هَا أَنْتُمْ هَٰؤُلَاءِ تُدْعَوْنَ لِتُنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَمِنْكُمْ مَنْ يَبْخَلُ ۖ وَمَنْ يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَنْ نَفْسِهِ ۚ وَاللَّهُ الْغَنِيُّ وَأَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ ۚ وَإِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُمْ

Inilah kalian, yang diajak untuk menginfakkan di jalan Allah. Lalu, di antara kalian ada orang yang kikir. Padahal, siapa yang kikir sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Allahlah Sang Berkecukupan dan kalianlah yang fakir. Jika kalian berpaling, Dia akan menggantikan dengan kaum yang lain dan mereka tidak akan seperti kalian.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. هَا أَنْتُمْ هَٰؤُلَاءِ تُدْعَوْنَ لِتُنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِhaa antum haa'ulaa'i tud'awna li-tunfiquu fii sabiili llaahiinilah kalian, yang diajak untuk menginfakkan di jalan Allah
  2. فَمِنْكُمْ مَنْ يَبْخَلُfa-minkum man yabkhalulalu, di antara kalian ada orang yang kikir
  3. وَمَنْ يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَنْ نَفْسِهِwa-man yabkhal fa-innamaa yabkhalu 'an nafsihipadahal, siapa yang kikir sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri
  4. وَاللَّهُ الْغَنِيُّ وَأَنْتُمُ الْفُقَرَاءُwa-llaahu l-ghaniyyu wa-antumu l-fuqaraa'uAllahlah Sang Berkecukupan dan kalianlah yang fakir
  5. وَإِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُمْwa-in tatawallaw yastabdil qawman ghayrakum tsumma laa yakuunuu amtsaalakumjika kalian berpaling, Dia akan menggantikan dengan kaum yang lain dan mereka tidak akan seperti kalian

Terjemahan per kata (30 kata)

  1. هَاhaaini
  2. أَنْتُمْantumkalian
  3. هَٰؤُلَاءِhaa'ulaa'imereka ini
  4. تُدْعَوْنَtud'awnakalian diseru
  5. لِتُنْفِقُواli-tunfiquuagar kalian menginfakkan
  6. فِيfiidi
  7. سَبِيلِsabiilijalan
  8. اللَّهِllaahiAllah
  9. فَمِنْكُمْfa-minkummaka di antara kalian
  10. مَنْmanorang yang
  11. يَبْخَلُyabkhalukikir
  12. وَمَنْwa-mandan orang yang
  13. يَبْخَلْyabkhalkikir
  14. فَإِنَّمَاfa-innamaamaka sesungguhnya hanyalah
  15. يَبْخَلُyabkhalukikir
  16. عَنْ'andari
  17. نَفْسِهِnafsihidirinya
  18. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  19. الْغَنِيُّl-ghaniyyuMahakaya
  20. وَأَنْتُمُwa-antumudan kalian
  21. الْفُقَرَاءُl-fuqaraa'uorang-orang fakir
  22. وَإِنْwa-indan jika
  23. تَتَوَلَّوْاtatawallawkalian berpaling
  24. يَسْتَبْدِلْyastabdilDia mengganti
  25. قَوْمًاqawmankaum
  26. غَيْرَكُمْghayrakumselain kalian
  27. ثُمَّtsummakemudian
  28. لَاlaatidak
  29. يَكُونُواyakuunuumereka adalah
  30. أَمْثَالَكُمْamtsaalakumseperti kalian

Inti bacaan

Kritik tajam terhadap kekikiran 'siapa yang kikir sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri', kerugian dari menahan kebaikan sebenarnya kembali kepada pelakunya, disertai peringatan bahwa penolakan bisa berujung pergantian oleh 'kaum yang lain'.

Tafsiran

Ayat penutup ini menegaskan bahwa kekikiran dalam berinfak hanya merugikan diri sendiri, sementara Allah sama sekali tidak membutuhkan harta manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membalik arah kekikiran. Dikira menahan dari orang lain. Sebenarnya menahan dari diri sendiri.
  • Yang diajak berinfak disebut kalian, langsung. Bukan orang lain. Yang sedang membaca.
  • Kalimat penutup menyebut Ia berkecukupan. Allah menegaskan tidak butuh. Yang diminta bukan untuk-Nya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Pembalikan ejekan: 'Allahlah Sang Berkecukupan dan kalianlah yang fakir' (al-ghaniyy TAKRIF; antum al-fuqaraa'); 2MP menyeluruh diterjemahkan kalian. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').