فَكَيْفَ إِذَا تَوَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ
Maka, bagaimana apabila para malaikat mewafatkan mereka seraya memukul wajah dan punggung mereka?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَكَيْفَ إِذَا تَوَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُfa-kayfa idzaa tawaffatsumu l-malaa'ikatumaka, bagaimana apabila para malaikat mewafatkan mereka
- يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْyadhribuuna wujuuhahum wa-adbaarahumseraya memukul wajah dan punggung mereka
Terjemahan per kata (7 kata)
- فَكَيْفَfa-kayfamaka bagaimana
- إِذَاidzaaapabila
- تَوَفَّتْهُمُtawaffatsumumewafatkan mereka
- الْمَلَائِكَةُl-malaa'ikatupara malaikat
- يَضْرِبُونَyadhribuunamereka memukul
- وُجُوهَهُمْwujuuhahumwajah mereka
- وَأَدْبَارَهُمْwa-adbaarahumdan punggung mereka
Inti bacaan
Momen dramatis kematian 'malaikat mewafatkan mereka seraya memukul wajah dan punggung mereka', proses kematian yang digambarkan tidak netral bagi yang menunjukkan kemunafikan, kontras dengan kematian tenang bagi yang beriman tulus.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan kengerian momen kematian bagi orang-orang munafik, disertai hukuman fisik dari malaikat pencabut nyawa.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua arah pukulan. Wajah. Dan punggung.
- Yang di depan dan yang di belakang. Bukan satu sisi. Dua-duanya.
- Pertanyaannya berbentuk bagaimana apabila. Allah tidak menceritakan. Ia menyuruh membayangkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-y-f, w-f-y, m-l-k, d-r-b, w-j-h, d-b-r): tawaffathumu l-malaa'ikah diterjemahkan 'malaikat mewafatkan mereka' (akar w-f-y + akar m-l-k); yadribuuna wujuuhahum wa adbaarahum diterjemahkan 'memukul wajah & punggung mereka' (akar d-r-b + akar w-j-h + akar d-b-r). gloss '(nasib mereka)/(maut)' dibuang.