إِنَّهُمْ لَنْ يُغْنُوا عَنْكَ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۚ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۖ وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ

Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan mencukupkanmu sedikit pun dari Allah. Dan sesungguhnya orang-orang zalim, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Dan Allah pelindung orang-orang yang bertakwa.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنَّهُمْ لَنْ يُغْنُوا عَنْكَ مِنَ اللَّهِ شَيْئًاinnahum lan yughnuu 'anka mina llaahi syay'ansesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan mencukupkanmu sedikit pun dari Allah
  2. وَإِنَّ الظَّالِمِينَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍwa-inna zh-zhaalimiina ba'dhuhum awliyaa'u ba'dhindan sesungguhnya orang-orang zalim, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain
  3. وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَwa-llaahu waliyyu l-muttaqiinadan Allah pelindung orang-orang yang bertakwa

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
  2. لَنْlantidak akan
  3. يُغْنُواyughnuumereka mencukupkan
  4. عَنْكَ'ankadarimu
  5. مِنَminadari
  6. اللَّهِllaahiAllah
  7. شَيْئًاsyay'ansedikit pun
  8. وَإِنَّwa-innadan sungguh
  9. الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim
  10. بَعْضُهُمْba'dhuhumsebagian mereka
  11. أَوْلِيَاءُawliyaa'upara pelindung
  12. بَعْضٍba'dhinsebagian
  13. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  14. وَلِيُّwaliyyupelindung
  15. الْمُتَّقِينَl-muttaqiinaorang-orang yang bertakwa

Inti bacaan

Rumus (بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ, ba'dhuhum awliyaa'u ba'dhin) muncul lima kali di Al-Qur'an dalam empat surah, yaitu di 5:51, 8:72, 8:73, 9:71, dan 45:19.

Penjelasan pilihan kata

Kalimat pertama berbunyi (إِنَّهُمْ لَنْ يُغْنُوا عَنْكَ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا, innahum lan yughnuu 'anka mina llaahi syay'an) yang berarti "sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan mencukupkanmu sedikit pun dari Allah". Kata kerja (يُغْنُوا, yughnuu) berakar غ-ن-ي. Rangkaian (مِنَ اللَّهِ شَيْئًا, mina llaahi syay'an) muncul sembilan kali di tujuh surah, yaitu 3:10, 3:116, 5:17, 5:41, 45:19, 46:8, 48:11, 58:17, dan 66:10. Kata kerja berakar غ-ن-ي ada di lima di antaranya, yaitu 3:10, 3:116, 45:19, 58:17, dan 66:10, dan terjemahan memakai "mencukupkan" di kelimanya. Di 3:10, 3:116, dan 58:17 harta dan anak-anak disebut tidak mencukupkan, dan di 66:10 dua hamba yang saleh disebut demikian. Pihak yang tidak dicukupi di keempat ayat itu ditulis (عَنْهُمْ, 'anhum) "mereka" atau (عَنْهُمَا, 'anhumaa) "keduanya", misalnya (لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ, lan tughniya 'anhum) di 3:10. Di 45:19 pihak itu ditulis (عَنْكَ, 'anka) "engkau", dan bentuk (يُغْنُوا عَنْكَ, yughnuu 'anka) muncul sekali di Al-Qur'an.

Kata kerja dan kata benda dari kalimat ini bertemu juga di surah yang sama. Di 45:10, (يُغْنِي, yughnii) dan (أَوْلِيَاءَ, awliyaa'a) muncul bersama dalam kalimat tentang apa yang telah mereka kerjakan dan pelindung-pelindung yang mereka ambil selain Allah, yang disebut tidak mencukupkan mereka sedikit pun. Jarak kedua ayat itu sembilan ayat.

