وَاذْكُرْ أَخَا عَادٍ إِذْ أَنْذَرَ قَوْمَهُ بِالْأَحْقَافِ وَقَدْ خَلَتِ النُّذُرُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ

Ingatlah saudara 'Ad ketika ia mengingatkan kaumnya di Ahqaf. Sungguh, telah berlalu para pemberi peringatan sebelum dan setelahnya. “Janganlah kalian menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku khawatir kalian ditimpa azab pada hari yang agung.”

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. وَاذْكُرْ أَخَا عَادٍwa-dzkur akhaa 'aadiningatlah saudara 'Ad
  2. إِذْ أَنْذَرَ قَوْمَهُ بِالْأَحْقَافِidz andzara qawmahu bi-l-ahqaafiketika ia mengingatkan kaumnya di Ahqaf
  3. وَقَدْ خَلَتِ النُّذُرُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِwa-qad khalati n-nudzuru min bayni yadayhi wa-min khalfihisungguh, telah berlalu para pemberi peringatan sebelum dan setelahnya
  4. أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَallaa ta'buduu illaa llaahajanganlah kalian menyembah selain Allah
  5. إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍinnii akhaafu 'alaykum 'adzaaba yawmin 'azhiiminsesungguhnya aku khawatir kalian ditimpa azab pada hari yang agung

Terjemahan per kata (25 kata)

  1. وَاذْكُرْwa-dzkurdan sebutlah
  2. أَخَاakhaasaudara
  3. عَادٍ'aadinyang melampaui batas
  4. إِذْidzketika
  5. أَنْذَرَandzaramemperingatkan
  6. قَوْمَهُqawmahukaumnya
  7. بِالْأَحْقَافِbi-l-ahqaafidi Ahqaf
  8. وَقَدْwa-qadpadahal sungguh
  9. خَلَتِkhalatitelah berlalu
  10. النُّذُرُn-nudzuruperingatan-peringatan
  11. مِنْmindari
  12. بَيْنِbayniantara
  13. يَدَيْهِyadayhikedua tangannya
  14. وَمِنْwa-mindan dari
  15. خَلْفِهِkhalfihibelakangnya
  16. أَلَّاallaajanganlah
  17. تَعْبُدُواta'buduukalian mengabdi
  18. إِلَّاillaakecuali
  19. اللَّهَllaahaAllah
  20. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  21. أَخَافُakhaafuaku takut
  22. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  23. عَذَابَ'adzaabaazab
  24. يَوْمٍyawminhari
  25. عَظِيمٍ'azhiiminyang besar

Inti bacaan

Misi Hud kepada kaum 'Ad: 'janganlah kalian menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku khawatir nanti kalian ditimpa azab', kepedulian tulus yang diungkapkan sebagai kekhawatiran, bukan ancaman kosong tanpa perasaan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(kaum)', '(Hud)', '(yang tinggal)', '(lembah)', dan '(Dia berkata,)' tidak dipakai: nama 'Hud' tidak disebut eksplisit dalam teks Arab ayat ini. Kata 'Al-Ahqaaf' di sini adalah asal nama surah. Kutipan dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri.

Tafsiran

Ayat ini memperkenalkan kisah saudara kaum 'Ad yang memperingatkan kaumnya di lembah Ahqaf agar hanya menyembah Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebutnya saudara 'Ad. Bukan namanya. Yang diperkenalkan hubungannya dengan kaumnya, bukan pangkatnya.
  • Yang ia ucapkan aku khawatir. Bukan kalian akan diazab. Peringatannya berbentuk kecemasan, bukan vonis.
  • Allah menyelipkan bahwa pemberi peringatan sudah berlalu sebelum dan sesudahnya. Di tengah kalimat. Ia ditaruh dalam barisan, bukan berdiri sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. ' akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.