هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka. Milik Allahlah bala tentara langit dan bumi, dan Allah berilmu lagi penuh hikmah.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْhuwa lladzii anzala s-sakiinata fii quluubi l-mu'miniina li-yazdaaduu iimaanan ma'a iimaanihimDialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka
- وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِwa-li-llaahi junuudu s-samaawaati wa-l-ardhimilik Allahlah bala tentara langit dan bumi
- وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًاwa-kaana llaahu 'aliiman hakiimandan Allah berilmu lagi penuh hikmah
Terjemahan per kata (19 kata)
- هُوَhuwaDialah
- الَّذِيlladziiyang
- أَنْزَلَanzalamenurunkan
- السَّكِينَةَs-sakiinataketenangan
- فِيfiike dalam
- قُلُوبِquluubihati
- الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
- لِيَزْدَادُواli-yazdaaduuagar mereka bertambah
- إِيمَانًاiimaanankeimanan
- مَعَma'abersama
- إِيمَانِهِمْiimaanihimiman mereka
- وَلِلَّهِwa-li-llaahidan milik Allah
- جُنُودُjunuudubala tentara
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- اللَّهُllaahuAllah
- عَلِيمًا'aliimanberilmu
- حَكِيمًاhakiimanbijaksana
Inti bacaan
Fungsi ketenangan batin: 'menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka', stabilitas emosional dijadikan sarana pertumbuhan spiritual berkelanjutan, bukan sekadar kenyamanan sesaat.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(yang telah ada)' tidak dipakai. 'Aliiman hakiiman' diterjemahkan 'berilmu lagi penuh hikmah', konsisten disiplin larangan superlatif ilahi.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa ketenangan hati orang beriman adalah anugerah Allah yang menambah keimanan mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut ketenangan sebagai yang diturunkan, bukan yang diusahakan. Ia datang dari atas. Bukan hasil latihan.
- Tujuannya disebut menambah iman, bukan menghilangkan takut. Tenangnya bekerja. Ia dipakai untuk tumbuh.
- Bala tentara langit dan bumi disebut Allah sesudahnya. Yang menenangkan juga yang menguasai. Ketenangan itu punya dasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'penuh hikmah' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).