بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Dengan nama Allah, Ar-Rahman, Sang Pengasih.

الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ أَضَلَّ أَعْمَالَهُمْ

Orang-orang yang kufur dan menghalangi dari jalan Allah, Dia menyesatkan amal-amal mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِalladziina kafaruu wa-shadduu 'an sabiili llaahiorang-orang yang kufur dan menghalangi dari jalan Allah
  2. أَضَلَّ أَعْمَالَهُمْadhalla a'maalahumDia menyesatkan amal-amal mereka

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
  2. كَفَرُواkafaruukufur
  3. وَصَدُّواwa-shadduudan mereka menghalangi
  4. عَنْ'andari
  5. سَبِيلِsabiilijalan
  6. اللَّهِllaahiAllah
  7. أَضَلَّadhallalebih sesat
  8. أَعْمَالَهُمْa'maalahumamal-amal mereka

Inti bacaan

Pembukaan Surah Muhammad dengan konsekuensi tegas: 'orang-orang yang kufur dan menghalangi dari jalan Allah, Dia menyesatkan amal-amal mereka', tindakan menghalangi orang lain dari kebenaran membawa konsekuensi pada nilai amal pelakunya sendiri.

Penjelasan pilihan kata

Surah Muhammad tidak dibuka dengan huruf muqatta'aat.

Tafsiran

Ayat ini membuka surah dengan kontras nasib: orang-orang kufur yang menghalangi jalan Allah kehilangan makna amal-amal mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membuka surah ini dengan akibat, bukan dengan seruan. Yang disebut lebih dahulu hasilnya. Sebabnya menyusul.
  • Dua kelakuan digabung: kufur dan menghalangi. Bukan cuma menolak sendiri. Menutup jalan orang lain.
  • Yang disesatkan amalnya, bukan orangnya. Allah menyebut kerjanya menjadi tersesat. Perbuatannya kehilangan arah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-f-r, s-d-d, s-b-l, a-l-h, d-l-l, '-m-l): kafaruu wa sadduu an sabiil allaah diterjemahkan 'kufur & menghalangi dari jalan Allah' (akar k-f-r + akar s-d-d + akar s-b-l); adalla a'maalahum diterjemahkan 'menyesatkan (menggugurkan) amal mereka' (akar d-l-l 78, amal mereka sia-sia). gloss '(manusia)' dibuang.