وَالَّذِي قَالَ لِوَالِدَيْهِ أُفٍّ لَكُمَا أَتَعِدَانِنِي أَنْ أُخْرَجَ وَقَدْ خَلَتِ الْقُرُونُ مِنْ قَبْلِي وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ اللَّهَ وَيْلَكَ آمِنْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَيَقُولُ مَا هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ
Dan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya, “Cih bagi kalian berdua! Apakah kalian menjanjikanku bahwa aku akan dikeluarkan, padahal generasi-generasi sebelumku telah berlalu?” sedang keduanya memohon pertolongan kepada Allah, “Celakalah engkau, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah benar.” Lalu ia berkata, “Ini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu.”
Terjemahan bertahap (7 jeda)
- وَالَّذِي قَالَ لِوَالِدَيْهِwa-lladzii qaala li-waalidayhidan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya
- أُفٍّ لَكُمَا أَتَعِدَانِنِي أَنْ أُخْرَجَuffin lakumaa a-ta'idaaninii an ukhrajacih bagi kalian berdua! apakah kalian menjanjikanku bahwa aku akan dikeluarkan
- وَقَدْ خَلَتِ الْقُرُونُ مِنْ قَبْلِيwa-qad khalati l-quruunu min qabliipadahal generasi-generasi sebelumku telah berlalu
- وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ اللَّهَwa-humaa yastaghiitsaani llaahasedang keduanya memohon pertolongan kepada Allah
- وَيْلَكَ آمِنْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّwaylaka aamin inna wa'da llaahi haqquncelakalah engkau, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah benar
- فَيَقُولُfa-yaquululalu ia berkata
- مَا هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَmaa haadzaa illaa asaatiiru l-awwaliinaini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, w-l-d, a-f-f, w-'-d, kh-r-j, kh-l-w, q-r-n, q-b-l, gh-w-ts, a-l-h, a-m-n, h-q-q, s-t-r, a-w-l): uff lakumaa diterjemahkan 'cih bagi kalian' (akar '-f-f); ata'idaaninii an ukhraja diterjemahkan 'kalian menjanjikanku bahwa aku dibangkitkan' (akar w-'-d + akar kh-r-j); khalati l-quruun diterjemahkan 'generasi berlalu' (akar kh-l-w + akar q-r-n); yastaghiithaani llaah diterjemahkan 'memohon pertolongan Allah' (akar gh-w-ts); asaatiir al-awwaliin diterjemahkan 'dongeng orang terdahulu' (akar s-t-r + akar '-w-l, pengingkaran kebangkitan + tuduhan dongeng, cf. 23:83). Selaras.
Aplikasi
Kontras tajam anak durhaka 'cih bagi kalian berdua! Apakah kalian menjanjikanku bahwa aku akan dikeluarkan?', penolakan kasar terhadap nasihat orang tua yang justru berdoa untuknya, gambaran jujur tentang kegagalan hubungan yang seharusnya penuh kasih sayang.