أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ ۖ قُلْ إِنِ افْتَرَيْتُهُ فَلَا تَمْلِكُونَ لِي مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَا تُفِيضُونَ فِيهِ ۖ كَفَىٰ بِهِ شَهِيدًا بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۖ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Bahkan, mereka berkata, “Dia telah mengada-adakannya.” Katakanlah, “Jika aku mengada-adakannya, tentu kalian tidak mampu sedikit pun menghindarkan aku dari Allah. Dia lebih tahu apa yang kalian percakapkan tentangnya. Cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dan kalian. Dialah Sang Pengampun lagi Sang Pengasih.”

Terjemahan bertahap (6 jeda)
  1. أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُam yaquuluuna ftaraahubahkan, mereka berkata, dia telah mengada-adakannya
  2. قُلْqulkatakanlah
  3. إِنِ افْتَرَيْتُهُ فَلَا تَمْلِكُونَ لِي مِنَ اللَّهِ شَيْئًاini ftaraytuhu fa-laa tamlikuuna lii mina llaahi shay'anjika aku mengada-adakannya, tentu kalian tidak mampu sedikit pun menghindarkan aku dari Allah
  4. هُوَ أَعْلَمُ بِمَا تُفِيضُونَ فِيهِhuwa a'lamu bimaa tufiiduuna fiihiDia lebih tahu apa yang kalian percakapkan tentangnya
  5. كَفَىٰ بِهِ شَهِيدًا بَيْنِي وَبَيْنَكُمْkafaa bihi shahiidan baynii wa-baynakumcukuplah Dia menjadi saksi antara aku dan kalian
  6. وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُwa-huwa l-ghafuuru r-rahiimuDialah Sang Pengampun lagi Sang Pengasih
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain di ayat ini: “Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. terjemahan ini: kata sandang berarti “the” (kepastian), superlatif; “Maha” adalah tambahan yang tak ada di teks. Bedakan dari 58 ayat rumus indefinit (mis. 2:173) yang jadi (huruf kecil): di SANA sebutan indefinit, di SINI takrif. Corpus yang memutuskan, bukan pola teks Indonesia. Rumus muncul di, konvensi di sini berlaku sama di semuanya (bila TAKRIF, jadi “Sang Pengampun lagi Sang Pengasih”; lih. 39:53, 46:8)., dan itu penting: *ghafara* = (dosa tetap ada, diselubungi dari akibat), *rahima* =. Dua tindakan berbeda, bukan dua kata untuk satu makna, logika non-redundansi yang sama yang menegakkan basmalah. bahwa *ghafuur* & *rahiim* memang saling terikat namun berbeda: akar akar gh-f-r muncul di dekat *rahiim* tapi hanya di dekat *rahmaan*, sinonim mustahil berprofil sedisjoin itu; itulah salah satu dari empat jalur yang membuktikan *rahmaan* ≠ *rahiim*. ⚠ Akar tetangga yang BELUM diputuskan (*'aziiz*, *hakiim*, *haliim*, *'aliim* dst) sengaja dibiarkan sebagai teks terjemahan lain, register campur ini ia menandai akar mana yang sudah digarap. Rujukan:,. sebagian penerjemah: 'If1 they say: “He has invented it,”2 say thou: “If I have invented it, then you will not possess for me anything against God.

Aplikasi

Pertahanan logis: 'jika aku mengada-adakannya, tentu kalian tidak mampu sedikit pun menghindarkan aku dari azab Allah', argumen risiko yang menunjukkan berbohong tentang Allah adalah taruhan sangat tidak masuk akal bagi penyampai pesan itu sendiri.