Kalimat kedua memuat (بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ, ba'dhuhum awliyaa'u ba'dhin) yang berarti "sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain". Rumus itu muncul lima kali di empat surah, yaitu 5:51, 8:72, 8:73, 9:71, dan 45:19. Jumlah surahnya lebih kecil karena surah 8 memuatnya dua kali. Kelompok yang dilukiskan berbeda di tiap ayat. Di 5:51 mereka Yahudi dan Nasrani, di 8:72 orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad serta yang memberi tempat dan pertolongan, di 8:73 orang-orang yang kufur, di 9:71 orang mukmin laki-laki dan perempuan, dan di 45:19 (الظَّالِمِينَ, zh-zhaalimiina) "orang-orang zalim". Rumus yang sama dipakai untuk kelompok-kelompok yang saling berlawanan, sehingga rumus itu sendiri tidak menilai kelompoknya, dan penilaian dibawa oleh kalimat di sekitarnya. Terjemahan memakai "pelindung" untuk (أَوْلِيَاءُ, awliyaa'u) di sini, seperti di 45:10.

Kalimat ketiga berbunyi (وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ, wa-llaahu waliyyu l-muttaqiina) yang berarti "dan Allah pelindung orang-orang yang bertakwa". Kata (وَلِيُّ, waliyyu) berakar و-ل-ي, sama dengan (أَوْلِيَاءُ, awliyaa'u) di kalimat sebelumnya, sehingga terjemahan memakai satu kata, "pelindung", untuk keduanya dan pembaca melihat bahwa dua pihak itu ditulis dengan akar yang sama. Rangkaian (وَاللَّهُ وَلِيُّ, wa-llaahu waliyyu) muncul tiga kali di dua surah, yaitu 3:68, 3:122, dan 45:19. Di 3:68 yang dilindungi orang-orang yang beriman, di 3:122, dengan bentuk (وَلِيُّهُمَا, waliyyuhumaa) yang berarti "pelindung keduanya", dua golongan yang hendak gentar, dan di 45:19 orang-orang yang bertakwa. Susunan (وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ, waliyyu l-muttaqiina) muncul sekali di Al-Qur'an.

Terjemahan menulis "Dan sesungguhnya orang-orang zalim, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain" dan "Dan Allah pelindung orang-orang yang bertakwa". Kata "itu" sesudah "orang-orang zalim" dan kata "adapun" sebelum "Allah" tidak dipakai karena tidak ada kata Arab di ayat ini yang melahirkannya.

Tafsiran

Ayat ini menaruh dua jaringan perlindungan berdampingan dan memberi batas pada jangkauan yang pertama. Kalimat pertama memberi tahu orang yang disapa bahwa mereka, yang paling dekat disebut di 45:18 sebagai orang-orang yang tidak mengetahui, tidak akan mencukupkan apa pun baginya di hadapan Allah. Kalimat kedua menyatakan bahwa orang-orang zalim saling melindungi, dan kalimat ini membenarkan adanya perlindungan itu. Kalimat ketiga menyebut Allah sebagai pelindung orang-orang yang bertakwa. Dengan susunan itu jaringan pertama tidak disangkal, dan jangkauannya sampai ke hadapan Allah dinyatakan tidak ada.

Ayat ini dibuka dengan innahum "sesungguhnya mereka", dan urutannya sesudah larangan di 45:18 membuatnya terbaca sebagai alasan larangan itu. Kata karena tidak dipakai, sehingga hubungan alasan itu hanya terbaca dari urutan.

Surah ini sudah menyinggung hal serupa di 45:10, ketika apa yang mereka kerjakan dan pelindung-pelindung yang mereka ambil selain Allah disebut tidak mencukupkan mereka. Di 45:10 yang dibicarakan "mereka", dan di 45:19 sasarannya "engkau". Topiknya kembali sesudah sembilan ayat dengan sapaan yang berbeda.

