فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِي رَحْمَتِهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ
Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, Tuhan mereka akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya. Itu kemenangan yang nyata.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِfa-ammaa lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaatiadapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh
- فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِي رَحْمَتِهِfa-yudkhiluhum rabbuhum fii rahmatihiTuhan mereka akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya
- ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْمُبِينُdzaalika huwa l-fawzu l-mubiinuitu kemenangan yang nyata
Terjemahan per kata (13 kata)
- فَأَمَّاfa-ammaaadapun
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
- الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
- فَيُدْخِلُهُمْfa-yudkhiluhummaka Dia memasukkan mereka
- رَبُّهُمْrabbuhumTuhan mereka
- فِيfiike dalam
- رَحْمَتِهِrahmatihirahmat-Nya
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- هُوَhuwaitulah
- الْفَوْزُl-fawzukemenangan
- الْمُبِينُl-mubiinuyang jelas
Inti bacaan
Susunan (فِي رَحْمَتِهِ, fii rahmatihi) muncul lima kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 9:99, 42:8, 45:30, 48:25, dan 76:31.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ, fa-ammaa lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati) yang berarti "adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh". Kata (فَأَمَّا, fa-ammaa) yang berarti "adapun" membuka bagian pertama dari dua bagian yang dipisahkan, dan bagian kedua dibuka dengan (وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا, wa-ammaa lladziina kafaruu) yang berarti "dan adapun orang-orang yang kufur". Pasangan itu ada di 30:15 dan 30:16, serta di 45:30 dan 45:31, sedangkan 4:173 memuat kedua bagiannya dalam satu ayat. Rangkaian utuh fa-ammaa lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati muncul tiga kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 4:173, 30:15, dan 45:30, dan hasilnya berbeda di ketiganya. Hasil di 4:173 berupa (فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ, fa-yuwaffiihim ujuurahum) yang berarti "maka Dia menyempurnakan pahala mereka". Hasil di 30:15 berupa (فَهُمْ فِي رَوْضَةٍ يُحْبَرُونَ, fa-hum fii rawdhatin yuhbaruuna) yang berarti "maka mereka dibahagiakan di dalam taman". Hasil di 45:30 berupa kata kerja memasukkan.
Kata (آمَنُوا, aamanuu) berakar ا-م-ن dan (عَمِلُوا, 'amiluu) berakar ع-م-ل. Kata (الصَّالِحَاتِ, sh-shaalihaati) berakar ص-ل-ح dan menjadi sasaran kata kerja beramal, sehingga terjemahan "beramal saleh" menggabungkan keduanya, seperti di 3:57, 22:50, dan 22:56. Akar ع-م-ل sama dengan akar ta'maluuna di 45:28 dan 45:29, sehingga tiga ayat berurutan memuat akar ini: pekerjaan yang dibalas, pekerjaan yang dicatat, dan pekerjaan yang menjadi ciri sebuah golongan. Kedua kata kerja di ayat ini berbentuk telah selesai, aamanuu dan 'amiluu, sedangkan di 45:28 dan 45:29 kata kerjanya ta'maluuna berbentuk sedang berlangsung.
Bagian kedua ayat dibuka dengan (فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِي رَحْمَتِهِ, fa-yudkhiluhum rabbuhum fii rahmatihi) yang berarti "maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya". Kata kerja (فَيُدْخِلُهُمْ, fa-yudkhiluhum) berakar د-خ-ل dan bentuk persisnya ada di 45:30 saja, sedangkan bentuk persis yudkhiluhum muncul tiga kali, yaitu di 4:175, 45:30, dan 58:22. Pelakunya (رَبُّهُمْ, rabbuhum) yang berarti "Tuhan mereka" berakar ر-ب-ب dan berakhiran -hum, yang mengikat Tuhan itu pada orang-orang yang disebut di awal ayat. Ayat 45:26 dan 45:27 menyebut Allah dengan nama, sedangkan ayat ini menyebut-Nya Tuhan mereka.
