وَمَنْ لَا يُجِبْ دَاعِيَ اللَّهِ فَلَيْسَ بِمُعْجِزٍ فِي الْأَرْضِ وَلَيْسَ لَهُ مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءُ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
Dan siapa yang tidak memenuhi seruan penyeru Allah, ia tidak dapat luput di bumi, dan tidak ada baginya pelindung selain Dia; mereka itu berada dalam kesesatan yang nyata.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَمَنْ لَا يُجِبْ دَاعِيَ اللَّهِwa-man laa yujib daa'iya llaahidan siapa yang tidak memenuhi seruan penyeru Allah
- فَلَيْسَ بِمُعْجِزٍ فِي الْأَرْضِfa-laysa bi-mu'jizin fii l-ardhiia tidak dapat luput di bumi
- وَلَيْسَ لَهُ مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءُwa-laysa lahu min duunihi awliyaa'udan tidak ada baginya pelindung selain Dia
- أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍulaa'ika fii dhalaalin mubiininmereka itu berada dalam kesesatan yang nyata
Terjemahan per kata (18 kata)
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- لَاlaatidak
- يُجِبْyujibmemenuhi
- دَاعِيَdaa'iyapenyeru
- اللَّهِllaahiAllah
- فَلَيْسَfa-laysamaka tidaklah
- بِمُعْجِزٍbi-mu'jizinyang melemahkan
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- وَلَيْسَwa-laysadan bukanlah
- لَهُlahubaginya
- مِنْmindari
- دُونِهِduunihiselain-Nya
- أَوْلِيَاءُawliyaa'upara pelindung
- أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
- فِيfiidalam
- ضَلَالٍdhalaalinkesesatan
- مُبِينٍmubiininyang nyata
Inti bacaan
Konsekuensi tegas bagi yang menolak 'tidak dapat luput di bumi, dan tidak ada baginya pelindung selain Dia', peringatan yang sama berlaku universal, tidak terbatas hanya pada manusia.
Penjelasan pilihan kata
'Ulaa'ika' (jauh) benar diterjemahkan 'mereka itu'. Ayat ini tanpa tanda kutip: beralih dari sapaan khusus jin kepada kaumnya ('yaa qawmanaa') ke pernyataan teologis umum narator ('man laa yujib'), bukan lanjutan ucapan jin.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan konsekuensi menolak seruan Allah: tiada pelarian dan tiada pelindung bagi yang menolak.
Renungan dan Hikmah
- Dua ketiadaan disebut sekaligus: tidak bisa lari, tidak ada pelindung. Allah menutup dua jalan itu berbarengan. Yang tersisa cuma menghadap.
- Peringatan ini diucapkan jin kepada kaumnya, lalu diteruskan sebagai keterangan umum. Bukan cuma untuk manusia. Yang tak kelihatan pun terkena.
- Yang diseru disebut penyeru Allah, bukan penyeru dirinya sendiri. Allah menaruh nama-Nya pada seruan itu. Menolaknya bukan urusan pribadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-w-b, d-'-w, a-l-h, l-y-s, '-j-z, a-r-d, d-w-n, w-l-y, d-l-l, b-y-n): laa yujib daa'iya llaah diterjemahkan 'tak memenuhi seruan penyeru Allah' (akar j-w-b + akar d-'-w, da'aa: penyeru kepada Allah); mu'jiz diterjemahkan 'luput (melemahkan)' (akar '-j-z); awliyaa' diterjemahkan 'pelindung' (akar w-l-y); dalaal mubiin diterjemahkan 'kesesatan yang nyata' (akar d-l-l 78 + akar b-y-n). gloss '(seruan Nabi Muhammad)/(agama)/(melepaskan diri dari siksa Allah)' dibuang.