بَلْ ظَنَنْتُمْ أَنْ لَنْ يَنْقَلِبَ الرَّسُولُ وَالْمُؤْمِنُونَ إِلَىٰ أَهْلِيهِمْ أَبَدًا وَزُيِّنَ ذَٰلِكَ فِي قُلُوبِكُمْ وَظَنَنْتُمْ ظَنَّ السَّوْءِ وَكُنْتُمْ قَوْمًا بُورًا
Bahkan kalian menyangka bahwa Rasul dan orang-orang beriman tidak akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya, dan yang demikian itu dijadikan terasa indah dalam hati kalian, dan kalian bersangka dengan sangkaan buruk, dan kalian menjadi kaum yang binasa.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- بَلْ ظَنَنْتُمْ أَنْ لَنْ يَنْقَلِبَ الرَّسُولُ وَالْمُؤْمِنُونَ إِلَىٰ أَهْلِيهِمْ أَبَدًاbal zhanantum an lan yanqaliba r-rasuulu wa-l-mu'minuuna ilaa ahliihim abadanbahkan kalian menyangka bahwa Rasul dan orang-orang beriman tidak akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya
- وَزُيِّنَ ذَٰلِكَ فِي قُلُوبِكُمْwa-zuyyina dzaalika fii quluubikumdan yang demikian itu dijadikan terasa indah dalam hati kalian
- وَظَنَنْتُمْ ظَنَّ السَّوْءِ وَكُنْتُمْ قَوْمًا بُورًاwa-zhanantum zhanna s-saw'i wa-kuntum qawman buurandan kalian bersangka dengan sangkaan buruk, dan kalian menjadi kaum yang binasa
Terjemahan per kata (20 kata)
- بَلْbalbahkan
- ظَنَنْتُمْzhanantumkalian mengira
- أَنْanbahwa
- لَنْlantidak akan
- يَنْقَلِبَyanqalibaberbalik
- الرَّسُولُr-rasuuluRasul
- وَالْمُؤْمِنُونَwa-l-mu'minuunadan orang-orang mukmin
- إِلَىٰilaakepada
- أَهْلِيهِمْahliihimkeluarga mereka
- أَبَدًاabadanselamanya
- وَزُيِّنَwa-zuyyinadan dijadikan indah
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- فِيfiidalam
- قُلُوبِكُمْquluubikumhati kalian
- وَظَنَنْتُمْwa-zhanantumdan kalian mengira
- ظَنَّzhannamengira
- السَّوْءِs-saw'ikeburukan
- وَكُنْتُمْwa-kuntumpadahal kalian adalah
- قَوْمًاqawmankaum
- بُورًاbuuranbinasa
Inti bacaan
Dugaan pesimis yang terungkap: 'menyangka bahwa Rasul dan orang-orang beriman tidak akan kembali. kalian bersangka dengan sangkaan buruk', prasangka negatif yang dipelihara diam-diam akhirnya terekspos sebagai akar ketidaksertaan mereka.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaalika' (jauh) benar diterjemahkan 'yang demikian itu'. Ayat ini tanpa tanda kutip: kelanjutan alamat langsung kepada orang Badui, bukan ucapan yang dikutip.
Tafsiran
Ayat ini menyingkap prasangka buruk sesungguhnya di balik alasan orang Badui: keyakinan keliru bahwa pasukan Muslim tidak akan kembali.
Renungan dan Hikmah
- Allah membongkar sangkaan mereka yang sesungguhnya. Bukan alasan yang mereka ucapkan. Yang tercatat apa yang mereka pikirkan, bukan apa yang mereka katakan.
- Allah menyebut sangkaan itu dijadikan terasa indah dalam hati mereka. Menyenangkan. Prasangka buruk pun bisa terasa nyaman bagi yang memeliharanya.
- Isi sangkaannya Rasul dan orang beriman tak akan kembali selama-lamanya. Sejauh itu. Yang mereka bayangkan bukan kekalahan, melainkan kehancuran total.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar zh-n-n, q-l-b, r-s-l, a-m-n, a-h-l, a-b-d, z-y-n, s-w-a, k-w-n, q-w-m, b-w-r): zhanantum an lan yanqaliba diterjemahkan 'menyangka mereka tak akan kembali' (akar zh-n-n + akar q-l-b); zuyyina…fii quluubikum diterjemahkan 'dijadikan indah dalam hati kalian' (akar z-y-n + akar q-l-b); zhann as-saw' diterjemahkan 'sangkaan buruk' (akar zh-n-n + akar s-w-', sama 48:6); buuran diterjemahkan 'binasa' (akar b-w-r). Selaras.