Susunan (فِي رَحْمَتِهِ, fii rahmatihi) yang berarti "ke dalam rahmat-Nya" berakar ر-ح-م dan muncul lima kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 9:99, 42:8, 45:30, 48:25, dan 76:31. Di 9:99, (سَيُدْخِلُهُمُ اللَّهُ فِي رَحْمَتِهِ, sa-yudkhiluhumu llaahu fii rahmatihi) yang berarti "Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya", dan di 48:25 pelakunya juga disebut Allah. Di 42:8 dan 76:31, (يُدْخِلُ مَنْ يَشَاءُ فِي رَحْمَتِهِ, yudkhilu man yasyaa'u fii rahmatihi) yang berarti "Dia memasukkan siapa yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya", yang dimasukkan dinyatakan lewat kehendak. Di 45:30 pelakunya Tuhan mereka dan yang dimasukkan dinyatakan lewat iman dan amal. Rahmat sebagai tempat yang dimasuki juga ada di 4:175, (فِي رَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ, fii rahmatin minhu wa-fadhlin) yang berarti "ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya", di 7:151, dan di 21:75 serta 21:86. Terjemahan 45:30 memakai "rahmat-Nya" tanpa menambahkan nama tempat lain, karena ayat ini tidak menyebut nama tempat selain rahmat.
Kalimat terakhir adalah (ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ, dzaalika huwa l-fawzu l-mubiinu) yang berarti "itu kemenangan yang nyata". Kata ganti (هُوَ, huwa) berdiri di antara (ذَٰلِكَ, dzaalika) yang berarti "itu" dan (الْفَوْزُ, l-fawzu) yang berarti "kemenangan", dan terjemahan menyatukan penunjuk dan kata ganti itu dalam satu kata di awal kalimat. Susunan dzaalika huwa l-fawzu muncul tujuh kali di enam surah, yaitu 9:72, 9:111, 10:64, 40:9, 44:57, 45:30, dan 57:12, dan di enam yang lain kata sifatnya (الْعَظِيمُ, l-'azhiimu) yang berarti "yang agung". Di 45:30 kata sifatnya (الْمُبِينُ, l-mubiinu) yang berarti "yang nyata", berakar ب-ي-ن. Pasangan l-fawzu l-mubiinu muncul dua kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 6:16 dan 45:30, sedangkan l-fawzu l-'azhiimu muncul tiga belas kali, yaitu di 4:13, 5:119, 9:72, 9:89, 9:100, 9:111, 10:64, 37:60, 40:9, 44:57, 57:12, 61:12, dan 64:9. Terjemahan memakai "kemenangan" untuk l-fawzu, seperti di 4:13, 9:72, dan 57:12, dan "yang nyata" untuk l-mubiinu.
Tafsiran
Ayat ini membuka bagian pertama dari pemisahan dua golongan dan menutup rangkaian 45:26 sampai 45:30 dengan hasil yang berlawanan dengan 45:27. Di 45:27 kerugian menimpa orang-orang yang membatalkan, dan di 45:30 kemenangan diberikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Golongan pertama disebut lewat satu perbuatan, yaitu membatalkan, dan golongan kedua disebut lewat dua perbuatan, yaitu beriman dan beramal saleh. Ayat 45:31 membuka bagian kedua dengan wa-ammaa.
Pemisahan ini datang sesudah 45:28 yang menaruh semua umat dalam sikap yang sama dan sesudah 45:29 yang menyebut pencatatan. Ayat 45:30 tidak menyebut kitab bagi golongan ini, tidak menyebut apa yang dikerjakan sebagai ukuran balasan, dan tidak menyebut taman. Perbuatan hadir sebagai ciri golongan lewat akar ع-م-ل, sedangkan tindakan memasukkan dikerjakan oleh Tuhan mereka. Perbuatan manusia dan tindakan Tuhan ditaruh pada kata kerja yang berbeda dengan pelaku yang berbeda.
Tiga ayat dengan pola yang sama menyebut hasil yang berbeda: 4:173 menyebut pahala yang disempurnakan dan tambahan dari karunia, 30:15 menyebut kegembiraan di dalam taman, dan 45:30 menyebut dimasukkan ke dalam rahmat. Rahmat dalam ayat ini menjadi tempat yang dimasuki, dan kemenangan menjadi nama bagi seluruh keadaan itu.
