وَالَّذِي قَالَ لِوَالِدَيْهِ أُفٍّ لَكُمَا أَتَعِدَانِنِي أَنْ أُخْرَجَ وَقَدْ خَلَتِ الْقُرُونُ مِنْ قَبْلِي وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ اللَّهَ وَيْلَكَ آمِنْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَيَقُولُ مَا هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

Dan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya, “Cih bagi kalian berdua! Apakah kalian menjanjikanku bahwa aku akan dikeluarkan, padahal generasi-generasi sebelumku telah berlalu?” sedang keduanya memohon pertolongan kepada Allah, “Celakalah engkau, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah benar.” Lalu ia berkata, “Ini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu.”

Terjemahan bertahap (7 jeda)

  1. وَالَّذِي قَالَ لِوَالِدَيْهِwa-lladzii qaala li-waalidayhidan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya
  2. أُفٍّ لَكُمَا أَتَعِدَانِنِي أَنْ أُخْرَجَuffin lakumaa a-ta'idaaninii an ukhrajacih bagi kalian berdua! apakah kalian menjanjikanku bahwa aku akan dikeluarkan
  3. وَقَدْ خَلَتِ الْقُرُونُ مِنْ قَبْلِيwa-qad khalati l-quruunu min qabliipadahal generasi-generasi sebelumku telah berlalu
  4. وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ اللَّهَwa-humaa yastaghiitsaani llaahasedang keduanya memohon pertolongan kepada Allah
  5. وَيْلَكَ آمِنْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّwaylaka aamin inna wa'da llaahi haqquncelakalah engkau, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah benar
  6. فَيَقُولُfa-yaquululalu ia berkata
  7. مَا هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَmaa haadzaa illaa asaathiiru l-awwaliinaini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu

Terjemahan per kata (28 kata)

  1. وَالَّذِيwa-lladziidan yang
  2. قَالَqaalaberkata
  3. لِوَالِدَيْهِli-waalidayhikepada kedua orang tuanya
  4. أُفٍّuffincih
  5. لَكُمَاlakumaabagi kalian berdua
  6. أَتَعِدَانِنِيa-ta'idaaniniiapakah kalian berdua menjanjikanku
  7. أَنْanbahwa
  8. أُخْرَجَukhrajadikeluarkan
  9. وَقَدْwa-qadpadahal sungguh
  10. خَلَتِkhalatitelah berlalu
  11. الْقُرُونُl-quruunugenerasi-generasi
  12. مِنْmindari
  13. قَبْلِيqabliisebelumku
  14. وَهُمَاwa-humaadan keduanya
  15. يَسْتَغِيثَانِyastaghiitsaanikeduanya memohon pertolongan
  16. اللَّهَllaahaAllah
  17. وَيْلَكَwaylakacelaka engkau
  18. آمِنْaaminberimanlah
  19. إِنَّinnasesungguhnya
  20. وَعْدَwa'dajanji
  21. اللَّهِllaahiAllah
  22. حَقٌّhaqqunbenar
  23. فَيَقُولُfa-yaquulumaka ia berkata
  24. مَاmaatidaklah
  25. هَٰذَاhaadzaaini
  26. إِلَّاillaakecuali
  27. أَسَاطِيرُasaathiirudongeng-dongeng
  28. الْأَوَّلِينَl-awwaliinaorang-orang terdahulu

Inti bacaan

Kontras tajam anak durhaka 'cih bagi kalian berdua! Apakah kalian menjanjikanku bahwa aku akan dikeluarkan?', penolakan kasar terhadap nasihat orang tua yang justru berdoa untuknya, gambaran jujur tentang kegagalan hubungan yang seharusnya penuh kasih sayang.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(dibangkitkan)' tidak dipakai. Kata 'itu' setelah 'janji Allah' juga dihapus: tidak ada demonstratif dalam teks Arab. 'Haadzaa' (dekat) benar diterjemahkan 'ini'. Tiga kutipan terpisah dalam satu ayat (keluhan anak, seruan orang tua, jawaban dismisif anak), semuanya dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri sebagai dialog berurutan.

Tafsiran

Ayat ini mengontraskan dengan 46:15: anak durhaka yang mengejek kebangkitan meski dinasihati kedua orang tuanya sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam ia membantah kedua orang tuanya sendiri. Bukan orang lain. Penolakan yang paling dekat jaraknya diletakkan sebagai contoh, sebab di sanalah ia paling terasa.
  • Alasan yang Allah rekam: generasi sebelumnya telah berlalu dan tak ada yang kembali. Buktinya pengalaman. Yang tak pernah disaksikan dianggap tak mungkin, dan itu satu-satunya dasarnya.
  • Allah menyisipkan keterangan bahwa keduanya memohon pertolongan kepada-Nya. Sambil dibantah. Orang tua yang dibentak masih menghadap kepada Yang bisa mengubah anaknya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, w-l-d, a-f-f, w-'-d, kh-r-j, kh-l-w, q-r-n, q-b-l, gh-w-ts, a-l-h, a-m-n, h-q-q, s-t-r, a-w-l): uff lakumaa diterjemahkan 'cih bagi kalian' (akar '-f-f); ata'idaaninii an ukhraja diterjemahkan 'kalian menjanjikanku bahwa aku dibangkitkan' (akar w-'-d + akar kh-r-j); khalati l-quruun diterjemahkan 'generasi berlalu' (akar kh-l-w + akar q-r-n); yastaghiithaani llaah diterjemahkan 'memohon pertolongan Allah' (akar gh-w-ts); asaatiir al-awwaliin diterjemahkan 'dongeng orang terdahulu' (akar s-t-r + akar '-w-l, pengingkaran kebangkitan + tuduhan dongeng, cf. 23:83). Selaras.