وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا لَوْ كَانَ خَيْرًا مَا سَبَقُونَا إِلَيْهِ ۚ وَإِذْ لَمْ يَهْتَدُوا بِهِ فَسَيَقُولُونَ هَٰذَا إِفْكٌ قَدِيمٌ

Dan orang-orang yang kufur berkata tentang orang-orang yang beriman, “Sekiranya ia sesuatu yang baik, tentu mereka tidak mendahului kami kepadanya.” Dan karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya, mereka akan berkata, “Ini adalah kebohongan lama.”

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُواwa-qaala lladziina kafaruu lilladziina aamanuudan orang-orang yang kufur berkata tentang orang-orang yang beriman
  2. لَوْ كَانَ خَيْرًا مَا سَبَقُونَا إِلَيْهِlaw kaana khayran maa sabaquunaa ilayhisekiranya ia sesuatu yang baik, tentu mereka tidak mendahului kami kepadanya
  3. وَإِذْ لَمْ يَهْتَدُوا بِهِ فَسَيَقُولُونَwa-idz lam yahtaduu bihi fa-sayaquuluunadan karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya, mereka akan berkata
  4. هَٰذَا إِفْكٌ قَدِيمٌhaadzaa ifkun qadiimunini adalah kebohongan lama
Aplikasi

Sinisme yang terungkap: 'sekiranya ia sesuatu yang baik, tentu mereka tidak mendahului kami kepadanya', logika keliru yang menganggap keterlambatan menerima kebenaran sebagai bukti superioritas, bukan kerugian.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, k-f-r, a-m-n, k-w-n, kh-y-r, s-b-q, h-d-y, a-f-k, q-d-m): law kaana khayran maa sabaquunaa ilayhi diterjemahkan 'sekiranya ia baik, mereka tak mendahului kami' (akar kh-y-r + akar s-b-q, elitisme: menolak kebenaran karena yang menerimanya orang lemah/miskin, sama cemooh 11:27, 26:111); lam yahtaduu bihi diterjemahkan 'tak mendapat petunjuk dengannya' (akar h-d-y HDY); ifk qadiim diterjemahkan 'kebohongan lama' (akar '-f-k). gloss '(Al-Qur'an)/(beriman)' + footnote dibuang.