ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ
Kemudian, Kami jadikan engkau mengikuti syariat dari urusan. Maka, ikutilah ia dan janganlah engkau ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِtsumma ja'alnaaka 'alaa syarii'atin mina l-amrikemudian, Kami jadikan engkau mengikuti syariat dari urusan
- فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَfa-ttabi'haa wa-laa tattabi' ahwaa'a lladziina laa ya'lamuunamaka, ikutilah ia dan janganlah engkau ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui
Terjemahan per kata (13 kata)
- ثُمَّtsummakemudian
- جَعَلْنَاكَja'alnaakaKami menjadikanmu
- عَلَىٰ'alaaatas
- شَرِيعَةٍsyarii'atinsyariat
- مِنَminadari
- الْأَمْرِl-amriurusan
- فَاتَّبِعْهَاfa-ttabi'haamaka ikutilah ia
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- تَتَّبِعْtattabi'engkau mengikuti
- أَهْوَاءَahwaa'ahawa nafsu
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
Inti bacaan
Instruksi mengikuti 'syariat dari urusan itu' dan menghindari 'hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui', kejelasan jalur yang harus diikuti berhadapan dengan tekanan mengikuti opini populer tanpa dasar pengetahuan.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Nabi Muhammad)' dan '(syariat itu)' tidak dipakai. Kata 'itu' setelah 'urusan' juga dihapus: tidak ada demonstratif dalam teks Arab, hanya partikel makrifat 'al-'.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan posisi Nabi sebagai penerus syariat yang harus diikuti secara murni, tanpa terpengaruh hawa nafsu orang-orang yang tidak berilmu.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut ia dijadikan mengikuti syariat dari urusan. Bukan menyusunnya. Yang dijalankan sudah ada sebelum ia menjalankannya.
- Perintah yang menyusul maka ikutilah ia. Bukan sempurnakanlah. Yang diminta menaati, bukan menambahi.
- Allah menyebut yang dihindari hawa nafsu orang yang tidak mengetahui. Bukan pendapat mereka. Yang berbahaya bukan salahnya, melainkan bahwa itu keinginan tanpa dasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).