وَمِنْهُمْ مَنْ يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ حَتَّىٰ إِذَا خَرَجُوا مِنْ عِنْدِكَ قَالُوا لِلَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ مَاذَا قَالَ آنِفًا ۚ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ طَبَعَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ
Di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu, sehingga apabila telah keluar dari sisimu, mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu, “Apa yang ia katakan tadi?” Mereka itu adalah orang-orang yang dikunci hatinya oleh Allah dan mengikuti hawa nafsunya.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَمِنْهُمْ مَنْ يَسْتَمِعُ إِلَيْكَwa-minhum man yastami'u ilaykadi antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu
- حَتَّىٰ إِذَا خَرَجُوا مِنْ عِنْدِكَ قَالُوا لِلَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَhattaa idzaa kharajuu min 'indika qaaluu li-lladziina uutuu l-'ilmasehingga apabila telah keluar dari sisimu, mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu
- مَاذَا قَالَ آنِفًاmaadzaa qaala aanifanapa yang ia katakan tadi
- أُولَٰئِكَ الَّذِينَ طَبَعَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْulaa'ika lladziina thaba'a llaahu 'alaa quluubihim wa-ttaba'uu ahwaa'ahummereka itu adalah orang-orang yang dikunci hatinya oleh Allah dan mengikuti hawa nafsunya
Terjemahan per kata (24 kata)
- وَمِنْهُمْwa-minhumdan di antara mereka
- مَنْmanorang yang
- يَسْتَمِعُyastami'umendengarkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- حَتَّىٰhattaasampai
- إِذَاidzaaapabila
- خَرَجُواkharajuumereka keluar
- مِنْmindari
- عِنْدِكَ'indikadi sisimu
- قَالُواqaaluumereka berkata
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- أُوتُواuutuudiberi
- الْعِلْمَl-'ilmapengetahuan
- مَاذَاmaadzaaapa
- قَالَqaalaberkata
- آنِفًاaanifanbarusan
- أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- طَبَعَthaba'amengunci
- اللَّهُllaahuAllah
- عَلَىٰ'alaaatas
- قُلُوبِهِمْquluubihimhati mereka
- وَاتَّبَعُواwa-ttaba'uudan mereka mengikuti
- أَهْوَاءَهُمْahwaa'ahumkeinginan mereka
Inti bacaan
Perilaku munafik yang terungkap: 'mendengarkan perkataanmu. berkata untuk mengejek: apa yang ia katakan tadi?', kepura-puraan mendengarkan yang menyembunyikan sikap meremehkan, terungkap lewat perilaku setelah meninggalkan majelis.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(orang-orang kafir)', '(orang munafik)', '(Nabi Muhammad)', '(untuk mengejek)', dan '(para sahabat Nabi)' tidak dipakai. 'Ulaa'ika' (jauh) benar diterjemahkan 'mereka itu'. Kutipan singkat dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri.
Tafsiran
Ayat ini menyingkap sikap sinis orang-orang yang hadir mendengarkan namun sesungguhnya meremehkan apa yang mereka dengar.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka mendengarkan. Hadir di majelisnya. Yang dipersoalkan bukan ketidakhadiran, melainkan apa yang terjadi sesudah keluar.
- Pertanyaan yang mereka lontarkan apa yang ia katakan tadi. Seolah tak menangkap apa pun. Yang duduk paling dekat mengaku tak mendengar.
- Allah menyebut mereka bertanya kepada orang yang telah diberi ilmu. Bukan kepada sesamanya. Ejekannya dialamatkan ke orang yang paling mungkin tersinggung.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.