وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآنَ فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُوا أَنْصِتُوا ۖ فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا إِلَىٰ قَوْمِهِمْ مُنْذِرِينَ
Ketika Kami hadapkan kepadamu sekelompok jin yang mendengarkan Al-Qur'an. Ketika mereka menghadirinya, mereka berkata, “Diamlah!” Ketika selesai, mereka kembali kepada kaumnya sebagai pemberi peringatan.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآنَwa-idz sharafnaa ilayka nafaran mina l-jinni yastami'uuna l-qur'aanaketika Kami hadapkan kepadamu sekelompok jin yang mendengarkan Al-Qur'an
- فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُواfa-lammaa hadharuuhu qaaluuketika mereka menghadirinya, mereka berkata
- أَنْصِتُواanshituudiamlah
- فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا إِلَىٰ قَوْمِهِمْ مُنْذِرِينَfa-lammaa qudhiya wallaw ilaa qawmihim mundziriinaketika selesai, mereka kembali kepada kaumnya sebagai pemberi peringatan
Terjemahan per kata (18 kata)
- وَإِذْwa-idzdan ketika
- صَرَفْنَاsharafnaaKami hadapkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- نَفَرًاnafaranpengikut
- مِنَminadari
- الْجِنِّl-jinnijin
- يَسْتَمِعُونَyastami'uunamereka mendengarkan
- الْقُرْآنَl-qur'aanaAl-Qur'an
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- حَضَرُوهُhadharuuhumereka menghadirinya
- قَالُواqaaluumereka berkata
- أَنْصِتُواanshituudiamlah kalian
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- قُضِيَqudhiyadiputuskan
- وَلَّوْاwallawmereka berpaling
- إِلَىٰilaakepada
- قَوْمِهِمْqawmihimkaum mereka
- مُنْذِرِينَmundziriinapara pemberi peringatan
Inti bacaan
Kisah penting jin yang mendengarkan Al-Qur'an: 'diamlah!. kembali kepada kaumnya sebagai pemberi peringatan', respons cepat dan bertanggung jawab, mendengarkan dengan hormat lalu segera menyampaikan kepada komunitas mereka sendiri.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Ingatlah)', '(Nabi Muhammad)', '(bacaan)', dan '(bacaannya)' tidak dipakai. Kutipan singkat dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri.
Tafsiran
Ayat ini membuka kisah rombongan jin yang mendengarkan Al-Qur'an dan kembali memperingatkan kaumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menghadirkan pendengar yang tidak diundang. Sekelompok jin. Yang datang bukan manusia.
- Mereka menyuruh diam sesama mereka sendiri. Diamlah, kata mereka. Adabnya muncul tanpa diajari.
- Sesudah selesai mereka langsung pulang membawa pesan. Allah merekam kecepatan itu. Mendengar lalu menyampaikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.