وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

Milik Allahlah bala tentara langit dan bumi. Allah digdaya lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِwa-li-llaahi junuudu s-samaawaati wa-l-ardhimilik Allahlah bala tentara langit dan bumi
  2. وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًاwa-kaana llaahu 'aziizan hakiimandan Allah digdaya lagi penuh hikmah

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَلِلَّهِwa-li-llaahidan milik Allah
  2. جُنُودُjunuudubala tentara
  3. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  4. وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
  5. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  6. اللَّهُllaahuAllah
  7. عَزِيزًا'aziizanMahaperkasa
  8. حَكِيمًاhakiimanbijaksana

Inti bacaan

Pengulangan penegasan 'milik Allahlah bala tentara langit dan bumi', kekuatan menyeluruh yang tersedia bagi kebenaran, sumber daya yang jauh melampaui kalkulasi militer manusiawi.

Penjelasan pilihan kata

'Aziizan hakiiman' diterjemahkan 'digdaya lagi penuh hikmah', konsisten disiplin larangan superlatif ilahi.

Tafsiran

Ayat ini mengulang penegasan kekuasaan mutlak Allah atas alam semesta sebagai jaminan pertolongan-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut bala tentara, bukan kerajaan. Bahasanya bahasa perang. Yang dimiliki pasukan.
  • Langit disebut lebih dahulu daripada bumi. Yang tidak terlihat duluan. Yang terlihat kemudian.
  • Dua sifat menutup ayat: digdaya dan penuh hikmah. Allah menaruhnya sesudah menyebut kekuatan. Kuat yang tahu kapan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, terjemahan terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.