Ayat 43:67 memuat gambaran yang tampak berlawanan, yaitu (بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ, ba'dhuhum li-ba'dhin 'aduwwun) yang berarti "sebagian mereka musuh bagi sebagian yang lain", dengan pengecualian orang-orang yang bertakwa. Ayat 43:67 menyebut hari itu, sedangkan 45:19 tidak menyebutnya dan menggambarkan keadaan tanpa penanda waktu pada dua kalimat terakhirnya. Kedua ayat berbeda konteks dan perbandingan ini tidak menyatakan keduanya melukiskan kelompok yang sama. Siapa saja yang termasuk orang-orang yang bertakwa tidak dirinci di ayat 45:19, dan sifat itu ditulis tanpa daftar.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini mengakui bahwa orang-orang zalim saling melindungi. Pengakuan itu menutup kemungkinan menganggap jaringan semacam itu khayalan, sebab Allah sendiri menyebutnya ada. Batasnya ditulis di kalimat sebelumnya: perlindungan itu tidak mencukupkan sedikit pun dari Allah. Seseorang yang berada dalam lingkaran yang rapat, entah perkumpulan, keluarga besar, atau kelompok kerja, dapat menimbang bagian mana dari kebutuhannya yang memang dapat ditanggung lingkaran itu dan bagian mana yang berada di luar jangkauannya. Bila jaringan itu nyata dan saling menopang, apa yang tidak sampai ke tangannya?
  • Di ayat ini sasaran ketiadaan bantuan itu adalah engkau, orang yang disapa. Ayat-ayat lain dengan kata kerja yang sama menyebut harta dan anak-anak sebagai yang tidak dapat mencukupkan, dan sasarannya ditulis dengan kata mereka. Pada ayat ini sapaan itu tertuju langsung. Seseorang yang mengandalkan nama baik orang tuanya, jabatan temannya, atau pengaruh kenalannya dapat memperhatikan perbedaan antara membaca kata mereka dan membaca kata engkau. Ketika Allah menyebut engkau di hadapan jaringan orang lain, siapa saja yang terbayang sebagai penopang, dan apakah nama-nama itu dibawa ke hadapan-Nya?
  • Ayat ini memakai satu akar kata untuk dua pihak, yaitu orang-orang zalim yang saling melindungi dan Allah yang melindungi orang-orang bertakwa. Satu kata yang sama membawa bayangan yang berbeda ketika dipakai untuk tetangga, kolega, atau penguasa, dan ketika dipakai untuk Allah. Orang yang menyebut seseorang sebagai pelindungnya dalam urusan sehari-hari dapat memeriksa apa yang dibayangkannya pada kata itu, dan apakah bayangan yang sama ikut terbawa ketika kata itu dipakai untuk Allah. Bila kata pelindung yang sama dipakai untuk dua arah, apa yang membedakan isi keduanya?
  • Ayat ini memakai kata sedikit pun, sehingga bantuan dari mereka di hadapan Allah dinyatakan tidak ada sama sekali, dengan ukuran terkecil pun ditiadakan. Dengan kata sedikit pun itu, jumlah orang yang berdiri di belakang seseorang tidak mengubah ketiadaan tersebut. Orang yang merasa aman karena banyak pendukungnya, baik di grup percakapan, di perusahaan, maupun di lingkungan tempat tinggalnya, dapat bertanya apa yang sebenarnya dihitungnya ketika menghitung pendukung. Bila kata sedikit pun berlaku, apakah angka itu mengukur sesuatu yang dapat sampai ke hadapan-Nya?
  • Ayat ini mencatat kesetiaan antar anggota kelompok sebagai fakta, dan penilaiannya dibawa oleh sebutan kelompok itu, yaitu orang-orang zalim. Kesetiaan yang kuat di dalam sebuah kelompok dengan begitu tidak otomatis menjadi tanda bahwa kelompok itu benar. Seseorang yang merasa dekat dengan sebuah kelompok karena kesetiaannya dapat memisahkan dua pertanyaan: seberapa erat kelompok itu menjaga anggotanya, dan siapa sebutan kelompok itu di sisi Allah. Ayat ini memuat pertanyaan kedua lewat sebutan yang dipakainya. Ketika kedekatan terasa hangat, pertanyaan mana yang lebih dulu ditanyakan?
  • Kalimat kedua dan ketiga di ayat ini tidak memuat kata kerja, sehingga keduanya terbaca sebagai keadaan tanpa penanda waktu, dan hari kiamat tidak disebut. Kata akan terdapat pada kalimat pertama saja. Pembaca yang menaruh urusan perlindungan di masa depan, ketika segala sesuatu sudah ditimbang, dapat memperhatikan bahwa dua kalimat itu ditulis tanpa kata nanti. Allah, yang disebut sebagai pelindung, ditulis dalam kalimat yang sejajar dengan jaringan orang-orang zalim. Bila perlindungan itu ditulis tanpa penanda waktu, bagaimana pembaca menimbang kebutuhannya hari ini?