وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ الْمُبْطِلُونَ

Dan milik Allahlah kerajaan langit dan bumi; dan pada hari kiamat terjadi, pada hari itu rugilah orang-orang yang membatalkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِwa-li-llaahi mulku s-samaawaati wa-l-ardhidan milik Allahlah kerajaan langit dan bumi
  2. وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ الْمُبْطِلُونَwa-yawma taquumu s-saa'atu yawma'idzin yakhsaru l-mubthiluunadan pada hari kiamat terjadi, pada hari itu rugilah orang-orang yang membatalkan

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. وَلِلَّهِwa-li-llaahidan milik Allah
  2. مُلْكُmulkukerajaan
  3. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  4. وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
  5. وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
  6. تَقُومُtaquumuberdiri
  7. السَّاعَةُs-saa'atuhari Kiamat
  8. يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
  9. يَخْسَرُyakhsarumerugi
  10. الْمُبْطِلُونَl-mubthiluunaorang-orang yang membatalkan

Inti bacaan

Kepastian akhir 'milik Allahlah kerajaan langit dan bumi' ditutup nasib khusus 'orang-orang yang membatalkan kebenaran', otoritas absolut yang menentukan siapa yang benar-benar mengalami kerugian pada akhirnya.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(kebenaran)' tidak dipakai. 'As-saa'atu' diterjemahkan huruf kecil 'hari kiamat', bukan kapital 'Saat'.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kedaulatan mutlak Allah atas alam semesta, dan kerugian besar bagi mereka yang meniadakan kebenaran pada hari kiamat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut kepemilikan sebelum menyebut kerugian. Yang punya disebut dahulu. Kerugiannya menyusul.
  • Yang rugi disebut yang membatalkan, bukan yang lalai. Bukan lupa. Menganggapnya tidak ada.
  • Dua hal ditaruh Allah dalam satu ayat: kuasa dan hari perhitungan. Yang punya juga yang menghitung. Keduanya satu tangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-l-h, m-l-k, s-m-w, a-r-d, y-w-m, q-w-m, s-w-', kh-s-r, b-t-l): mulk diterjemahkan 'kerajaan' (akar m-l-k); taquumu s-saa'ah diterjemahkan 'Saat terjadi' (akar q-w-m + akar s-w-'); yakhsaru l-mubtiluun diterjemahkan 'rugilah orang yang membatalkan' (akar kh-s-r + akar b-t-l). gloss '(kebatilan)' dilaraskan.