إِنَّ الَّذِينَ ارْتَدُّوا عَلَىٰ أَدْبَارِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْهُدَى ۙ الشَّيْطَانُ سَوَّلَ لَهُمْ وَأَمْلَىٰ لَهُمْ
Sesungguhnya orang-orang yang berbalik ke belakang setelah petunjuk jelas bagi mereka, setan merayu mereka dan memanjangkan bagi mereka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ ارْتَدُّوا عَلَىٰ أَدْبَارِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْهُدَىinna lladziina rtadduu alaa adbaarihim min ba'di maa tabayyana lahumu l-hudaasesungguhnya orang-orang yang berbalik ke belakang setelah petunjuk jelas bagi mereka
- الشَّيْطَانُ سَوَّلَ لَهُمْ وَأَمْلَىٰ لَهُمْash-shaytaanu sawwala lahum wa-amlaa lahumsetan merayu mereka dan memanjangkan bagi mereka
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar r-d-d, d-b-r, b-'-d, b-y-n, h-d-y, sh-t-n, s-w-l, m-l-w): irtadduu…min ba'd maa tabayyana lahumu l-hudaa diterjemahkan 'berbalik setelah petunjuk jelas' (akar r-d-d + akar b-y-n + akar h-d-y HDY); ash-shaytaan sawwala lahum wa amlaa lahum diterjemahkan 'setan merayu & memanjangkan angan mereka' (akar sh-t-n + akar s-w-l + akar m-l-w, modus setan = RAYUAN (sawwala) + angan-panjang, BUKAN paksaan; sepola sultaan: setan tak berkuasa memaksa, hanya menggoda 14:22, 15:42). gloss '(pada kekufuran)/(angan-angan)' dibuang.
Aplikasi
Pola kemunduran 'berbalik ke belakang setelah petunjuk itu jelas... setan merayu mereka', kemunduran yang terjadi bukan karena ketidaktahuan, melainkan godaan yang berhasil setelah kebenaran sudah dipahami.