قَالُوا يَا قَوْمَنَا إِنَّا سَمِعْنَا كِتَابًا أُنْزِلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَىٰ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ وَإِلَىٰ طَرِيقٍ مُسْتَقِيمٍ

Mereka berkata, “Wahai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan Kitab yang diturunkan setelah Musa, sebagai pembenar yang datang sebelumnya, menunjukkan pada kebenaran dan ke jalan yang lurus.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قَالُوا يَا قَوْمَنَاqaaluu yaa qawmanaamereka berkata, wahai kaum kami
  2. إِنَّا سَمِعْنَا كِتَابًا أُنْزِلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَىٰ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِinnaa sami'naa kitaaban unzila min ba'di muusaa musaddiqan limaa bayna yadayhisesungguhnya kami telah mendengarkan Kitab yang diturunkan setelah Musa, sebagai pembenar yang datang sebelumnya
  3. يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ وَإِلَىٰ طَرِيقٍ مُسْتَقِيمٍyahdii ilaa l-haqqi wa-ilaa tariiqin mustaqiiminmenunjukkan pada kebenaran dan ke jalan yang lurus
Aplikasi

Laporan jin kepada kaumnya: 'kami telah mendengarkan Kitab... yang menunjukkan pada kebenaran dan ke jalan yang lurus', kesaksian yang disampaikan dengan antusiasme dan kejelasan kepada pihak yang belum mendengar.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.