Ayat 45:24 menyebut mereka (يَظُنُّونَ, yazhunnuuna) yang berarti "menduga-duga". Ayat 45:30 memakai kata sifat nyata untuk kemenangan, dan kata itu dapat dibaca sebagai kebalikan dugaan. Tidak ada ayat yang menyatakan hubungan keduanya, sehingga pembacaan ini bersifat kemungkinan.
Renungan dan Hikmah
- Dua kata kerja tentang manusia di ayat ini, beriman dan beramal, dikerjakan oleh orang-orang itu, sedangkan kata kerja memasukkan dikerjakan oleh Tuhan mereka. Amal menjadi ciri golongan, sedangkan tindakan masuk ke dalam rahmat dikerjakan Tuhan mereka. Pembaca yang menghitung amalnya sebagai tiket dapat memperhatikan bahwa ayat membagi pekerjaan antara dua pihak. Bila amal dan masuk dikerjakan oleh dua pihak yang berbeda, apa arti amal bagi pembaca: alat tukar, atau tanda golongan yang disebut ayat?
- Ayat ini memakai kata ke dalam, sehingga rahmat terbaca sebagai tempat yang dimasuki. Tuhan mereka yang memasukkan orang-orang itu, dan ayat tidak menyebut taman, pahala, atau lamanya tinggal. Pembaca yang sudah memiliki gambaran sendiri tentang hasil akhir dapat memeriksa apakah gambaran itu terdapat dalam ayat atau ditambahkan olehnya. Apa yang tersisa dari harapannya bila hanya kata rahmat yang dipegang, tanpa tambahan apa pun?
- Ayat 45:24 menyebut orang-orang yang menduga-duga, dan ayat 45:30 menutup blok dengan kemenangan yang nyata. Kata nyata menunjukkan hasil yang tampak jelas bagi yang menerimanya, dan dugaan menunjukkan keadaan yang belum jelas. Pembaca dapat memeriksa urusan hidupnya yang masih berupa dugaan, lalu bertanya apa yang akan tampak jelas bila Allah, yang kerajaan-Nya disebut di 45:27, memutuskan perkaranya. Perkara mana yang ingin ia lihat nyata lebih dulu?
- Blok 45:26 sampai 45:30 memuat dua kata dari dua ujung perhitungan: rugi di 45:27 dan menang di 45:30. Keduanya dinyatakan lewat perbuatan golongan masing-masing, yaitu membatalkan dan beriman serta beramal saleh. Ayat 45:28 dan 45:29 yang berada di antara keduanya memuat satu ukuran yang sama untuk semua umat, yaitu apa yang dikerjakan. Pembaca dapat menaruh dua kata itu di dua sisi catatan hariannya sendiri. Kegiatan hari ini lebih dekat ke kata yang mana, dan apakah ada tempat bagi Allah di catatan itu?
- Di 45:28 dan 45:29 pekerjaan manusia berbentuk sedang berlangsung, ta'maluuna, sedangkan di 45:30 beriman dan beramal berbentuk telah selesai. Sudut pandang ayat bergeser dari pekerjaan yang masih dikerjakan ke pekerjaan yang sudah menjadi ciri sebuah golongan. Pergeseran itu dapat dibaca sebagai pandangan dari hari itu ke belakang. Pembaca yang menimbang kegiatannya hari ini dapat membayangkan kegiatan itu sudah selesai dan sudah menjadi keterangan tentang siapa dirinya. Keterangan apa yang akan dibacakan bila kegiatan hari ini ditulis dalam bentuk telah selesai?
- Ayat 45:26 dan 45:27 menyebut Allah dengan nama, dan 45:30 menyebut Dia Tuhan mereka. Penyebutan beralih dari nama menjadi hubungan: akhiran -hum mengikat Tuhan itu pada orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Sebab peralihan itu tidak diterangkan. Pembaca dapat memperhatikan bagaimana Tuhan disebut dalam doa dan percakapannya, dengan nama yang berdiri sendiri atau dengan kata yang menyatakan hubungan. Dengan kata apa Tuhan biasanya dipanggil olehnya, dan adakah kata yang menurutnya belum pantas dipakai?