllaahiAllah
- لِيَجْزِيَli-yajziyaagar Dia membalas
- قَوْمًاqawmankaum
- بِمَاbi-maaatas apa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَكْسِبُونَyaksibuunamereka usahakan
Inti bacaan
Instruksi penting pemaafan: 'hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak mengharapkan akan hari-hari Allah', pengalihan penghakiman akhir kepada otoritas yang lebih tinggi membebaskan individu dari beban membalas dendam sendiri.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Nabi Muhammad)' dan '(pembalasan)' tidak dipakai. Kutipan ganda dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri: perintah 'qul' yang spesifik dan lengkap; 45:15 beralih ke pepatah umum narator, bukan lanjutan isi yang harus dikatakan.
Tafsiran
Ayat ini menyerukan sikap pemaaf terhadap orang-orang yang tidak berharap pada pembalasan Allah, menyerahkan urusan ganjaran sepenuhnya kepada-Nya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh memaafkan pihak yang tak mengharapkan hari-hari-Nya. Justru mereka. Yang paling pantas dibalas justru yang diperintahkan dimaafkan.
- Alasannya Dia sebut Dia sendiri yang akan memberi ganjaran. Bukan karena mereka tak bersalah. Memaafkan di sini bukan menghapus perkara, melainkan memindahkan penanganannya.
- Allah memakai sebutan hari-hari Allah. Jamak, bukan tunggal. Bukan satu hari perhitungan saja, melainkan hari-hari yang datang berulang sepanjang sejarah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…eriman, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak m…”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Dalam ayat ini, 'ghafara' tanpa kata sandang al-. ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').