ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمُ اتَّبَعُوا مَا أَسْخَطَ اللَّهَ وَكَرِهُوا رِضْوَانَهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْ
Yang demikian itu karena mereka mengikuti apa yang membuat Allah murka dan membenci keridaan-Nya, maka Dia menggugurkan amal-amal mereka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمُ اتَّبَعُوا مَا أَسْخَطَ اللَّهَ وَكَرِهُوا رِضْوَانَهُdzaalika bi-annahumu ttaba'uu maa askhatha llaaha wa-karihuu ridhwaanahuyang demikian itu karena mereka mengikuti apa yang membuat Allah murka dan membenci keridaan-Nya
- فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْfa-ahbatha a'maalahummaka, Dia menggugurkan amal-amal mereka
Terjemahan per kata (10 kata)
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- بِأَنَّهُمُbi-annahumukarena sesungguhnya mereka
- اتَّبَعُواttaba'uumengikuti
- مَاmaaapa yang
- أَسْخَطَaskhathamemurkakan
- اللَّهَllaahaAllah
- وَكَرِهُواwa-karihuudan mereka membenci
- رِضْوَانَهُridhwaanahukeridaan-Nya
- فَأَحْبَطَfa-ahbathamaka Dia menghapus
- أَعْمَالَهُمْa'maalahumamal-amal mereka
Inti bacaan
Penyebab langsung 'mengikuti apa yang membuat Allah murka dan membenci keridaan-Nya', pilihan aktif mengejar ketidaksenangan-Nya sebagai akar dari konsekuensi yang diterima.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaalika' (jauh) benar diterjemahkan 'yang demikian itu'.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan sebab kesia-siaan amal mereka: mengejar apa yang dimurkai Allah dan membenci keridaan-Nya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua gerak yang berlawanan arah. Mengikuti yang dimurkai. Membenci yang diridai.
- Kata membenci dipakai, bukan kata mengabaikan. Bukan lalai. Memilih tidak suka.
- Akibatnya disebut amalnya digugurkan. Allah memakai kata itu. Bukan dikurangi, melainkan dijatuhkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-b-', s-kh-t, a-l-h, k-r-h, r-d-w, h-b-t, '-m-l): ittaba'uu maa askhata llaah diterjemahkan 'mengikuti apa yang membuat Allah murka' (akar t-b-' + akar s-kh-t); karihuu ridwaanahu diterjemahkan 'membenci keridaan-Nya' (akar k-r-h + akar r-d-w); ahbata a'maalahum diterjemahkan 'menggugurkan amal' (akar h-b-t). gloss '(pahala)' dibuang.